usaha berhasil

www.seputarkabinet.com

Tabloid "Seputar Kabinet", Media Informatif dan Edukatif - Alamat Redaksi : Perkantoran Notredome Blok F2 Kota Deltamas Jl. Boulevard Raya Bekasi - Email : redaksi@seputarkabinet.com ; seputarkabinet@gmail.com

www.seputarkabinet.com

Tabloid "Seputar Kabinet", Media Informatif dan Edukatif - Alamat Redaksi : Perkantoran Notredome Blok F2 Kota Deltamas Jl. Boulevard Raya Bekasi - Email : redaksi@seputarkabinet.com ; seputarkabinet@gmail.com

www.seputarkabinet.com

Tabloid "Seputar Kabinet", Media Informatif dan Edukatif - Alamat Redaksi : Perkantoran Notredome Blok F2 Kota Deltamas, Jl Boulevard Raya Bekasi - Email : redaksi@seputarkabinet.com ; seputarkabinet@gmail.com

Rabu, 30 April 2014

TINGKATKAN KESELAMATAN, KEMENHUB LAKUKAN SERTIFIKASI 14.974 SDM PERKERETAAPIAN

(Jakarta,28/4/2014) - Dalam rangka meningkatkan keselamatan transportasi pada moda kereta api, Kementerian Perhubungan  melakukan sertifikasi sumber daya manusia (SDM) perkeretaapian.

Sampai saat ini sebanyak 14.974 orang baik dari sisi regulator maupun operator perkeretapian telah memilik sertifikat kompetensi di bidang masing - masing.
Dari sisi regulator yaitu Pegawai Negeari Sipil (PNS) Direktorat Jendral Perkeretaapian, SDM perkeretaapian yang telah bersertifikat sebanyak 225 orang terdiri atas tenaga ahli penguji yaitu penguji sarana perkeretaapian sebanyak 47 orang dan penguji prasarana perkeretaapian 89 orang. Sedangkan inspektur perkeretaapain terdiri atas inspektur sarana perkeretapian 17 orang dan inspektur prasarana perkeretaapian 31 orang. Sementara auditor yang telah memiliki sertikat sebanyak 41 orang.

Dari sisi operator yaitu PT. Kereta Api Indonesia (KAI), sebanyak 14.649 orang telah memiliki sertifikat kompetensi yang terdiri atas, masinis 4.553 orang, asisten masinis 2.003 orang, pengatur perjalanan kereta api (PPKA) 3.713 orang, penjaga perlintasan kereta api (PJL) 3.406 orang dan tenaga pemeriksa prasarana 974 orang.

Direktur Jendral Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Hermanto Dwiatmoko mengatakan, "keselamatan merupakan prioritas utama di moda transportasi kereta api." Pemerintah terus berupaya meningkatkan keselamatan moda transportasi kereta api," ujar Hermanto pada acara Round Table Discusion "Evaluasi Keselamatan Perkeretaapian" di Jakarta, Selasa (22/4).

Selain meningkatkan kompetensi SDM melalui sertifikasi, kata Hermanto, dalam upaya meningkatkan keselamatan perkeretaapian, pemerintah melakukan langkah - langkah antara lain, penyesuaian regulasi, peningkatan kelaikan prasarana, inspeksi angkutan lebaran, peningkatan kelaikan sarana, audit keselamatan perkeretaapian, sosialisasi keselamatan perkeretaapian, penegakan hukum, dan pencegahan kecelakaan kereta api. (SNO).

