usaha berhasil

www.seputarkabinet.com

Tabloid "Seputar Kabinet", Media Informatif dan Edukatif - Alamat Redaksi : Perkantoran Notredome Blok F2 Kota Deltamas Jl. Boulevard Raya Bekasi - Email : redaksi@seputarkabinet.com ; seputarkabinet@gmail.com

www.seputarkabinet.com

Tabloid "Seputar Kabinet", Media Informatif dan Edukatif - Alamat Redaksi : Perkantoran Notredome Blok F2 Kota Deltamas Jl. Boulevard Raya Bekasi - Email : redaksi@seputarkabinet.com ; seputarkabinet@gmail.com

www.seputarkabinet.com

Tabloid "Seputar Kabinet", Media Informatif dan Edukatif - Alamat Redaksi : Perkantoran Notredome Blok F2 Kota Deltamas, Jl Boulevard Raya Bekasi - Email : redaksi@seputarkabinet.com ; seputarkabinet@gmail.com

Minggu, 01 Juni 2014

Menpora Dampingi Konpers Bale


Menpora Roy Suryo dan pemain sepakbola termahal dunia dari klub Real Madrid, Gareth Bale pada acara konferensi pers hari Sabtu (31/5) pagi di hotel The Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta. (foto: bagus/kemenpora.go.id)
Menpora Roy Suryo dan pemain sepakbola termahal dunia dari klub Real Madrid, Gareth Bale pada acara konferensi pers hari Sabtu (31/5) pagi di hotel The Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta. (foto: bagus/kemenpora.go.id)
Jakarta: Hari Sabtu (31/5)) pagi, Menpora Roy Suryo menghadiri acara konfrensi pers Dua Kelinci Indonesia Menyundul Bola yang menghadirkan pula pemain sepakbola termahal dunia dari klub Real Madrid, Gareth Bale di hotel The Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta.

Pemain asal Wales itu  mengatakan senang datang ke Indonesia, dia merasa sambutan fansnya di Indonesia luar biasa. "Saya senang akhirnya bisa datang ke Indonesia dan mendapat sambutan luar biasa. Masyarakat Indonesia sangat  ramah, saya akan mengikuti beberapa rangkaian acara sepakbola di sini. Saya tahu sepakbola Indonesia dan saya merasa senang," kata Bale.    

Menpora Roy Suryo mengucapkan selamat datang kepada Gareth Bale yang sudah datang di acara  Dua Kelinci 'Indonesia Menyundul Bola 2014. "Saya ucapkan selamat datang buat Gareth Bale. Semoga Anda bisa menikmati Indonesia," kata Menpora. 

Sementara Direktur PT Dua Kelinci Edwin Sutiono mengatakan, Bale diharapkan menjadi motivasi bagi anak-anak Indonesia untuk menjadi pesepakbola profesional. "anak-anak Indonesia butuh motivasi dari pemain sekelas Bale untuk berprestasi dan menekuni karir di dunia sepakbola. "Kami harapkan kedatangannya bisa memotivasi anak-anak Indonesia agar lebih giat berlatih mengejar impian di sepakbola," katanya.

Dua Kelinci Indonesia Menyundul Bola adalah kelanjutan dari dua even yang pernah dilakukan oleh Dua Kelinci sebelumnya. Pada 2011 digelar event Dua kelinci Indonesia menggiring Bola dengan bintang tamu Luis Figo dan Xabi Alonso untuk Dua Kelinci Indonesia Mengoper Bola (2012).   Gareth Bale turut berpartisipasi dalam event Dua Kelinci 'Indonesia Menyundul Bola 2014' yang digelar di Silang Barat Daya Monas, Jakarta, Minggu (1/6/2014) dengan konsep utama lari santai bertema sepak bola sepanjang 5 km. 

Selain berpartisipasi dalam acara Indonesia Menyundul Bola, Bale juga akan menyapa para fans di hotel The Ritz Carlton Mega Kuningan dalam acara Exclusive Meet and Greet bersama Gareth Bale. Dalam acara tersebut  para fans dapat berpartisipasi di dalam sesi lelang yang akan menampilkan barang-barang milik Gareth Bale dan makan malam bersama sang pemain Wales tersebut.(amr)
Sumber: http://kemenpora.go.id

Kemen PU & Pemprov DKI MoU Untuk Percepatan Pembebasan Lahan




Kementerian PU, Pemprov DKI dan POLRI Kerjasama Mempercepat Pembebasan Lahan  Untuk Normalisasi Kali Pesanggrahan 
  
Dalam menangani masalah banjir di ibukota Jakarta, Kementerian Pekerjaan Umum(PU) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen)Sumber Daya Air (SDA) bekerjasama dengan Pemprov DKI Jakarta melakukan normalisasi Kali Pesanggrahan. Salah satu hambatan dalam pekerjaan normalisasi Kali Pesanggrahan adalah  pembebasan lahan.

