usaha berhasil

www.seputarkabinet.com

Tabloid "Seputar Kabinet", Media Informatif dan Edukatif - Alamat Redaksi : Perkantoran Notredome Blok F2 Kota Deltamas Jl. Boulevard Raya Bekasi - Email : redaksi@seputarkabinet.com ; seputarkabinet@gmail.com

www.seputarkabinet.com

Tabloid "Seputar Kabinet", Media Informatif dan Edukatif - Alamat Redaksi : Perkantoran Notredome Blok F2 Kota Deltamas Jl. Boulevard Raya Bekasi - Email : redaksi@seputarkabinet.com ; seputarkabinet@gmail.com

www.seputarkabinet.com

Tabloid "Seputar Kabinet", Media Informatif dan Edukatif - Alamat Redaksi : Perkantoran Notredome Blok F2 Kota Deltamas, Jl Boulevard Raya Bekasi - Email : redaksi@seputarkabinet.com ; seputarkabinet@gmail.com

Senin, 16 Februari 2015

Sebagian Besar Tambahan Anggaran Rp 20,9 Triliun Digunakan Dukung Program Poros Maritim



JAKARTA - Tambahan anggaran sebesar Rp 20,9 triliun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2015 untuk Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan dipergunakan untuk membanggun proyek – proyek infrastruktur transportasi yang menjadi prioitas.
Sekretaris Jendral (Sesjen) Kemenhub Santoso Edy Wibowo mengatakan, Drektorat Perhubungan Laut mengalami kenaikan anggaran sebesar Rp 11,29 triliun dari Rp 11,3 triliun menjadi Rp 22,8 triliun. Dana tambahan Rp 11,3 trriliun tersebut untuk membangun sejumlah pelabuhan guna mendukung program “ Poros Maritim” dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo – M Jusuf Kalla.
“Ada beberapa pelabuhan yang belum selesai pembangunannya, kita selesaikan, meskipun tidak semuanya,” ungkap Santoso Edy Wibowo usai rapat kerja Komisi V DPR RI mengenai pengesahan anggaran tambahan untuk Kementerian Perhubungan dalam APBNP 2015 di Jakarta, Kamis (12/2).
Selain untuk mendukung program “ Poros Maritim” tambahan anggaran dipergunakan untuk pengadaan kapal patroli dan kapal navigasi untuk kawasan Indonesia timur. “ Kapal – kapal tersebut harus besar, berbobot 2.000 gross ton, karena perairan Indonesia timur ombaknya sangat besar,” papar Santoso Edy Wibowo. Meskipun kapal – kapal tersebut untuk wilayah timur, sewaktu – sewaktu bila dibutuhkan bisa digeser ke wilayah barat Indonesia.
Sementara, anggaran Direktorat Jenderal Perhubungan Udara mengalami kenaikan Rp 1,7 triliun dari Rp 10,02 triliun menjadi Rp 11,7 triliun digunakan untuk menyelesaikan pembangunan 22 Bandara. “ Ada Bandara yang belum selesai, kita selesaikan,” terang Santoso Edy Wibowo.
Direktorat Jenderal Perhubungan Darat memperoleh tambahan anggaran Rp 2,04 triliun dari Rp 4,03 triliun menjadi Rp 6,07 triliun. Dana tambahan dalam APBNP tersebut akan digunakan untuk menyelesaikan masalah transportasi perkotaan berupa pengadaan 1.000 unit bus yang dihibahkan kepada 28 kota di luar Pulau Jawa. “ Kemenhub dalam APBN P 2015 mengalokasikan minimal pengadaan 1000 unit bus untuk 28 kota di luar Jawa. Ini adalah bagian dari rencana pengadaan 3.000 bus selama lima tahun,” tambah Santoso Edy Wibowo. Ukuran bus tergantung daerah daerah masing- masing, karena lebar jalan di masing – masing kota berbeda.
Kenaikan angaran di Direktorat Jenderal Perkeretaapian pada APBNP 2015 sebesar Rp 4,3 triliun dari Rp 14,3 triliun triliun menjadi Rp 18,6 triliun. Dana tambahan untuk Ditjen Perkeretaapian untuk menyelesaikan pembagunan jalur ganda (double track) liintas selatan Pulau Jawa dan pembangunan jalur Rantau Prapat (Sumatera Utara)- Kertapati (Sumatera Selatan) melalui Sumatera Barat sepanjang 1.400 kilo meter untuk mewujudkan pembangunan kereta Trans Sumatera.
Santoso Edy Wibowo menambahkan, dalam lima tahun ke depan Kementerian Perhubungan akan membangun kereta api Trans Sulawesi dan Trans Kalimantan.
Setelah disaahkan oleh Komisi V DPR RI, hari ini (Jum at, 13/2) APBNP 2015 dibawa dalam rapat paripurna DPR RI untuk disetujui menjadi undang – undang (UU).
Proses selanjutnnya, kata Santoso Edy Wibowo adalah penerbitan daftar isian pelaksanaa anggaran (DIPA) oleh Kementerian Kuanngan, kemudian penyusunan operasional pelaksanaan proyek. “ Kita harapkan bulan Maret nanti sudah dilakukan pengumuman lelang. Kita sedang mengevaluasi proyek- proyek yang syarat-syaratnya sudah dipenuhi,” papar Santoso Edy Wibbowo.
Setelah proses pelelangan yang diperkirakan memakan waktu antara 42 – 45 hari, diperkirakan pada akhir April 2015, sudah bisa dimulai pelaksanaan pembangunan. “ Mudah- mudahan akhir April bisa mulai pembangunan,” harap Santoso Edy Wibowo.

