Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo pagi ini akan membuka sekaligus
meresmikan Pagelaran Agung Keraton se-dunia atau World Royal Heritage
Festival. Acara pembukaan akan dilakukan di Hotel Borobudur, Jakarta
Pusat, Kamis (5/12) mulai pukul 09.00 WIB.
World Royal Heritage Festival akan dibuka dengan prosesi adat keraton.
Dalam acara tersebut, para raja yang berasal dari 165 kerajaan keraton
nusantara dan 11 kerajaan mancanegara akan mengenakan pakaian kebesaran
mereka.
Setelah prosesi pembukaan, acara akan dilanjutkan dengan seminar yang
bertema "Sumbangan Peradaban Nusantara terhadap Peradaban Dunia Masa
Depan."
Kegiatan itu juga akan dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo,
perwakilan dari UNESCO, serta para akademisi dan budayawan. Seminar
tersebut diharapkan dapat menghasilkan deklarasi upaya perdamaian dunia
melalui pendekatan kebudayaan.
Kemudian, pada 6 dan 7 Desember akan digelar pameran dan workshop di
Plaza Monas Sisi Barat, Selatan dan Timur. Di pameran tersebut akan
ditampilkan benda-benda pusaka kerajaan serta workshop pembuatan batik,
keris, gamelan, dan jamu tradisional. Selain itu, ada juga panggung
utama yang menampilkan 36 grup kesenian dari berbagai daerah.
Acara puncak yaitu kirab budaya akan dilaksanakan pada 8 Desember mulai
pukul 15.00 WIB. Kirab akan diikuti oleh 500 pasukan kerajaan serta
menampilkan raja-raja yang menaiki 30 kereta kencana.
Sumber :www.republika.co.id Rabu, 26 Maret 2014
Pagi Ini, DKI Gelar Pesta Raja se-Dunia
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo pagi ini akan membuka sekaligus
meresmikan Pagelaran Agung Keraton se-dunia atau World Royal Heritage
Festival. Acara pembukaan akan dilakukan di Hotel Borobudur, Jakarta
Pusat, Kamis (5/12) mulai pukul 09.00 WIB.
World Royal Heritage Festival akan dibuka dengan prosesi adat keraton.
Dalam acara tersebut, para raja yang berasal dari 165 kerajaan keraton
nusantara dan 11 kerajaan mancanegara akan mengenakan pakaian kebesaran
mereka.
Setelah prosesi pembukaan, acara akan dilanjutkan dengan seminar yang
bertema "Sumbangan Peradaban Nusantara terhadap Peradaban Dunia Masa
Depan."
Kegiatan itu juga akan dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo,
perwakilan dari UNESCO, serta para akademisi dan budayawan. Seminar
tersebut diharapkan dapat menghasilkan deklarasi upaya perdamaian dunia
melalui pendekatan kebudayaan.
Kemudian, pada 6 dan 7 Desember akan digelar pameran dan workshop di
Plaza Monas Sisi Barat, Selatan dan Timur. Di pameran tersebut akan
ditampilkan benda-benda pusaka kerajaan serta workshop pembuatan batik,
keris, gamelan, dan jamu tradisional. Selain itu, ada juga panggung
utama yang menampilkan 36 grup kesenian dari berbagai daerah.
Acara puncak yaitu kirab budaya akan dilaksanakan pada 8 Desember mulai
pukul 15.00 WIB. Kirab akan diikuti oleh 500 pasukan kerajaan serta
menampilkan raja-raja yang menaiki 30 kereta kencana.
Sumber :www.republika.co.id
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 komentar:
Posting Komentar