Jabatan Bisa Memuliakan, Bisa Juga Menghinakan



Jakarta (Pinmas) – Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali mengingatkan aparatnya agar bekerja dengan baik, dan bisa mengemban jabatan dengan penuh amanah, sehingga mengakhiri jabatan dengan khusnul khotimah.
“Jabatan bisa memuliakan, sekaligus bisa menghinakan. Karena itu harus bisa mengemban dengan penuh amanah, sehingga berakhir dengan khusnul khotimah,” kata Menag saat memberi sambutan pada pelantikan pejabat Kementerian Agama di gedung Kemenag Jl. Lapangan Banteng 3-4 Jakarta Pusat, Rabu (30/4).
Hadir Wakil Menteri Agama Nasaruddin Umar, Sekjen Nur Syam dan sejumlah  pejabat Kemenag.
Menag juga mengingatkan, hendaknya apa yang dilakukan dalam bekerja selalu memberi manfaat bagi organisasi dan masyarakat. “Sesuai perkembangan zaman, tuntutan semakin tinggi, konsentrasikan semua kemampuan yang kita miliki,” ujarnya.
Untuk itu lanjut Menag, pejabat harus mencurahkan tenaga dan waktu untuk organisasi sesuai tugasnyamasing-masing. Sehingga mampu meraih sebanyak-banyaknya prestasi yang membanggakan.
Khusus untuk para kepala kantor wilayah, Menag mengingatkan, bahwa Kanwil adalah garda terbesar dalam provinsi dalam melayani umat dalam bidang pendidikan, keagamaan, penyelenggaraan haji serta turut mewujudkan kerukunan antar umat beragama.
Sedangkan Rektor, kata Menag, harus mencermati perkembangan zaman, sehingga mengantar anak-anak Indonesia berkualitas. “Sehingga apa yang kita cita-citakan dalam pembangunan umat bisa tercapai,” paparnya.
Adapun pejabat yang dilantik yaitu: Abd. A’la sebagai Rektor IAIN Sunan Ampel Surabaya, Hamka Siregar sebagai Rektor IAIN Pontianak, Pontus Sitorus Sekretaris Ditjen Bimas Kristen, Caliadi sebagai Sekretaris Ditjen Bimas Buddha, Saeroji sebagai Kepala Pusdiklat Tenaga Adminstrasi dan Muchlis A. Mahmud sebagai Kepala Biro AUAK IAIN Palu dan Muhammad Kusasi sebagai Kepala Pusdiklat Tenaga Pendidikan dan Keagamaan.
Menag juga melantik beberapa Kakanwil yaitu; A. Buchori menjadi Kakanwil provinsi Jawa Barat, Hambali menjadi Kakanwil Sumsel, Abdullah Latopada menjadi Kakanwil Maluku Utara, Jannus Pangaribuan menjadi Kakanwil Papua, Urbanus Rahangmetan menjadi Kakanwil Papua Barat, Saifi menjadi Kakanwil Kaltim, dan Sarman Marselinus menjadi Kakanwil Nusa Tenggara Timur. (ks/mkd/mkd)
Sumber: www.kemenag.go.id

PU Dukung Industri Konstruksi Untuk Pasar Tunggal ASEAN

Pembangunan Infrastruktur melalui dukungan material dan peralatan konstruksi adalah salah satu syarat agar daya saing bangsa semakin meningkat dalam upaya menghadapi Pasar Tunggal ASEAN untuk mendukung MP3EI dan pertumbuhan ekonomi.
Demikian disampaikan oleh Kepala Badan Pembinaan Konstruksi (BP Konstruksi) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Hediyanto Husaini dalam lokakarya “Kesiapan Industri Beton Pracetak dan Prategang dalam Mendukung Pembangunan Nasional yang Efisien Menyongsong Pasar Tunggal Asean 2015 dan Pasar Global 2020”, Jakarta (29/4).
“Investasi Infrastruktur bidang ke-PU-an sangat tergantung pada terpenuhinya MPK secara efektif, efisien, dan tepat waktu. Apalagi dengan makin banyaknya pembangunan jalan, bangunan, dan lain sebagainya, kebutuhan MPK seperti beton pracetak ini sangat tinggi”, ujar Hediyanto.
Sebelumnya disampaikan oleh Menteri Pekerjaan Umum, Pemerintah berkomitmen untukmendorong penggunaan sistem beton pracetak dalam industri konstruksi dalam rangkameningkatkan efisiensi industri konstruksi. Dengan demikian, diharapkan industri beton pracetak diharapkan dapat menyokong sedikitnya 50% pangsa pasar konstruksi beton di masa datang.
Dari data, hingga tahun 2012 penerapan sistem beton pracetak telah memiliki pangsa pasarsekitar 25% dari total pemakaian konstruksi (disampaikan dalam “The 6th Civil Engineering Conference in Asia Region” atau CECAR-6 di JakartaAgustus tahun 2013). Produksi beton pracetak Indonesia saat ini telah mampu bersaing di pasar internasional, yaitu diantarnya di Aljazair, Kenya, Timor Leste, dan sekarang ini di Arab Saudi serta Myanmar.
Pada kesempatan yang sama turut dilakukan Deklarasi terbentuknya Asosiasi Perusahaan Pracetak dan Prategang Indonesia (AP3I) sebagai wadah organisasi berisikan para perusahaan yang memproduksi komponen beton pracetak dan jasa prategang. Asosiasi ini dibentuk pada 18 Juli 2013 dengan maksud mengembangkan industry dan konstruksi beton pracetak dan prategang yang berkesinambungan.
Kepala BP Konstruksi mengharapkan agar asosiasi ini dapat menjaga kualitas dan efisiensi dalam sedgi sumber daya manusia dan teknologi untuk membangun infrastruktur. “Saya menjamin bahwa ini akan menjadi penopang ekonomi indonesia dimana harapannya dengan AP3I ini, ya saya harapkan dia akan menjadi satu sarana bagi para pengusaha ini untuk bersatu, kalau dia bersinergi akan kebijakan indoesia akan menjadi lebih menumpang mereka, mendorong mereka artinya semakin kuat lagi para pengusaha,”harap Hediyanto.
Ketua AP3I H.R.Sidjabat mengatakan bahwa kekuatan industri beton sekarang telah terhumpun banyak dan siap menghadapi pasar asing yang masuk ke Indonesia. “Kalau kami melihat bahwa yang paling utama adalah pasar dalam negeri, bagaimana menjaga pasar dalam negeri berdampak sangat besar, kebutuhan pertahun kira-kira sekitar 6 triliun,”ujarnya. (dnd)