Berkaitan dengan hal tersebut dilakukan penandatanganan MOU antara Kementerian PU dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Lembaga Pendidikan POLRI untuk mempercepat pembebasan lahan. Penandatanganan MoU ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan normalisasi kali pesanggrahan yang melewati tanah POLRI di sekolah polisi wanita di pasar jumat. Sekolah polwan yang dibebaskan seluas 2.1 ha.

“Ini merupakan bentuk kerjasama yang sangat positif terutama kebersamaan dalam penanganan pengendalian banjir, diharapkan kepada semua pihak yang terkait agar fokus pada tempat-tempat yang rawan banjir sebelum musim hujan mendatang seperti Ulujami dan Cipulir,” jelas Moch. Hasan, Direktur Jenderal Sumber Daya Air saat memberi sambutan pada penandatanganan MOU antara Kementerian PU dan Pemprov DKI Jakarta dan POLRI di Balaikota Jakarta, (30/5).

Hasan mengungkapkan bahwa pembebasan lahan masyarakat merupakan bagian tersulit, ole sebab itu, Hasan berharap pemerintah DKI membantu upaya membebaskan lahan tersebut. Pembebasan tidak hanya diperlukan di Kali Pesanggrahan, tetapi juga di Kali Angke dan Kali Sunter.

“Setidaknya dari 70 hektare lahan yang harus dibebaskan, baru setengahnya yang sudah dibebaskan , masih ada sekitar 40 hektare yang belum dibebaskan,"  Kata Hasan.

Hasan mengungkapkan bahwa salah satu lahan yang harus dibebaskan adalah Sekolah Polisi Wanita Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di Pasar Jumat, Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Di tempat tersebut terdapat sekitar 2,1 hektare dan saat ini kata Hasan pihak Polri sudah setuju.

Untuk tahun ini 
dana yang dialokasikan untuk fisik yaitu pesanggrahan, angke, sunter sebesar 250 miliar dan dari Pemprov DKI sebesar 250 miliar untuk pembebasan lahan tahun ini, dimana tahapannya diatur sesuai undang-undang.


Ditemui pada acara yang sama, Joko Widodo, Gubernur DKI Jakarta mengatakan
normalisasi Kali Pesanggrahan, sudah dimulai tetapi untuk pembebasan lahan berkaitan dengan sekolah polwan, jadi diperlukan waktu untuk mengurus administrasi. Dalam koordinasi pekerjaan, Pemerintah Provinsi  DKI Jakarta mengerjakan pembebasan lahan sedangkan Kementerian PU menangani masalah fisik, konstruksi, pelebaran dan pendalaman.

Saat ini pembebasan lahan masih sekitar 40 ha untuk Pesanggrahan. Semua akan diselesaikan sampai akhir tahun 2014, namun hal tersebut tergantung negosiasi dengan masyarakat berdasarkan undang-undang. Untuk tahun ini dana yang dialokasikan untuk fisik yaitu pesanggrahan, angke, sunter sebesar 250 miliar dan dari Pemprov DKI sebesar 250 miliar untuk pembebasan lahan tahun ini, dimana tahapannya diatur sesuai undang-undang. (dew-anj datinsda//nrm)

Menkes Ungkap Dampak Rokok terhadap Kesehatan dan Ekonomi



Jakarta, 30 Mei 2014
Menteri Kesehatan RI, dr. Nafsiah Mboi, Sp.A, MPH, membuka kegiatan Indonesia Conference on Tobacco or Health (ICTOH), Jumat pagi (30/5). Konferensi yang pertama kalinya diselenggarakan di Indonesia tersebut mengangkat pesan Tobacco Control: Save Lives, Save Money. Hadir dalam pertemuan tersebut, Dr. Kartono Mohamad (Indonesian Tobacco Control Network); Dr. Adang Bachtiar, MPH, SCD (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia); Dr. Ehsan Latief (International Union Against Tuberculosis and Lung Disease, The Union); dan Dr. Khancit Limpakarnjanarat (WHO Representative Indonesia).

