usaha berhasil

www.seputarkabinet.com

Tabloid "Seputar Kabinet", Media Informatif dan Edukatif - Alamat Redaksi : Perkantoran Notredome Blok F2 Kota Deltamas Jl. Boulevard Raya Bekasi - Email : redaksi@seputarkabinet.com ; seputarkabinet@gmail.com

www.seputarkabinet.com

Tabloid "Seputar Kabinet", Media Informatif dan Edukatif - Alamat Redaksi : Perkantoran Notredome Blok F2 Kota Deltamas Jl. Boulevard Raya Bekasi - Email : redaksi@seputarkabinet.com ; seputarkabinet@gmail.com

www.seputarkabinet.com

Tabloid "Seputar Kabinet", Media Informatif dan Edukatif - Alamat Redaksi : Perkantoran Notredome Blok F2 Kota Deltamas, Jl Boulevard Raya Bekasi - Email : redaksi@seputarkabinet.com ; seputarkabinet@gmail.com

Senin, 04 April 2016

Angka Pelaksanaan UNBK di 2016 Meningkat


Jakarta, 04/04/2016 Kemenkeu - Tahun ini, Ujian Nasional akan berlangsung pada 4 April untuk Siswa SMA dan sederajat, serta tanggal 9 Mei untuk siswa SMP dan sederajat. Dari data, terjadi peningkatan sebesar 900 persen terhadap sekolah yang melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Angka ini naik dari 500 sekolah di tahun lalu, menjadi 4.400 sekolah di 2016.
Menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan, ini menjadi hal yang menarik dalam pelaksanaan UN 2016. “Tahun lalu 500 sekolah, tahun ini 4.400 sekolah melaksanakan UNBK. Dari data Indeks Integritas UN tahun lalu, sekolah yang melaksanakan UNBK, tingkat kecurangan nol, atau indeks integritas UN-nya 100%,” katanya.




UN dilaksanakan untuk mengukur kompetensi siswa dan menjadi salah satu dasar untuk seleksi ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Selain, pemerintah terus berusaha untuk melakukan pemetaan capaian pendidikan secara nasional.

Sebagai informasi, dalam Anggaran Pendidikan dan Belanja Negara Tahun 2016 (APBN 2016), anggaran pendidikan telah ditetapkan sebesar 20% dari APBN untuk peningkatan akses dan kualitas pendidikan, antara lain melalui Wajib belajar 12 tahun melalui Program Indonesia Pintar dengan pemberian  Kartu Indonesia Pintar (KIP). Selain itu, anggaran juga disasar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, meningkatkan pengelolaan dan penempatan guru, serta meningkatkan pemerataan akses dan kualitas serta relevansi dan daya saing pendidikan tinggi.

ADB Prediksi Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Tinggi Tahun Ini


Jakarta, 04/04/2016 Kemenkeu - Pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan kembali naik tahun ini, seiring respons positif konsumen dan investor terhadap upaya pemerintah dalam memperbaiki investasi publik dan melakukan reformasi struktural.
Dalam publikasi ekonomi tahunannya yang bertajuk Asian Development Outlook (ADO) 2016 yang dirilis pada Jumat (1/4), Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank/ADB) memproyeksikan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia akan semakin membaik dari 4,8 persen pada tahun 2015 menjadi 5,2 persen pada tahun ini, dan 5,5 persen pada tahun 2017.
“Di tengah gejolak pasar keuangan global, berbagai reformasi ekonomi yang dijalankan pemerintahan Presiden Joko Widodo telah mampu memperkuat kepercayaan pasar dan membawa hasil positif,” ujar Kepala Perwakilan ADB di Indonesia Steven Tabor.
Untuk mempertahankan momentum reformasi tersebut, lanjutnya, Indonesia harus dapat merealisasikan program investasi publik untuk mengembangkan sumber-sumber pertumbuhan yang baru. “Sangatlah penting bagi Indonesia untuk melaksanakan program investasi publiknya yang ambisius, guna memperdalam dan mempertahankan momentum reformasi tersebut, demi meningkatkan produktivitas, menarik investasi, dan mengembangkan sumber-sumber pertumbuhan yang baru,” jelasnya.
Ia menambahkan, dalam jangka panjang, tantangan bagi Indonesia antara lain adalah untuk mendiversifikasi kegiatan ekonomi guna mengurangi ketergantungan pada sejumlah kecil komoditas. Hal ini menjadi langkah penting dalam konteks melemahnya permintaan global terhadap komoditas.
Oleh karena itu, perluasan sektor manufaktur menjadi salah satu hal yang dapat membantu Indonesia meraih pertumbuhan ekonomi yang tinggi. “Hal-hal yang dapat membantu antara lain adalah perluasan sektor manufaktur, serta juga fokus pada berbagai sektor yang dapat mendorong pertumbuhan tinggi, seperti pariwisata, pertanian bernilai tambah tinggi, perikanan laut, budidaya perairan, dan e-commerce,” urainya.

 
KEMENTERIAN DALAM NEGERI - KEMENTERIAN LUAR NEGERI - KEMENTERIAN PERTAHANAN - KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA - KEMENTERIAN KEUANGAN - KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL - KEMENTERIAN PERDAGANGAN - KEMENTERIAN PERTANIAN - KEMENTERIAN KEHUTANAN - KEMENTERIAN PERHUBUNGAN - KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN - KEMENTERIAN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI - KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM - KEMENTERIAN KESEHATAN - KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN - KEMENTERIAN SOSIAL KEMENTERIAN AGAMA - KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF - KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA - KEMENTERIAN RISET DAN TEKNOLOGI - KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL MENENGAH - KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP - KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK - KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI - KEMENTERIAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL - KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL - KEMENTERIAN BADAN USAHA MILIK NEGARA - KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT - KEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAH RAGA