Humpuss Junior Racing Team akan ke China


Menpora Roy Suryo bersama Hutomo (Tomy) Mandala Putra pada konfrensi pers Humpuss Junior Racing Team di Mangkuluhur City, Jakarta, hari Rabu (30/4) siang. (foto: egan/kemenpora.go.id)
Menpora Roy Suryo bersama Hutomo (Tomy) Mandala Putra pada konfrensi pers Humpuss Junior Racing Team di Mangkuluhur City, Jakarta, hari Rabu (30/4) siang. (foto: egan/kemenpora.go.id)
Jakarta: Hari Rabu (30/4) siang, Menpora Roy Suryo didampingi Staf Khusus Bambang Russ Effendi menghadiri konfrensi pers Humpuss Junior Racing Team di Mangkuluhur City, Jakarta. Konpres juga dihadiri Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Nanan Soekarna dan salah satu pembalap Yasuo Senna Iriawan. 
Pada kejuaraan Formula Masters China Series, Humpuss Junior Racing Team akan menurunkan dua pembalapnya yakni Darma Mangkuluhur Hutomo yang juga anak kandung dari Hutomo Mandala Putra, dan Yosua Senna Iriawan. Formula Masters China Series ini akan diikuti 18 pembalap dan akan mematok target 5 besar. Stenley Iriaawan Manager Humpuss Junior Racing Team mengatakan para pembalap sudah mempersiapkan dengan baik dan mulai menunjukkan peningkatan skill yang baik.
"Skill mereka sudah cukup berimbang dengan pesaingnya, termasuk dari segi fisik juga tidak ada masalah. Hanya mereka memerlukan proses adaptasi terlebih dahulu dengan kendaraan mereka. Saya yakin proses adaptasi ini bisa berjalan dengan lebih cepat sehingga bisa memperoleh hasil maksimal," kata Stenly. 
Sementara Hutomo Mandala Putra yang juga ayah dari Darma Mangkuluhur Hutomo dan pemilik Humpuss Junior Racing Team mengatakan bahwa, kejuaraan Formula Masters China Series akan menjadi langkah awal bagi pembalap muda ini untuk bisa terus berprestasi. "Apa yang kita lakukan ini sebagai langkah awal bagi para pembalap muda ini untuk bisa mewujudkan cita-citanya terjuan di Formula 1," kata pria yang akarab disapa Tomi. 
Menpora Roy Suryo mengapresiasi dan bangga pada dua pembalap muda Indonesia yang akan bertarung di ajang Formula Masters China Series. "Saya tahu dan mengikuti prestasi kedua pembalap ini dan saya rasa pemerintah patut memberikan apresiasi dan kebanggaan dengan tim Humpuss Junior Racing Team ini. Saya kira ini akan menjadi regenerasi untuk dunia otomotif kita," kata Menpora. (amr)