Kita perlu meningkatkan dan menyukseskan upaya pengendalian tembakau agar dampak buruk kesehatan yang diakibatkan tembakau dapat ditekan serendah mungkin atau bahkan dihapuskan sama sekali di Tanah Air kita, ujar Menkes. Selain itu, masalah konsumsi tembakau jika dibiarkan, dikhawatirkan dapat menyebabkan kemiskinan berkelanjutan antar generasi, yaitu pemiskinan berlanjut dari generasi sekarang ke generasi berikutnya.

Dampak buruk akibat tembakau dan merokok pada kesehatan masyarakat di Indonesia tampak jelas pada hasil kajian Badan Litbangkes tahun 2013. Hasil kajian menunjukkan telah terjadi kenaikan kematian prematur akibat penyakit terkait tembakau dari 190.260 (2010) menjadi 240.618 kematian (2013), serta kenaikan penderita penyakit akibat konsumsi tembakau dari 384.058 orang (2010) menjadi 962.403 orang (2013). Kondisi tersebut berdampak pula pada peningkatan total kumulatif kerugian ekonomi secara makro akibat penggunaan tembakau. Jika dinilai dengan uang, kerugian ekonomi  naik dari 245,41 trilyun rupiah (2010) menjadi 378,75 trilyun rupiah (2013). 

Nilai kerugian ini lebih besar bila dibandingkan dengan jumlah uang yang diperoleh negara dari cukai rokok, yakni 87 trilyun rupiah di tahun 2010 dan 113 trilyun rupiah di  tahun 2013, tutur Menkes.

Upaya Pemerintah menyikapi besarnya tantangan dalam pengendalian dampak buruk kesehatan akibat konsumsi tembakau telah dilaksanakan sejak beberapa dasa warsa lalu. Untuk maksud tersebut, Pemerintah bersama masyarakat melakukan upaya advokasi, sosialisasi, dan penerbitan regulasi dan diperkuat dengan pelembagaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai bagian dari upaya promotif-preventif dalam Pembangunan Kesehatan. Indikator keberhasilan PHBS mencakup tidak merokok di dalam rumah tangga, tempat kerja, dan di tempat-tempat umum.

Saya ingin mengajak segenap hadirin dan seluruh masyarakat Indonesia untuk berjuang bersama guna mensukseskan pengendalian dampak buruk kesehatan akibat rokok di Tanah Air kita. Dengan demikian,  prevalensi perokok di Indonesia  dapat  menurun  dan kelak  tidak ada lagi perokok baru di negara kita, tandas Menkes.
Sumber: www.kemkes.go.id

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pabrik Baja Khusus PT. Resteel Industry Indonesia


Menteri Perindustrian Mohamad S Hidayat menekan tombol bersama (dari kiri) Ketua Badan Pengusahaan (BP) Batam Mustofa Widjaja, Asisten II Gubernur Kepri Syamsul Bahrum, dan Dirut PT Resteel Industry Indonesia Lie Wen Jie pada acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pabrik Baja Khusus (Super Low Carbon Nickel Titanium Special Steel) PT. Resteel Industry Indonesia dan Pencanangan Hari Era Kebangkitan Industri Mineral Indonesia di Batam, 30 Mei 2014




Sumber: http://www.kemenperin.go.id

 
KEMENTERIAN DALAM NEGERI - KEMENTERIAN LUAR NEGERI - KEMENTERIAN PERTAHANAN - KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA - KEMENTERIAN KEUANGAN - KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL - KEMENTERIAN PERDAGANGAN - KEMENTERIAN PERTANIAN - KEMENTERIAN KEHUTANAN - KEMENTERIAN PERHUBUNGAN - KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN - KEMENTERIAN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI - KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM - KEMENTERIAN KESEHATAN - KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN - KEMENTERIAN SOSIAL KEMENTERIAN AGAMA - KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF - KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA - KEMENTERIAN RISET DAN TEKNOLOGI - KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL MENENGAH - KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP - KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK - KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI - KEMENTERIAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL - KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL - KEMENTERIAN BADAN USAHA MILIK NEGARA - KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT - KEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAH RAGA