Sumber: www.dephub.go.id

Menteri Sosial Melepas Kepulangan Korban Traficking ke Nganjuk dan Lumajang


Bertempat di ruang kerjanya, Menteri Sosial  Khofifah Indar Parawansa dengan didampingi Dirjen Rehabilitasi Sosial  Drs. Samsudi, MM menerima dua orang korban traficking perempuan yang selama ini menjalani rehabilitasi sosial di Rumah Perlindungan Sosial (RPSW) Wanita milik Kementerian Sosial di Pasar Rebo Jakarta Timur.
Mensos  Khofifah Indar Parawansa yang selama ini sangat memberi perhatian serius terhadap persoalan traficking perempuan dan korban tindak kekerasan terharu ketika menerima kedua korban tersebut.

Direktur Rehabiltasi Sosial Tuna Sosial, DR. Sonny W Manalu, MM menjelaskan bahwa kedua korban tersebut yang berinisial M dan N adalah korban rayuan dari mafia agent yang menawarkan bekerja di restoran di Malaysia namun faktanya mereke justru dipaksa menjadi wanita penghibur melayani puluhan lelaki tiap malam. Kemudian mereka kabur dan mengadu ke pihak Kedubes Indonesia di Malaysia, setelah dipulangkan ke Indonesia mereka ditampung di RPSW Pasar Rebo Jakata timur. Ketika Menteri Sosial bertanya apa yang akan mereka kerjakan setelah pulang, korban M dari Nganjuk mengatakan akan melanjutkan sekolah sedangkan N dari lumajang akan membuka usaha eskrim di Lumajang. Dengan penuh kasih sayang Mensos Khofifah Indar Parawansa melepas kedua korban dengan pelukan yang penuh keibuan.

Sonny W Manalu menjelaskan bahwa kepulangan mereka akan didampingi dan diantarkan oleh dua orang Pekerja Sosial yang akan mengantarkan mereka sampai ke keluarganya.

Duta Besar Yusra Khan Sampaikan Komitmen Tingkatkan Kerja Sama Bilateral Indonesia-Meksiko