Permenpera Baru Atur Harga Rumah Berdasarkan Provinsi



Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) mensosialisasikan Peraturan Menteri Perumahan Rakyat (Permenpera) yang baru Tahun 2014 di ruang rapat Prambanan, Kantor Kementerian Perumahan Rakyat, Jakarta (Senin, 28/4). Permenpera baru yang dimaksud adalah Permenpera Nomor 3 Tahun 2014 tentang Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan Dalam Rangka Pengadaan Perumahan Melalui Kredit/Pembiayaan Pemilikan Rumah Sejahtera, Permenpera Nomor 4 Tahun 2014 tentang Petunjuk Pelaksanaan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan Dalam Rangka Pengadaan Perumahan Melalui Kredit/Pembiayaan Pemilikan Rumah Sejahtera dan Permenpera Nomor 5 Tahun 2014 tentang Proporsi Pendanaan Kredit/Pembiayaan Pemilikan Rumah Sejahtera.
Permenpera baru mengatur harga rumah baik Rumah Sejahtera Tapak (RST) maupun Rumah Sejahtera Susun (RSS) berdasarkan Provinsi. Perubahan ini disertai pula dengan perubahan penghasilan maksimal kelompok sasaran KPR - FLPP. “Untuk kelompok sasaran rumah tapak yang dapat mengakses FLPP penghasilan maksimal dinaikan dari Rp. 3,5 juta menjadi Rp. 4 juta, begitu pula dengan kelompok sasaran rumah susun dinaikan dari Rp. 5,5 juta menjadi Rp. 7 juta”, tutur Deputi Bidang Pembiayaan Kemenpera, Sri Hartoyo.
Kenaikan harga rumah berdasarkan permenpera yang baru ini belum diikuti dengan bebas PPN tapi meskipun begitu Kemenpera akan terus berupaya agar mendapatkan persetujuan dari Kementerian Keuangan. “Surat permohonan sudah disampaikan kepada Kementerian Keuangan dan Kemenpera akan terus memantau agar Peraturan Menteri Keuangan terkait harga rumah yang bebas PPN segera dikeluarkan”, terang Sri Hartoyo.
Dampak dari adanya Permenpera yang baru ini, maka Bank Pelaksana harus melakukan pembaharuan PKO. “Bank Pelaksana harus melakukan penyesuaian terhadap Perjanjian Kerjasama Operasional yang telah dilaksanakan dan pada dasarnya semua Bank Pelaksana siap dengan aturan yang baru ini”, ujar Sri Hartoyo.
Selain mengatur tentang harga rumah berdasarkan Provinsi, Permenpera yang baru juga mengatur tentang pengalihan rumah yang sebelumnya tidak diatur di dalam peraturan yang lama.  “Pengalihan rumah ini nantinya akan dilakukan oleh lembaga atau badan yang ditunjuk oleh pemerintah, tapi sebelum badan ini terbentuk pengalihan kepemilikan rumah kepada MBR lain dapat difasilitasi oleh Bank Pelaksana”, terang Sri Hartoyo.

Buka Musrenbangnas 2014, Presiden Apresiasi Pemerintah Pusat dan Daerah


Jakarta, 30/04/2014 MoF (Fiscal) News - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2014  pada Rabu (30/4) di Hotel Bidakara, Jakarta. Musrenbangnas kali ini mengusung tema "Melanjutkan Reformasi Bagi Percepatan Pembangunan Ekonomi yang Berkeadilan".
Dalam pidato pembukaannya, Presiden mengatakan, kondisi Indonesia selama 10 tahun terakhir telah banyak mengalami kemajuan, meski berbagai perbaikan juga masih diperlukan. Menurutnya, saat ini Indonesia termasuk salah satu negara dengan ekonomi besar di dunia."Kita saat ini nomor 16. Anggota G20 pertumbuhan ekonomi kita tertinggi kedua setelah Tiongkok, dan kita memiliki prospek yang baik," katanya.  
Presiden menilai, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras dan upaya bersama dari seluruh elemen bangsa bersama dengan pemerintah. "Kondisi ini patut kita syukuri," katanya. Oleh karena itu, Presiden mengapresiasi berbagai upaya yang telah dilakukan baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah di seluruh Indonesia. "Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas semua yang telah Saudara lakukan. Saya tahu tantangannya besar dan permasalahannya sering kompleks, tetapi Saudara terus berusaha bekerja sekuat tenaga," jelasnya.
Terkait Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Presiden juga mengatakan telah terjadi peningkatan signifikan pada nilai APBN dalam beberapa tahun terakhir. "Kalau kita tengok anggaran dan belanja negara, Alhamdulillah telah meningkat empat kali lipat," ungkapnya.(ak)

PVMBG Naikkan Status Gunung Slamet dan Gunung Merapi


JAKARTA – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) hari ini, Rabu (30/04/2014), menaikkan status Gunungapi Slamet dinaikkan statusnya menjadi Siaga dari sebelumnya Waspada sedang Gunungapi Merapi dinaikkan dari Normal menjadi Waspada. PVMBG akan terus melakukan pemantauan secara secara kontinyu dengan menggunakan metoda visual, seismik, deformasi, dan geokimia.

