Menteri Pertanian, Dr. Suswono bersama Menteri Perdagangan melakukan kunjungan kerja ke Bekasi, pada kesempatan tersebut Mentan meminta kepada Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi agar memanfaatkan lahan yang ada untuk pertanian. Salah satunya adalah pemanfaatan pembatas jalan protokol Bekasi yang dapat ditanami buah-buahan.
Menurut Suswono, saat ini lahan pertanian di Bekasi sudah menipis. untuk persawahan saja sudah habis jadi perumahan. Jalan protokol Bekasi tanami dengan tanaman buah-buahan. Sepanjang jalan Kota Bekasi. Buah ini dimakan rakyat kota Bekasi tak masalah. Jalan-jalan rumah ditanam buah-buahan dan dimakan warga sendiri tak masalah, ucap Suswono di perumahan Margahayu, Bekasi, Jawa Barat, Selasa, saat mencanangkan gerakan tanam cabe rawit dalam pot. (22/4).
Gerakan menanam cabai dalam pot adalah sebagai bagian dari Gerakan Perempuan Optimalisasi Pekarangan. Kegiatan ini melibatkan seluruh ibu-ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di RW 20, Kelurahan Margahayu.
Gerakan ini bisa dilakukan dimana saja. Kita bisa tanam apa saja. Sesuatu yang mudah dilakukan, tutupnya. Sebelumnya, Suswono mengaku bahwa program kementeriannya dalam mengubah genteng perumahan menjadi lahan pertanian tidak main main. Program yang disebut family farming ini merupakan jalan keluar penyusutan lahan pertanian di Indonesia.
Kementerian Pertanian menargetkan 12.000 desa bakal menerapkan family farming. Perumahan di desa tersebut tidak akan memakai genteng tapi akan mempunyai dak sehingga bisa ditanami tanaman bahan pangan . Setiap kabupaten kita ingin ada dua desa menerapkan ini, ucapnya.
|
Rabu, 30 April 2014
Mentan Ajak Tanam Cabai di Bekasi
18.57.00
No comments
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 komentar:
Posting Komentar