usaha berhasil

www.seputarkabinet.com

Tabloid "Seputar Kabinet", Media Informatif dan Edukatif - Alamat Redaksi : Perkantoran Notredome Blok F2 Kota Deltamas Jl. Boulevard Raya Bekasi - Email : redaksi@seputarkabinet.com ; seputarkabinet@gmail.com

www.seputarkabinet.com

Tabloid "Seputar Kabinet", Media Informatif dan Edukatif - Alamat Redaksi : Perkantoran Notredome Blok F2 Kota Deltamas Jl. Boulevard Raya Bekasi - Email : redaksi@seputarkabinet.com ; seputarkabinet@gmail.com

www.seputarkabinet.com

Tabloid "Seputar Kabinet", Media Informatif dan Edukatif - Alamat Redaksi : Perkantoran Notredome Blok F2 Kota Deltamas, Jl Boulevard Raya Bekasi - Email : redaksi@seputarkabinet.com ; seputarkabinet@gmail.com

Selasa, 01 September 2015

Menag Lantik Rektor IAIN Surakarta

Jakarta (Pinmas) —- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin  secara resmi melantik Dr Mudhofir sebagai rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Seremonial pelantikan berlangsung di gedung Kementerian Agama Jalan M.H Thamrin Nomor 6, Jakarta, Selasa (1/9).
Mengawali sambutannya Menag LHS mengucapkan “selamat bekerja” kepada Mudhofir. Kepadanya, Menag berharap  bisa membawa laju perkembangan yang dicapai semakin meningkat, sejalan dengan visi IAIN Surakarta  yaitu Terwujudnya perguruan tinggi yang unggul dan mandiri, dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan peradaban islam, serta pembinaan akhlak karimah.
Menag menggarisbawahi, agar penyelenggaraan pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat yang menjadi trade-mark setiap perguruan tinggi agama, khususnya PTAI harus dimaknai dalam konteks pengintegrasian iman, ilmu dan amal. Bahkan, lanjut Menag, PTAIN harus mampu melahirkan lulusan yang unggul, berakhlakul karimah, memiliki kemandirian dan daya saing yang unggul.
Khusus kepada IAIN Surakarta, Menag mengharapkan agar terus melakukan transformasi dan pencerahan nilai-nilai islam bagi masyarakat luas serta meningkatkan kualitas dan akuntabilitas tata kelola lembaganya.
“Secara kelembagaan maupun dari aspek SDMIAIN Surakarta khususnya harus selalu meningkatkan kompetensi dan keunggulannya diberbagai bidang yang dibutuhkan masyarakat,” ujar Menag.
Menag juga berharap agar rektor bisa menjaga keseimbangan antara pengembangan aspek teknis administratif dan aspek akademis dalam mengelola pendidikan pendidikan tinggi keagamaan negeri. Rektor perguruan tinggi bukan hanya sekedar pejabat administratif dan birorasi, melainkan seorang leader dan manajer pendidikan tinggi yang harus memahami dan memiliki jiwa akademis.
IAIN diseluruh Indonesia harus dikelola sesuai dengan standar tata kelola lembaga pendidikan yang mempedomani regulasi dan aturan keuangan negara,” tandas Menag.
 Pada saat yang sama, tandas Menag, dari aspek akademis IAIN diharapkan bisa menjabarkan blue print pengembangan PTAIN di lingkungan Kementerian Agama, sedangkan dari sisi lembaga pemerintah penyelenggara pendidikan tinggi, IAIN diharapkan tidak hanya sekedar mengembangkan program studi, tetapi sekaligus mengawali kualitas lulusan pada semua strata pendidikan.
Melihat dari alumni, Menag berharap IAIN bisa melahirkan kader-kader umat yang akan memajukan dakwah, pendidikan dan kehidupan sosial ekonomi umat islam seiring dengan tuntutan zaman. Karena, PTAIN tentu belum dipandang berhasil menjalankan misinya di tengah masyarakat, kalau hanya menghasilkan sarjana yang mendapat pengakuan akademis, tapi tidak mendapat pengakuan dari masyarakat.
“seorang sarjana akan mendapat pengakuan masyarakat jika menghasilkan amal jariayah dan presetasi yang bermanfaat di tengah umat dan bangsanya,” kata Menag.
Menurut Menag, salah satu persoalan aktual saat ini adalah upaya meningkatan kualitas PTAI dan membuka akses yang luas bagi lulusan sekolah dan madrasah untuk mengenyam pendidikan tinggi sesuai bakat dan potensinya dengan biaya yang terjangkau.
“Sejalan dengan hal itu, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama terus berupaya memberikan dukungan, pembinaan, serta meningkatkan mutu pendidikan Islam di tanah air pada semua jenjang,” ucap Menag.
Menutup sambutannya, Menag mengingatkan kepada seluruh pejabat di lingkungan Kementerian Agama, agar melakukan peran nyata dalam menyukseskan reformasi birokrasi dengan memperhatikan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan dan menjauhi perilkau koruptif yang dapat merugikan negara atau secara moril merusak nama baik lembaga di mata masyarakat.
Tampak hadir dalam acara tersebut Sekjen Nur Syam, Dirjen Pendis Kamaruddin Amin, Kabalitbang dan Diklat Abdurrahman Mas’ud, Dirjen Bimas Islam, Machasin, Dirjen Bimas Hindu I Ketut Widnya dan sejumlah pejabat eselon II pusat.