Peningkatan status kedua gunung berapi di Provinsi Jawa Tengah tersebut dilakukan setelah memperhatikan peningkatan aktifitas vulkanik kedua gunung tersebut dalam beberapa hari terakhir. “Berdasarkan hasil evaluasi data pemantauan G. Merapi secara instrumental dan visual, disimpulkan bahwa aktivitas G. Merapi menunjukkan peningkatan. Dengan meningkatnya aktivitas tersebut, maka terhitung mulai tanggal 29 April 2014 pukul 23.50 WIB, status aktivitas G. Merapi dinaikkan dari tingkat “NORMAL” menjadi “WASPADA”. Selanjutnya, status kegiatan G. Slamet juga ditingkatkan dari Waspada (level II) menjadi Siaga (level III) terhitung sejak tanggal 30 April 2014 pukul 10:00 WIB,” demikian release yang diterima esdm.go.id.

Pemantauan gunungapi Merapi menunjukkan, Pada tanggal 20 - 29 April 2014, tercatat gempa guguran sebanyak 37 kali, MP 13 kali, hembusan 4 kali, tektonik 24 kali, dan gempa LF 29 kali. Peningkatan signifikan terjadi pada jenis gempa LF sebagai indikasi meningkatnya fluida gas vulkanik yang berpotensi menimbulkan letusan.

Dengan peningkatan status aktivitas G. Merapi tersebut direkomendasikan, kegiatan pendakian G. Merapi untuk sementara tidak direkomendasikan kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana dan jika terjadi perubahan aktivitas G. Merapi yang signifikan maka status aktivitas G. Merapi akan segera ditinjau kembali.

Untuk gunungapi Slamet, selama periode 29 Maret – 29 April 2014 gempa vulkanik yang terekam adalah Gempa Letusan, Gempa Hembusan, Gempa Vulkanik Dalam (VA), Gempa Vulkanik Dangkal (VB), Gempa Tektonik Lokal, Gempa Tektonik Jauh dan Tremor Harmonik.

Erupsi masih berpotensi terjadi, dalam radius 4 km dari pusat erupsi, menghasilkan material berukuran abu sampai lapili (berukuran 1-4 cm), lontaran batu pijar, dan hujan abu lebat. Sedangkan material erupsi abu vulkanik dapat mencapai jarak 10 km atau lebih (bergantung angin) dari pusat erupsi.

Direkomendasikan PVMBG, masyarakat dan pengunjung/wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah yang ada di puncak G. Slamet dalam radius 4 km dari kawah aktif. Masyarakat yang berada dalam Kawasan Rawan Bencana II (KRB II) untuk selalu waspada dan memperhatikan perkembangan G. Slamet yang dikeluarkan oleh BPBD setempat.c (SF)

PEMBUKAAN RAKORBANG SUMBER DAYA MANUSIA DAN PEMBANGUNAN KESEJAHTERAAN SOSIAL III TAHUN 2014 DI YOGYAKARTA

 


Pada tanggal 28 April 2014 telah dilaksanakan pembukaan Rapat Koordinasi Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dan Pembangunan Kesejahteraan Sosial Tahun 2014 di Regional III Yogyakarta dengan mengambil tema: Membangun Sistem Pelayanan Terpadu melalui Pengembangan SDM Kesejahteraan Sosial untuk Percepatan Penanggulangan Kemiskinan.

Kegiatan ini dimulai pada pukul 19.30 WIB, dimulai dengan pembuka oleh MC kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan laporan panitia pelaksanaan Rakorbang Region III yaitu kepala BBPPKS Yogyakarta, Drs. Nur Pujianto, M.Si.

Gubernur DIY diwakili oleh Sekretaris Daerah, Drs. Ikhsan menyambut baik pelaksanaan RAKORBANG Kementerian Sosial dalam melakukan koordinasi dan sinkronisasi kebijakan dan program dalam membangun sistem pelayanan terpadu melalui pengembangan SDM Kesejahteraan Sosial untuk percepatan penanggulangan kemiskinan.

