usaha berhasil

www.seputarkabinet.com

Tabloid "Seputar Kabinet", Media Informatif dan Edukatif - Alamat Redaksi : Perkantoran Notredome Blok F2 Kota Deltamas Jl. Boulevard Raya Bekasi - Email : redaksi@seputarkabinet.com ; seputarkabinet@gmail.com

www.seputarkabinet.com

Tabloid "Seputar Kabinet", Media Informatif dan Edukatif - Alamat Redaksi : Perkantoran Notredome Blok F2 Kota Deltamas Jl. Boulevard Raya Bekasi - Email : redaksi@seputarkabinet.com ; seputarkabinet@gmail.com

www.seputarkabinet.com

Tabloid "Seputar Kabinet", Media Informatif dan Edukatif - Alamat Redaksi : Perkantoran Notredome Blok F2 Kota Deltamas, Jl Boulevard Raya Bekasi - Email : redaksi@seputarkabinet.com ; seputarkabinet@gmail.com

Selasa, 15 April 2014

Menpora Hadiri Ceramah Umum Mahathir Mohamad


Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad memberi ceramah umum hari Senin (14/4) sore, di Auditorium Menara Bank Mega, Jakarta Selatan. (foto: bagus/kemenpora.go.id)
Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad memberi ceramah umum hari Senin (14/4) sore, di Auditorium Menara Bank Mega, Jakarta Selatan. (foto: bagus/kemenpora.go.id)
Jakarta: Menpora Roy Suryo bersama istrinya Ismarindayani Priyanti hari Senin (14/4) sore menghadiri undangan Ceramah Umum bersama mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad, di Auditorium Menara Bank Mega, Jl Kapten P Tendean Kav 12-14A, Jakarta Selatan. 
Pada acara ceramah umum tersebut, Mahathir Mohamad berbagi kisah tentang keberhasilan negaranya Malaysia yang dipimpin selama 22 tahun. Mahatir banyak menceritakan bahwa kerjasama antara Indonesia dan Malaysia dari sudah berjalan dengan baik, namun ke depan dia ingin hubungan kerjasama itu bisa lebih baik lagi dari semua aspek. 
"Kita juga menjalin kerjasama dengan negara-negara lain karena kita ingin menjadi negara yang maju. Hari ini Malaysia memiliki cita-cita besar untuk menjadi negara maju. Kita meniru bukan hanya pada Indonesia, tetapi juga Jepang, Korea dan Barat. Kita dapati bahwa ada apa yang dilakukan mereka canggih," kata Mahatir. 
Menpora Roy Suryo pada acara itu juga menyampaikan pertanyaan kepada Mahathir mengenai pemuda menghadapi Asean Community 2015 nanti. "Apa sikap bapak terhadap pemuda Malaysia menghadapi media sosial yang akan memiliki pengaruh pada Asean Community 2015 nanti?" tanya Menpora. 
Mendapat pertanyaan tersebut, Mahathir mengatakan media sosial sekarang ini memiliki perkembangan yang luar biasa, bahkan dia mengistilahkan seperti pisau yang mana tergantung bagaimana cara orang yang memegang pisau tersebut. " Saya melihat media sosial bisa seperti pisau yang bisa digunakan untuk membunuh atau digunakan untuk berbuat baik. Anak muda harus memahami nilai hidup yang baik agar dia bisa memilih atau menggunakan media tersebut," kata Mahathir yang mendapat sambutan tepuk tangan dari para peserta. 
Tampak hadir sejumlah menteri diantaranya  Menpan dan RB Azwar Abubakar, Menteri BUMN Dahlan Iskan, Wamenhub Bambang Susantono. Selain itu, sejumlah pengusaha dan pimpinan media juga hadir di acara tersebut. (amr

Kemensos Siap Mengelola Dana Bansos


 
JAKARTA--  Kementerian Sosial  (Kemensos) siap menjalankan amanah bangsa dan negara untuk menjadi satu-satunya kementerian atau lembaga pemerintah yang mengelola dana bantuan sosial (bansos).  
“Kemensos siap mengelola dana bansos  secara akuntabel dan transparan serta dapat dipertanggungjawabkan, sepanjang persepsi tentang belanja bantuan sosial itu sama pada semua level di instansi pemerintah,” kata Direktur Jenderal (Dirjen) Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Kemensos, Samsudi di Gedung Kemensos, Jakarta, Selasa (15/4/2014).
Kesiapan tersebut terkait surat dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyno yang meminta agar Kemensos menjadi satu-satunya kementerian atau lembaga yang mengelola dana bansos. Surat KPK kepada Presiden Yudhoyono dikirimkan pada 1 April 2014 lalu.

Pemerintah Kian Serius Bangun Kilang Minyak


Jakarta, 15/04/2014 MoF (Fiscal) News – Pemerintah diberitakan terus melakukan penjajakan dengan investor yang berminat membangun kilang minyak di Indonesia. Terkait dengan hal itu, pada bulan ini direncanakan pemerintah akan bertemu dengan investor yang serius membangun kilang minyak tersebut. Pertemuan dimaksud merupakan kelanjutan dari market solution dengan investor kilang yang digelar pemerintah di Singapura pada 10-11 Februari lalu.
“Kalau enggak minggu ke tiga April atau minggu kedua Mei, kita langsung (menggelar) investor meeting dengan limited investor yang sudah menyatakan keseriusan,” tutur Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) II Bambang P.S. Brodjonegoro di Jakarta, Jumat (11/4).
Wamenkeu II menyatakan bahwa pemerintah sudah menunjuk pihak-pihak yang akan terlibat untuk membangun kilang minyak. "Nanti kita bawa eskalasinya ke pihak yang lebih tinggi Kementerian Bidang Perekonomian untuk dapat endorsement," ujarnya.
Bambang juga mengatakan bahwa jumlah investor kilang minyak terbatas ini lebih dari limainvestor. Dari investor tersebut, ada beberapa investor berasal dari Singapura. Namun demikian, ia belum dapat memastikan siapa saja investor yang pasti akan tertarik.
Oleh sebab itu, pemerintah akan mendorong para investor tersebut untuk serius membangun kilang minyak. “Belum tentu juga yang tidak hadir di Singapura tidak tertarik. Jadi kita masih buka kesempatan. Yah, tapi tentunya yang hadir di Singapura itu akan jadi referensi siapa saja yang akan kita dorong menjadi investor yang serius,” tutur Bambang. (nic)

 
KEMENTERIAN DALAM NEGERI - KEMENTERIAN LUAR NEGERI - KEMENTERIAN PERTAHANAN - KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA - KEMENTERIAN KEUANGAN - KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL - KEMENTERIAN PERDAGANGAN - KEMENTERIAN PERTANIAN - KEMENTERIAN KEHUTANAN - KEMENTERIAN PERHUBUNGAN - KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN - KEMENTERIAN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI - KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM - KEMENTERIAN KESEHATAN - KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN - KEMENTERIAN SOSIAL KEMENTERIAN AGAMA - KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF - KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA - KEMENTERIAN RISET DAN TEKNOLOGI - KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL MENENGAH - KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP - KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK - KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI - KEMENTERIAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL - KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL - KEMENTERIAN BADAN USAHA MILIK NEGARA - KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT - KEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAH RAGA