Sumber: www.kemenag.go.id

Pembekalan Program Pertukaran Pemuda Indonesia-Tiongkok 2015


Menpora Imam Nahrawi hari Selasa (01/9) malam membuka Pembekalan Program Pertukaran Pemuda Indonesia-Tiongkok 2015 (Pre-Departure Training) di Rinjani Ballroom Hotel Best Western Hariston Bandengan Utara, Penjaringan, Jakarta.(foto:egan/kemenpora.go.id)
Menpora Imam Nahrawi hari Selasa (01/9) malam membuka Pembekalan Program Pertukaran Pemuda Indonesia-Tiongkok 2015 (Pre-Departure Training) di Rinjani Ballroom Hotel Best Western Hariston Bandengan Utara, Penjaringan, Jakarta.(foto:egan/kemenpora.go.id)
Jakarta: Menpora Imam Nahrawi didampingi Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Yuni Poerwanti, Staf Khusus Bidang Kepemudaan Zainul Munasikin, Asdep Peningkatan Sumber Daya Pemuda Imam Gunawan hari Selasa (01/9) malam membuka Pembekalan Program Pertukaran Pemuda Indonesia-Tiongkok 2015 (Pre-Departure Training) di Rinjani Ballroom Hotel Best Western Hariston Bandengan Utara, Penjaringan, Jakarta. Pemukulan Gong oleh Menpora menjadi tanda dibuka secara resmi Program Pertukaran Pemuda Indonesia-Tiongkok 2015. 

Menpora menganggap kegiatan seperti ini merupakan sebuah kebanggaan kita bersama. "Kalian semua terpilih menjadi 100 orang terbaik anak negeri untuk mewakili Indonesia ke Pertukaran Pemuda di Tiongkok, waktu yang diberikan cukup panjang pasti banyak hal yang didapat," ujarnya. Menpora berharap semua kisah-kisah yang didapat jangan sampai dilupakan karena penting bagi kita semua bukan karena sejarah Indonesia-Tiongkok yang telah mendarah daging sebelum kita merdeka tetapi tradisi, budaya yang harus diselami lebih dalam.

"Kalian yang akan menjdi juru bicara negeri ini selami Tiongkok sedalam mungkin karena disana akan ada banyak mutiara-mutiara terpendam terutama dalam hal kewirausahaan, soliditas, bertahan hidup serta prestasi olahraga Tiongkok yang telah level dunia dan juga penghormatan kepada kebangkitan kaum muda disana betul-betul terjadi dan dilakukan secara terbuka," tambahnya.

Menpora sangat berharap kepada para peserta agar dapat menimba ilmu sebanyak-banyaknya sepulang dari Tiongkok. "Saya ingin dari 100 peserta ini nantinya minimal separuhnya menjadi saudagar besar, olahragawan berprestasi dunia, menjadi tokoh pemuda andalan Indonesia yang akan menjadi juru bicara Indonesia di Perserikatan Bangsa-Bangsa dan lain sebagainya," harapnya. 

Sebagian besar masyarakat di Tiongkok menganggap nilai-nilai hanya merupakan kesepakatan belaka karena disana memegang kuat tradisi dan culture. "Berilah mereka informasi yang sebanding tentang kelebihan dan keistimewaan Indonesia termasuk kekayaan tradisi, budaya, bahasa, cuaca, seni sampaikan dengan utuh, sampaikan juga Indonesia terdiri dari puluhan ribu pulau, bahasa, musik, kekayaan laut dan sebagainya meskipun berbeda-beda tetapi tetap NKRI," kata Menpora. Imam Nahrawi menekankan tentang kepercayaan diri, keberanian menjadi jubir disana terpenting harus bisa mempunyai jaringan, kenalan dan network, pesannya.

Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Yuni Poerwanti melaporkan bahwa Pertukaran Pemuda Indonesia-Tiongkok diawali dengan MoU bidang kepemudaan pada tanggal 22 Desember 2008 yang bertujuan meningkatkan persahabatan dan saling pengertian dan merupakan ajang peningkatan hubungan strategis, promosi budaya dan potensi ekonomi dan pembentukan jejaring kuat antar pemuda kedua negara. 

"Tahun 2015 ini sebagai pendamping ofisial Asdep Peninkatan Sumber Daya Pemuda, Asdep Kemitraan, Staf Khusus Kepemudaan, Kabid, dan beberapa staf kemenpora serta diikuti delegasi dari mahasiswa, PNS, Guru, Dosen, perwakilan OKP, Dokter dan Wirausahawan Muda yang berusia dari 16 hingga 30 tahun," kata Yuni.