Acara dilanjutkan dengan Penyerahan secara simbolis buku profil “Membuka Asa Pandu Gempita di Tanah Sukowati Kabupaten Sragen” dan Pemberian Piagam kesetiakawanan Sosial kepada Bupati Sragen oleh Kepala Badiklitkesos, Penandatangan MOU Kesepakatan Kerjasama antara Kementerian Sosial dengan Universitas Airlangga, kemudian dilanjutkan dengan Penyerahan Sertifikat Kompetensi Pekerja Sosial Generalis di Yogyakarta untuk 2 (dua) orang, launching Bedah Buku dengan judul “Pribumisasi Pekerjaan Sosial: Penelitian dan Praktek di Serawak”  yang diterjemahkan kerjasama antara Building Professional Social Work (BPSW) dengan Badiklitkesos Kemensos RI. 

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badiklitkesos menyampaikan paparannya dalam RAKORBANG III tentang koordinasi dalam menyusun kebijakan dan program percepatan penanggulangan kemiskinan, penanganan Masalah Kesejahteraan juga harus dapat ditingkatkan profesionalitasnya baik secara SDM maupun metode penanganannya, terwujudnya sinkronisasi dalam membangun sistem pelayanan terpadu melalui pengembangan SDM kesejahteraan sosial dalam melaksanakan penanggulangan kemiskinan melaui perluasan Pandu Gempita. Acara berakhir pada pukul 22.00 WIB 

Peserta pembukaan Rakorbang ini diikuti sebanyak 200-an orang yang terdiri dari Kementerian Sosial Dinas Sosial Provinsi, BAPEDDA Provinsi, BPS Provinsi, BKD Provinsi, Dinas Sosial Kabupaten/Kota yang berada pada wilayah Regional III yaitu Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB dan NTT, Mahasiwa perguruan tinggi jurusan Pekerjaan Sosial / Kesejahteraan Sosial, peserta Diklat Perlindungan Anak dan Perencanaan Permanensi bagi Pekerja Sosial, perwakilan dari Universitas Airlangga, Save The Children, dan Building Professional Social Work (BPSW).