Mexico City - Duta Besar RI untuk Meksiko Serikat, Yusra Khan sampaikan komitmennya untuk meningkatkan kerjasama bilateral Indonesia – Meksiko pada konferensi pers seusai menyerahkan surat-surat kepercayaan kepada Presiden Meksiko Serikat (13/2). Hubungan bilateral ke dua negara telah berjalan sejak dibukanya hubungan diplomatik di tahun 1953.
Duta Besar Yusra Khan, Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Meksiko Serikat yang juga merangkap Belize, El Salvador, Guatemala dan Honduras menyerahkan Surat-Surat Kepercayaan (Letter of Credentials) kepada Presiden Meksiko Serikat, Enrique Peña Nieto (EPN), yang di didampingi oleh Menteri Luar Negeri, Jose Kuribreña Meade.
Penyerahan Surat-Surat Kepercayaan tersebut menandainya resminya Duta Besar Yusra Khan mewakili Republik Indonesia sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh untuk Meksiko Serikat, setelah sebelumnya dilantik oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 15 Oktober 2014 di Jakarta.
Setelah menyampaikan Surat-Surat Kepercayaan, Duta Besar RI mengadakan pembicaraan dengan Presiden EPN. Pada kesempatan tersebut, Presiden EPN menyampaikan ucapan salam kepada Presiden RI, Joko Widodo.
Selain itu, Presiden EPN juga menyampaikan penghargaan atas keeratan dan peningkatan hubungan bilateral kedua negara yang selama ini dipandangnya telah berjalan dengan baik melalui program dan kerja sama yang lebih konkrit. Ia juga menyambut baik partisipasi Indonesia dalam berbagai peluang yang ada terkait dengan program reformasi yang dilakukan Meksiko.
Kepada Duta Besar RI, Presiden EPN menerangkan bahwa kebijakan luar negeri Meksiko saat ini mengarah pada Asia dan peran aktif Meksiko dalam negosiasi di Trans Pacific Partnership dan Aliansi Pasifik.
Duta Besar RI menyampaikan salam hangat dari Presiden RI kepada Presiden EPN, serta apresiasi atas berbagai reformasi yang dilakukan oleh Presiden EPN sejak dilantik menjadi Presiden pada Desember 2012, khususnya pada reformasi bidang energi dan infrastruktur yang membuka peluang bagi investor asing.
Duta Besar RI juga meminta dukungan Presiden EPN dalam upaya konkrit Indonesia untuk meningkatkan hubungan bilateral, khususnya dalam bidang perdagangan, investasi, dan pariwisata serta akan akan mendorong partisipasi perusahaan Indonesia (Pertamina dan Wijaya Karya) dalam tender proyek konstruksi perminyakan di Meksiko.
Selain Duta Besar RI, upacara penyerahan surat-surat kepercayaan juga diikuti oleh 9 (sembilan) Duta Besar resident yaitu Swiss, Cheko, Vietnam, Hongaria, Yordania, Turki, Jepang, Bangladesh, dan Thailand serta 2 (dua) Duta Besar non-resident yaitu Barbados dan Granada. 

SIARAN PERS: China Pasar Utama Pariwisata Indonesia



Beijing, 13 Januari 2015—Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dari China ke Indonesia belakangan ini meningkat pesat, sehingga posisinya kini berada di urutan ke-4 teratas setelah Singapura, Malaysia, dan Australia. China merupakan pasar utama pariwisata Indonesia. Dari 19 negara yang menjadi fokus pasar pariwisata Indonesia, China ditempatkan sebagai fokus pasar utama selain Australia, Jepang, Korea, dan Rusia

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya dalam kunjungan kerja ke China selama tiga hari (11-13 Januari 2015) akan melakukan pembicaraan bilateral dengan pejabat pariwisata China (China National Tourism Administration/CNTA) dalam rangka mendorong peningkatan kunjungan wisatawan kedua negara, sebagaimana telah disepakati dalam MoU sebelumnya antara Kemenparekraf dengan CNTA. Dalam MoU tersebut antara lain kedua negara bertekad ingin meningkatkan kunjungan wisatawan timbal balik hingga 2 juta wisatawan pada akhir 2015.

Selain melakukan pembicaraan dengan CNTA, serta para pelaku bisnis pariwisata dari 10 secondary cities termasuk dengan 5 top agents pasar Indonesia yang pada kesempatan itu mengadakan pertemuan dengan dengan 5 top agents China.

Menpar Arief Yahya menjelaskan, posisi Januari hingga November 2014 jumlah kunjungan wisman China ke Indonesia sebanyak 883.725 wisman,  menempati urutan ke-4 teratas setelah wisman dari Singapura sebanyak 1,32 juta, Malaysia 1,12 juta, dan Australia 996.032 wisman. “Kita harapkan akhir tahun 2014 kunjungan wisman China mendekati angka 1 juta, dan kita optimis tekad untuk meraih 2 juta wisman dari negeri ini pada akhir 2015 akan terealisasi,” kata Arief Yahya.