"Tanggal 1 hingga 3 September Pre Departure Training (PDT), Tanggal 3 hingga 12 September kegiatan di Tiongkok. Re-entry peserta pada tanggal 12 sampai 14 September. Dan akan berkunjung ke Beijing, Yuan, Wushu, Guangzhou dan beberapa aktivitas pemuda dan wisata, dialog kepemudaan, penampilan seni budaya serta mengikuti kuliah umum dr Profesor dari Tiongkok," tambahnya.

Sumber: www.kemenpora.go.id

DJP dan Pemprov DKI Luncurkan Gerai Layanan Terpadu di Pasar Tanah Abang


Jakarta, 02/09/2015 Kemenkeu - Direktur Jenderal Pajak Sigit Priyadi Pramudito bersama Gubernur DKI Jakarta Basuki Cahaya Purnama meresmikan Gerai Layanan Terpadu di Pasar Tanah Abang Jakarta Pusat, pada Selasa (01/09). Gerai ini merupakan hasil kerjasama antara DJP (melalui KPP Pratama Tanah Abang Dua) dan Pemprov DKI Jakarta. Gerai layanan ini akan beroperasi setiap hari kerja mulai pukul 10 – 15 WIB.
Layanan yang diberikan kepada wajib pajak, khususnya pedagang pasar Tanah Abang, termasuk Pelayanan Pajak Pusat yang meliputi pendaftaran NPWP serta konsultasi dan sosialisasi pajak pusat oleh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Jakarta Tanah Abang Dua. Selain itu, ada juga pelayanan dan konsultasi pembuatan SIUP dan SKDP Domisili Perusahaan di wilayah Tanah Abang oleh Satlak PTSP Tanah Abang. Layanan ini memudahkan para pedagang di pasar Tanah Abang sehingga tidak perlu meninggalkan tempat usahanya untuk datang ke KPP mengurus hak dan kewajiban perpajakannya.
Selain pembukaan Gerai Layanan Terpadu, DJP juga mengadakan sosialisasi peraturan perpajakan bagi UMKM. Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 46 tahun 2013, pajak penghasilan bagi UMKM yang memperoleh penghasilan bruto (omzet) kurang dari Rp4,8 miliar setahun atau Rp400 juta sebulan, mendapatkan kemudahan penghitungan pajak dengan tarif 1% dari penghasilan bruto. Setiap akhir bulan, para pengusaha UMKM cukup hanya menghitung jumlah omzet dan kemudian menyetorkan pajaknya sebesar 1% melalui ATM, Internet Banking, teller Bank atau kantor pos.
Menurut Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Mekar Satria Utama, berdasarkan data Nomor Objek Pajak (NOP), terdapat 12.970 kios di Pasar Tanah Abang, yang meliputi Blok A, Blok B, Blok C, Blok E, Blok F, Blok G, Pusat Grosir Metro Tanah Abang (PGMTA ) dan Thamrin City, yang merupakan wilayah kerja KPP Tanah Abang Dua. Dari sejumlah kios tersebut, hanya 8.799 yang terdaftar sebagai Wajib Pajak (WP). Dari 8.799 WP tersebut, sampai Agustus 2015, hanya 13% atau sekitar 1.178 WP yang membayar pajak sesuai PP 46, dengan nilai sekitar Rp3,98 miliar.
Data tersebut menunjukkan bahwa di Pasar Tanah Abang terdapat sekitar 4.171 pedagang yang belum mempunyai NPWP, 7.621 pedagang yang sudah mempunyai NPWP namun belum membayar pajak, dan rata-rata omzet dari 1.178 pedagang yang membayar pajak hanya sekitar Rp42 juta per bulan untuk masing-masing pedagang. Padahal berdasarkan informasi yang beredar, perputaran uang di pasar Tanah Abang mencapai triliunan rupiah. Dari kondisi yang memprihatinkan inilah DJP memandang perlunya dilakukan sosialisasi terhadap pedagang pasar Tanah Abang serta mendirikan gerai layanan terpadu yang berlokasi di dalam pasar Tanah Abang.
Selain dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta dan Dirjen Pajak, acara ini juga dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta yang mewakili FORKOPIMDA, beserta Dirut PD Pasar Jaya, Dirut PT Prima Kelola (Blok B), Dirut PT Cakrawala (Blok A) selaku pengelola Pasar Tanah Abang yang turut memberikan dukungan atas kegiatan sosialisasi dan pembukaan gerai layanan terpadu.

 
KEMENTERIAN DALAM NEGERI - KEMENTERIAN LUAR NEGERI - KEMENTERIAN PERTAHANAN - KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA - KEMENTERIAN KEUANGAN - KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL - KEMENTERIAN PERDAGANGAN - KEMENTERIAN PERTANIAN - KEMENTERIAN KEHUTANAN - KEMENTERIAN PERHUBUNGAN - KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN - KEMENTERIAN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI - KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM - KEMENTERIAN KESEHATAN - KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN - KEMENTERIAN SOSIAL KEMENTERIAN AGAMA - KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF - KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA - KEMENTERIAN RISET DAN TEKNOLOGI - KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL MENENGAH - KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP - KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK - KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI - KEMENTERIAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL - KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL - KEMENTERIAN BADAN USAHA MILIK NEGARA - KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT - KEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAH RAGA