Pengembangan Biomassa sebagai Bioenergi, Tantangan Makro bagi Sektor Kehutanan



FORDA (Bogor, 23/04/2014)_Realita energi nasional kita saat ini mengalami penurunan cadangan minyak bumi. Hal tersebut tidak bisa dihindari seiring pemakaian yang terus menerus dan lama kelamaan bisa habis. Di sisi lain, konsumsi bahan bakar tidak bisa ditekan karena peningkatan kebutuhan energi sejalan dengan pertumbuhan ekonomi dan populasi, yang 10 tahun terakhir naik sekitar 7%/tahun.
“Ini sungguh suatu realita yang harus kita sikapi bersama sehingga adanya suatu energi alternatif terbarukan menjadi keharusan yang harus kita dorong perkembangannya,” kata Wening Sri Wulandari, S.Hut, M.Si, dalam paparannya pada Diskusi Ilmiah yang membahas tentang Penelitian Integratif Biomassa sebagai Bioenergi di kampus Litbang Kehutanan, Bogor, Selasa (22/04).
Menyadari bahwa energi fosil akan semakin berkurang, lanjut Wening, pemerintah sebenarnya telah membuat kebijakan yang disebut bauran energi primer: pada 2025 ditetapkan 15% energi berasal dari sumber energi baru dan terbarukan yang terdiri dari geothermal, biofuel dan biomassa. Bahkan, Kementerian ESDM juga telah menetapkan Roadmap Pengembangan Biofuel sampai 2025, namun kebijakan dan roadmap tersebut belum bisa berjalan sebagaimana mestinya dan mencapai targetnya karena masih banyak kendala.
Hal ini menjadi tantangan besar bagi Kementerian Kehutanan, karena menurut Wening, sektor kehutanan punya pengaruh besar dalam hal menggali dan menciptakan energi baru dan terbarukan. Sektor kehutanan yang mengelola 60% luas daratan Indonesia sangat potensial sebagai penyuplai bioenergi untuk memenuhi kebutuhan energi nasional.
“Luasnya kawasan hutan merupakan sumber bahan baku terlebih didukung oleh iklim tropis yang membuat tanaman cepat tumbuh. Sektor kehutanan juga mempunyai kekayaan biodiversitas penghasil bahan baku energi: buah atau biji, pati, kayu bernilai kalor tinggi,” jelas Wening.
Bahkan dengan dukungan upaya rehabilitasi lahan kritis melalui pembangunan hutan tanaman yang dilakukan Kemenhut, potensi tersebut akan menjadi salah satu upaya dalam penciptaan lapangan kerja selain berperan dalam penyerapan karbon dan pengurangan emisi.
Menyadari potensi yang ada, Badan Litbang Kehutanan, selaku lembaga riset kehutanan mencoba menyusun rancangan umum pengembangan bioenergi berbasis kehutanan, sebuah inisiasi Pusat Litbang Keteknikan dan Pengolahan Hasil Hutan (Pustekolah) yang telah dimulai sejak 2012 lalu. Rancangan umum ini diharapkan dapat dijadikan acuan oleh pihak-pihak terkait untuk menghasilkan kesatuan langkah karena menurut Wening, kendala dalam pengembangan bioenergi saat ini adalah masih sporadis, belum sistematis, dan belum terintegrasinya kegiatan yang dilakukan oleh sektor terkait.
“Masing-masing sektor terkait masih bergerak sendiri-sendiri dan belum ada harmonisasi sehingga langkah-langkah yang diambil belum sistematis dan terencana,” kata Wening di hadapan lebih dari 100 peserta diskusi yang terdiri dari peneliti, widyaiswara dan penyuluh kehutanan.
Dalam rancangan umum yang dibahas pada diskusi tersebut, Wening menyampaikan apa yang harus dibangun sebagai upaya menjadikan sektor kehutanan sebagai pemasok energi yang cukup signifikan, antara lain teknologi, kontinuitas bahan baku, kepastian pasar/industri untuk kelangsungan usaha, infrastruktur pendukung, dukungan kebijakan (insentif dan subsidi), dan sosialisasi kepada masyarakat.
Mendukung penyusunan rancangan umum tersebut, tiga peneliti memaparkan bagaimana potensi, pasar dan review status litbang biomassa/bioenerginya sampai saat ini. Diskusi yang dimoderatori oleh Dr.Ir. Maman Turjaman, DEA, Peneliti Mikrobiologi pada Pusat Litbang Konservasi dan rehabilitasi ini berjalan dengan hangat, banyak masukan dalam proses penyempurnaan rancangan umum tersebut yang nantinya akan ditindaklanjuti ke Puslitbang terkait. 
Di akhir diskusi tersebut, Sekretaris Badan Litbang Kehutanan mengingatkan kembali RPJMN 2015-2019: peningkatan daya saing produk kehutanan yang tidak lagi komparatif melainkan kompetitif berdasarkan SDA, SDM dan Iptek.
“Apa ini yang harus kita dorong, keunggulan kompetitif bisa kita bangun melalui SDM dan Iptek. Ini mohon menjadi perhatian terkait apa yang harus direkomendasikan litbang. Litbang harus mulai berfikir kondisi atau target-target yang harus dicapai Kementerian Kehutanan pasca 2020,” tegas Tri Joko yang akan menindaklanjuti acara ini dengan mengundang asosiasi atau pelaku usaha yang berpeluang memanfaatkan iptek yang sudah dikuasai oleh Litbang Kehutanan.***

Mentan Ajak Tanam Cabai di Bekasi


Menteri Pertanian, Dr. Suswono bersama Menteri Perdagangan melakukan kunjungan kerja ke Bekasi, pada kesempatan tersebut Mentan meminta kepada Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi agar memanfaatkan lahan yang ada untuk pertanian. Salah satunya adalah pemanfaatan pembatas jalan protokol Bekasi yang dapat ditanami buah-buahan.

Menurut Suswono, saat ini lahan pertanian di Bekasi sudah menipis. untuk persawahan saja sudah habis jadi perumahan. Jalan protokol Bekasi tanami dengan tanaman buah-buahan. Sepanjang jalan Kota Bekasi. Buah ini dimakan rakyat kota Bekasi tak masalah. Jalan-jalan rumah ditanam buah-buahan dan dimakan warga sendiri tak masalah, ucap Suswono di perumahan Margahayu, Bekasi, Jawa Barat, Selasa, saat mencanangkan gerakan tanam cabe rawit dalam pot. (22/4).

Gerakan menanam cabai dalam pot adalah sebagai bagian dari Gerakan Perempuan Optimalisasi Pekarangan. Kegiatan ini melibatkan seluruh ibu-ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di RW 20, Kelurahan Margahayu.

