usaha berhasil

www.seputarkabinet.com

Tabloid "Seputar Kabinet", Media Informatif dan Edukatif - Alamat Redaksi : Perkantoran Notredome Blok F2 Kota Deltamas Jl. Boulevard Raya Bekasi - Email : redaksi@seputarkabinet.com ; seputarkabinet@gmail.com

www.seputarkabinet.com

Tabloid "Seputar Kabinet", Media Informatif dan Edukatif - Alamat Redaksi : Perkantoran Notredome Blok F2 Kota Deltamas Jl. Boulevard Raya Bekasi - Email : redaksi@seputarkabinet.com ; seputarkabinet@gmail.com

www.seputarkabinet.com

Tabloid "Seputar Kabinet", Media Informatif dan Edukatif - Alamat Redaksi : Perkantoran Notredome Blok F2 Kota Deltamas, Jl Boulevard Raya Bekasi - Email : redaksi@seputarkabinet.com ; seputarkabinet@gmail.com

Minggu, 20 Juli 2014

Undang Capres-Cawapres, KPU Umumkan Hasil Pilpres Besok


Jakarta - Meski menuai protes dari tim salah satu pasangan calon, namun KPU tetap akan mengumumkan hasil pemilu presiden seusai dengan jadwal. KPU menjadwalkan selambatnya penetapan capres dan cawapres digelar besok.

"Dalam peraturan KPU kami telah menyusun jadwal penetapan dan pengumuman hasil pemilu secara nasional dua hari, tanggal 21-22 Juli," kata Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah di sela rekap nasional di kantor KPU Jalan Imam Bonjol, Jakpus, Senin (21/7/2014).

Ferry mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan hari ini atau besok, tergantung proses rekap yang berjalan. Meski melihat rekap kemarin, kemungkinan besar penetapan besok.

"Belum ditentukan, tergantung proses rekap. Bisa hari ini atau besok," ujar Ferry.

Menurut Ferry, dalam penetapan itu pihaknya mengundang pasangan capres dan cawapres untuk hadir, meski tidak disebutkan jamnya. "Kita undang untuk menghadiri penetapan," imbuhnya.

Kiai Sanusi Baco: Jadikan Kematian Sebagai Istirahat Kita, Bukan Istirahat Masyarakat



Jakarta (Pinmas) —- Setiap yang hidup, pasti akan mati. Hanya bagiamana kita mati, itu yang membedakan satu dengan lainnya.
“Sebenarnya, wafatnya seorang ulama dan orang saleh, berarti istirahat baginya. Tetapi meninggalnya seorang pencuri, seorang koruptor, sama dengan istirahatnya masyarakat,” demikian pesan Ketua MUI Sulawesi Selatan Kiai Sanusi Baco saat memberikan tausiyah saat buka puasa bersama di rumah Wakil Menteri Agama Nasaruddin Umar, Jakarta, Minggu (20/07).
Hadir dalam buka bersama tersebut, Ibu Menteri Agama, Duta Besar Arab Saudi, Sesditjen Pendis, Sesditjen Bimas Islam, para pejabat Kementerian Agama dan tamu undangan lainnya.
“Saat lahir, kita menangis. Semoga saja, ketika wafat, kita ditangisi. Harta yang kita miliki, mari manfaatkan sebaik mungkin, karena hanyalah titip Allah SWT,” tambah Kiai Baco.
Menurutnya, di akhirat nanti, banyak orang yang berteriak di hadapan Allah SWT.  “Ya Allah, di mana hartaku?” Allah menjawab, “Hartamu yang sebenarnya, hanyalah apa yang kamu makan, apa yang kamu pakai, dan apa yang kamu sumbangkan dan sedekahkan. Agama ini perlu sumbangan, mari kita bersedekah. Bersedekah itu mulia, tapi berat. Pekerjaan paling berat adalah memberi, sedang pekerjaan Paling ringan, adalah menerima,” terangnya.
Kiai Baco berkisah bahwa pernah ada seseorang yang bertanya, “Saya ingin tahu, saya itu ahli dunia, atau akhirat?” Jawab sang kiai, “Jawabannya ada pada anda sendiri. Jika suatu hari ada tamu dari Makassar, bawa berbagai macam oleh-oleh, lalu besoknya, ada tamu dari Kalimantan, tidak membawa oleh-oleh, tapi malah memberikan daftar permintaan sumbangan, mana yang kamu suka?” Kiai Baco balik bertanya.
“Jika kamu hanya gembira pada tamumu yang bawa oleh-oleh, tapi marah pada tamumu yang minta sumbangan, maka anda hanya ahli dunia. Semoga kita ahli dunia dan juga ahli akhirat,” doa Kiai Baco.
Kiai Baco juga menegaskan bahwa al-Qur’an menghargai orang-orang yang berilmu dan beriman. Menurutnya, Allah Swt mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang berilmu pengetahuan. Kenapa? Karena iman adalah sumber kebahagiaan, ketenteraman, tembok pengikat antara manusia dengan dosa/maksiat. Sedang ilmu pengetahuan mampu mempermudah kehidupan kita.
Tentang Lailatul Qadar, Kiai Baco menerangkan bahwa malam itu bahkan lebih mulai dari seluruh waktu, tidak hanya 1000 bulan.
“Semua bulan mulia, namun Ramadlan merupakan bulan paling mulia, karena di dalamnya ada Lailatul Qadar, di mana al-Qur’an, kali pertama diturunkan oleh AllahSWT kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril. Almaghfurlah Guru saya pernah bilang, sebenarnya, Lailautul qadar, lebih mulia dari seluruh waktu. Lalu, kenapa Allah membatasi 1.000 bulan? Karena saat itu, bilangan yang paling tinggi yang diketahui Bangsa Arab saat turunnya al-Qur’an, baru pada bilangan 1.000,”  terang Kiai Baco. (G-penk/mkd/mkd)
Sumber: www.kemenag.go.id

 
KEMENTERIAN DALAM NEGERI - KEMENTERIAN LUAR NEGERI - KEMENTERIAN PERTAHANAN - KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA - KEMENTERIAN KEUANGAN - KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL - KEMENTERIAN PERDAGANGAN - KEMENTERIAN PERTANIAN - KEMENTERIAN KEHUTANAN - KEMENTERIAN PERHUBUNGAN - KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN - KEMENTERIAN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI - KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM - KEMENTERIAN KESEHATAN - KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN - KEMENTERIAN SOSIAL KEMENTERIAN AGAMA - KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF - KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA - KEMENTERIAN RISET DAN TEKNOLOGI - KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL MENENGAH - KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP - KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK - KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI - KEMENTERIAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL - KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL - KEMENTERIAN BADAN USAHA MILIK NEGARA - KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT - KEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAH RAGA