Arief Yahya menyambut baik upaya PT. Garuda Indonesia,Tbk. yang menambah jalur baru maupun menambah frekuensi penerbangan ke kota-kota besar di China yang merupakan sumber wisman. Dalam kunjungan kerja ke China, Menpar membuka acarainnaugural flight serta ikut dalam penerbangan perdana GA Beijing-Denpasar. Acarainnaugural flight Garuda Indonesia rute Beijing-Denpasar berlangsung pada 13 Januari 2015, take off dari Beijing International Airport pukul 05.45 waktu setempat dan akan tiba di Bandara Ngurah Rai,  Denpasar pukul 13.55 WITA.



Pada kesempatan itu Menpar bersama pimpinan Garuda Indonesia melakukan press conference di Beijing maupun di Denpasar untuk menjelaskan seputar perkembangan kepariwisataan di Indonesia.  Secara makro kondisi pariwisata Indonesia pada 2014 cukup cerah, untuk ini Kemenpar menetapkan target lebih tinggi pada  2015  yakni; jumlah kunjungan wisman sebesar 10  juta atau tumbuh sekitar 7%-8%, jumlah wisatawan nusantara (wisnus) 254 juta,  perolehan devisa sebesar US$ 12,05 miliar  dan pengeluaran wisnus Rp 201,5 triliun, serta Jumlah tenaga kerja (langsung, tidak langsung, dan ikutan) sebanyak 11,3 juta orang.

Arief melaporkan angka sementara capaian pariwisata 2014 antara lain;  kontribusi pariwisata terhadap perekonomian (PDB) nasional sebesar 3,78% dari target sebesar 4,25%; devisa yang dihasilkan oleh pariwisata sebesar US$ 10,69 miliar dari target sebesar US$ 12  miliar, jumlah tenaga kerja (langsung, tidak langsung, dan ikutan) sebanyak 11,21 juta orang atau di atas target sebesar 8,74 juta orang, jumlah kunjungan wisman 9,3 juta sesuai target yang ditetapkan, jumlah wisatawan nusantara (wisnus) sebanyak 251 juta,  serta daya saing pariwisata Indonesia tahun 2013 berada di ranking 70 dunia menurut World Economic Forum (WEF).

“Capaian pariwisata 2014  menjadi pijakan dalam menetapkan target 2019 yang besarnya dua kali kipat,”  kata Arief, seraya menyebutkan  secara makro target 2019 kontribusi pariwisata terhadap PDB nasional akan menjadi 8%, devisa yang dihasilkan sebesar Rp 240 triliun, serta menciptakan 13 juta lapangan kerja.  Selain itu target kunjungan wisman meningkat menjadi 20 juta wisman dan wisnus naik menjadi 275 juta, serta daya saing pariwisata Indonesia akan meningkat berada di ranking 30 besar dunia.

Dalam regulasi, pemerintah melakukan tErobosan di antaranya dengan memberikan bebas visa kunjungan singkat (BVKS) bagi 5 negara yakni; Australia, Jepang, Korea, China, dan Rusia yang mulai diterapkan tahun 2015. Selain itu memberikan kemudahan perizinan masuknya  kapal layar (yacth) ke perairan Indonesia dalam upaya mendorong masuknya para yachter internasional  yang menjadi bagian penting dari pengembangan wisata bahari (marine tourism) di tanah air.
  
Menpar berharap kunjungan wisman China ke Indonesia tahun ini meningkat,  sehingga posisinya bila saat ini berada di urutan ke-4 akan meningkat menjadi urutan 1-2 terbesar mengalahkan Australia, Malaysia, bahkan Singapura.

Kemenpar bersama pelaku bisnis pariwisata dan stakeholder pariwisata lainnya tahun lalu gencar melakukan promosi ke China di antaranya dengan menyelanggarakan pameran pariwisata di mall kota-kota besar antara lain Shanghai, Guangzhou, Shenzhen, Ningbo, Hangzhou, dan Nanjing. Melakukan promosi dengan menyelenggarakan Pekan Promosi Kuliner Indonesia, pagelaran gamelan Indonesia pada Beijing Modern Music Festival.

Selain itu melakukan promosi media digital (online) serta media cetak dan elektronik (televisi dan radio) serta berpartisipasi dalam bursa pariwisata internasional di China antara lain  International Travel Expo (ITE) di Hong Kong, dan China International Tourism Mart (CITM) yang tahun lalu berlangsung di kota  Guangdong.