Gerakan ini bisa dilakukan dimana saja. Kita bisa tanam apa saja. Sesuatu yang mudah dilakukan, tutupnya. Sebelumnya, Suswono mengaku bahwa program kementeriannya dalam mengubah genteng perumahan menjadi lahan pertanian tidak main main. Program yang disebut family farming ini merupakan jalan keluar penyusutan lahan pertanian di Indonesia.

Kementerian Pertanian menargetkan 12.000 desa bakal menerapkan family farming. Perumahan di desa tersebut tidak akan memakai genteng tapi akan mempunyai dak sehingga bisa ditanami tanaman bahan pangan . Setiap kabupaten kita ingin ada dua desa menerapkan ini, ucapnya.

BKN Usulkan Bentuk UPT Baru

Cetak

20140430 rini
JAKARTA – Badan Kepegawaian Negara mengusulkan pembentukan Unit Pelayanan Teknis (UPT) kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), untuk menangani pengelolaan sistem formasi penerimaan pegawai yang menggunakan Computer Assisted Test (CAT).
 
Pengusulan tersebut didasarkan pada Undang-Undang Aparatur Sipil nomor 5 tahun 2014, sebagai pelaksanaan dalam manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN). Selain itu UPT tidak bertanggungjawab pada kantor regional walaupun secara administrasi masih melekat, melainkan pada kedeputian yang mendekati bidangnya.
 
“Pembentukan UPT harus disiapkan anggarannya baik untuk sarana, penggajian, sampai biaya operasional. Selain itu sumber daya dan ruang lingkupnya juga akan dibahas bersama Kementerian Keuangan,” ujar Deputi Kelembagaan dan Tata Laksana Rini Widyantini saat rapat bersama BKN dan Kementerian Keuangan, Rabu (30/04).
 
Ditambahkan, penyelenggaraan seleksi pada UPT baru yang diusulkan tidak hanya untuk seleksi pegawai baru, tapi juga setiap pengisian jabatan bisa difasilitasi dengan CAT, dan unit kerja assessment center untuk penilaian kompetensi.
“Kita harus memikirkan secara matang segi efektifitas dan skala prioritasnya dari pengembangan struktur yang sudah ada,” imbuh Deputi Kelembagaan dan Tata Laksana.

Menristek Hadiri Peluncuran BRIsat


Dalam rangka mendukung program pengembangan financial inclusion yang lebih tersebar luas bagi masyarakat di seluruh pelosok tanah air, Bank BRI memerlukan dukungan pengembangan teknologi jaringan komunikasi satelit yang mampu menjangkau seluruh wailayah Indonesia.

Guna mewujudkan pengembangan teknologi satelit tersebut Bank BRI telah memperoleh ijin pemanfaatan slot orbit 150,50 BT dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Sehubungan dengan hal tersebut, telah dilakukan Penandatanganan Kontrak antara PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dengan Space Systems/ Loral, LLC dan Arianespace dalam rangka Program Satelit BRI. Tingkat efisiensi juga diharapkan lebih baik daripada menyewa satelit.

Penandatangan kontrak antara PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. dengan Arianespce telah disaksikan oleh Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono, Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring dan Menteri Negara BUMN, Dahlan Iskan pada, Senin 28 April 2014 di Lt. 21 Gedung BRI I, Jl. Jenderal Sudirman. Pengadaan satelit bertujuan untuk mendukung integrasi teknologi informasi (TI) dan jaringan kantor. 

Turut hadir dalam acara ini Ibu Negara, Ani Yudhoyono; Menteri Riset dan Teknologi, Gusti Muhammad Hatta; Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Djoko Suyanto; Menteri Pertahanan, Purnomo Yusgiantoro; Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Robert Blake; dan Duta Besar Perancis Untuk Indonesia Corinne Breuze. (humasristek)

 
KEMENTERIAN DALAM NEGERI - KEMENTERIAN LUAR NEGERI - KEMENTERIAN PERTAHANAN - KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA - KEMENTERIAN KEUANGAN - KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL - KEMENTERIAN PERDAGANGAN - KEMENTERIAN PERTANIAN - KEMENTERIAN KEHUTANAN - KEMENTERIAN PERHUBUNGAN - KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN - KEMENTERIAN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI - KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM - KEMENTERIAN KESEHATAN - KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN - KEMENTERIAN SOSIAL KEMENTERIAN AGAMA - KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF - KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA - KEMENTERIAN RISET DAN TEKNOLOGI - KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL MENENGAH - KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP - KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK - KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI - KEMENTERIAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL - KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL - KEMENTERIAN BADAN USAHA MILIK NEGARA - KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT - KEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAH RAGA