Wisman dari China sebagian besar memilih Bali sebagai tujuan wisata utamanya. Bali merupakan tempat favorit berlibur mereka, sebagaimana hasil polling ‘Beijing People's Broadcasting 2011’  Bali merupakan salah satu dari 10 tujuan wisata dunia terfavorit masyarakat China, selain Australia, Cape Town, Edinburgh, Hawaii, Madrid, Mesir, Air Terjun Niagara, Paris, dan Swiss.

Menurut Direktorat Analisa Pasar Internasional Kemenpar, wisatawan China selama berlibur di Indonesia rata-rata memiliki lama tinggal 4 hingga 5 hari dengan pengeluran sekitar US$ 100 hingga US$ 110 per hari, sementara waktu berlibur umumnya memilih pada musim liburan panjang, seperti hari raya Imlek, Hari Buruh, Liburan Sekolah (Juni - Juli), dan Golden Week pada bulan Oktober.

sumber: www.parekraf.go.id

Menpora Beri Pembekalan Putri Indonesia 2015


Menpora Imam Nahrawi hari Senin (16/2) siang bersama mantan Putri Indonesia 2014 Elfin Pertiwi memberikan pembekalan kepada 37 finalis Putri Indonesia 2015 di Ruang Candi Pawon Hotel Sahid Jaya, Jakarta.(foto:bagus/kemenpora.go.id)
Menpora Imam Nahrawi hari Senin (16/2) siang bersama mantan Putri Indonesia 2014 Elfin Pertiwi memberikan pembekalan kepada 37 finalis Putri Indonesia 2015 di Ruang Candi Pawon Hotel Sahid Jaya, Jakarta.(foto:bagus/kemenpora.go.id)
Jakarta: Menpora Imam Nahrawi didampingi Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Yuni Poerwanti hari Senin (16/2) siang bersama mantan Putri Indonesia 2014 Elfin Pertiwi dan Presiden Direktur PT Mustika Ratu Putri K. Wardani memberikan pembekalan kepada 37 finalis Putri Indonesia 2015 di Ruang Candi Pawon Hotel Sahid Jaya, Jakarta.

Menurut Menpora Imam Nahrawi pembekalan finalis putri Indonesia ini adalah momentum yang luar biasa untuk mendorong dan mengembangkan potensi anak-anak muda bangsa. “Kita mendorong setiap potensi anak muda bangsa yang terwakili oleh putri Indonesia harus di set up agar kedepan menjadi corong, model bagi lahirnya prestasi keunggulan karakter dan inovasi kreatif bangsa kita. Menurut saya ini adalah forum motivasi agar memberikan semangat dan dorongan kepada seusianya, sekelasnya dan sekomunitasnya di provinsinya masing-masing,” kata Menpora.

Menpora berharap para finalis nantinya bisa memberikan contoh yang baik di masyarakat dan bisa lebih mengangkat harkat martabat Bangsa Indonesia. “Kita kekurangan pelopor, kekurangan motivator semoga nantinya mahkota yang dipakai seluruh finaslis ini merupakan simbolik tetapi lebih dari itu adalah peran, keterlibatan dan kepeloporan mereka di tengah masyarakat harus memberikan contoh dan suritauladan yang baik dan mereka terus mengajak agar bangsa ini terbebas dari kemiskinan, kebodohan dan kedepan harus mengangkat harkat martabat bangsa yang besar ini,” harapnya.

sumber: www.kemenpora.go.id

 
KEMENTERIAN DALAM NEGERI - KEMENTERIAN LUAR NEGERI - KEMENTERIAN PERTAHANAN - KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA - KEMENTERIAN KEUANGAN - KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL - KEMENTERIAN PERDAGANGAN - KEMENTERIAN PERTANIAN - KEMENTERIAN KEHUTANAN - KEMENTERIAN PERHUBUNGAN - KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN - KEMENTERIAN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI - KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM - KEMENTERIAN KESEHATAN - KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN - KEMENTERIAN SOSIAL KEMENTERIAN AGAMA - KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF - KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA - KEMENTERIAN RISET DAN TEKNOLOGI - KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL MENENGAH - KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP - KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK - KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI - KEMENTERIAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL - KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL - KEMENTERIAN BADAN USAHA MILIK NEGARA - KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT - KEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAH RAGA