usaha berhasil

www.seputarkabinet.com

Tabloid "Seputar Kabinet", Media Informatif dan Edukatif - Alamat Redaksi : Perkantoran Notredome Blok F2 Kota Deltamas Jl. Boulevard Raya Bekasi - Email : redaksi@seputarkabinet.com ; seputarkabinet@gmail.com

www.seputarkabinet.com

Tabloid "Seputar Kabinet", Media Informatif dan Edukatif - Alamat Redaksi : Perkantoran Notredome Blok F2 Kota Deltamas Jl. Boulevard Raya Bekasi - Email : redaksi@seputarkabinet.com ; seputarkabinet@gmail.com

www.seputarkabinet.com

Tabloid "Seputar Kabinet", Media Informatif dan Edukatif - Alamat Redaksi : Perkantoran Notredome Blok F2 Kota Deltamas, Jl Boulevard Raya Bekasi - Email : redaksi@seputarkabinet.com ; seputarkabinet@gmail.com

Senin, 17 November 2014

Pelaksanaan Tes Kemampuan Bidang dan Tes Psikologi CPNS Kemenko Polhukam Tahun 2014



Jakarta, polkam.go.id, 12/11/2014. Bertempat di Ruang Nakula Lantai 6 Gedung A, Kemenko Polhukam menyelenggarakan Tes Kemampuan BidangTes Psikologi, dan wawancara dalam rangka penerimaan CPNS Kemenko Polhukam Tahun 2014, tes yang berlangsung selama dua hari, Rabu – Kamis, 12 – 13 November 2014, diikuti oleh 59 peserta.
Agus R. Barnas Deputi VII Bidang Koordinasi Komunikasi, Informasi dan Aparatur selaku Ketua pengadaan CPNS Kemenko Polhukam Tahun 2014 mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta. “Kami selaku panitia mengucapkan selamat datang dan mengharapkan yang terbaik bagi seluruh peserta”.

Peserta yang lolos dalam tes ini, selanjutnya akan mengikuti tes kesehatan yang merupakan tahap akhir dalam rangkaian tes yang telah dijalankan.

Mafia Migas Pemburu Rente Timbulkan Ekonomi Biaya Tinggi

JAKARTA - Mafia Migas adalah para pemburu rente yang memiliki kedekatan dan pengaruh terhadap para pejabat tinggi dalam mengambil keputusan yang berdampak pada tidak optimalnya produksi maupun pengelolaan Migas sehingga menimbulkan inefisiensi dan ekonomi biaya tinggi ini terjadi karena ketidaktransparanan, prosedur rumit, kelemahan peraturan dan juga masalah-masalah yang berhubungan dengan integritas para pengelola, demikian disimpulkan Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral, Sudirman Said dalam Konferensi Pers, Minggu (16/11/2014).

Untuk memperbaiki tata kelola migas yang baik dan mengutamakan kepentingan bangsa Indonesia pemerintah telah membentuk Tim Reformasi Tata Kelola Migas yang diketuai Prof.Dr, Faisal Basri.,SE.,MA, ekonom senior. Tim akan bekerja memperbaiki sistem dan institusi yang ada. “Kita tidak menuding orang per orang tapi ini adalah persoalan sistemik, beberapa hal yang menyebabkan ini terjadi, kita merasakan sama-sama, bahwa mengapa Pemerintah tidak membangun kilang, karena ada proses yang mempengaruhi satu sama lain, kita merasakan kenapa kita impor terus menerus karena ada masalah-masalah ini,” ujar Menteri.

“Masalah-masalah yang timbul dalam pengelolaan migas juga ada kecenderungan diakibatkan oleh perilaku atau behavior para pemburu rente,  sebagai contoh, banyak pemegang wilayah kerja yang tidak dikerjakan dengan baik, kemudian banyak proses-proses bisnis dibelakang layar atau meja yang tidak transparan itu harus kita selesaikan,” lanjut Menteri.

Berkaitan dengan kesalahan pengelolaan migas, menurut Tim Reformasi Tata Kelola Migas, Faisal Basri menyatakan, akan sangat membahayakan dan dapat menghancurkan sebuah negara, dimana sumber daya bukan lagi menjadi berkah namun menjadi musibah. “Kekuasaan demokrasi itu tidak pernah hancur karena tidak memiliki kekuatan yang cukup atau tidak ditopang oleh sumber daya yang memadai, tetapi bisa runtuh karena keliru mengarahkan kekuatannya dan menyalahgunakan sumber dayanya,” ujar Faisal.

“Kita berharap dengan adanya Tim Reformasi ini, dari kutukan bisa menjadi berkah,” pungkas Faisal.

Dan Faisal mengingatkan, keberkahan dihasilkan melalui sebuah proses yang baik yang dimulai dari niat yang baik, proses yang baik insya Allah akan menghasilkan hasil yang baik, tidak ada hasil yang baik jika prosesnya tidak baik.

PTPN III Berangkatkan Karyawan Jiarah Rohani Dan Gelar Lomba Paduan Suara, Vocal Solo dan Trio Rohani Antar Distrik


BKAK PTPN III telah melaksanakan program seleksi terhadap sejumlah karyawan untuk diberangkatkan ke tanah suci Jerusalem untuk melaksanakan kegiatan perjalanan rohani. Direncanakan perjalanan tersebut akan berlangsung pada 24 Nopember hingga 4 Desember 2014. Adapun mereka yang terpilih berdasarkan serangkaian tes tersebut diantaranya Togari Siregar, Atton Manik, Betmen Sihombing, Hisar Tambunan, Kornel Sitohang, Bintang L. Tobing dan didampingi oleh Bahagia K Sinulingga dari BKAK. Pelepasan sekaligus penyerahan bingkisan diserahkan oleh Harianto, Direktur SDM PTPN III di Balai Karyawan Sei Karang, Galang, Deli Serdang 14 Nopember 2014.
Bersamaan dengan itu dilaksanakan perlombaan tingkat distrik se PTPN III yakni lomba vocal solo dimana Distrik Serdang I berada pada peringkat pertama, Distrik Labuhanbatu I meraih posisi kedua dan Distrik Simalungun pada urutan ketiga. Untuk kategori trio vocal juara pertama diraih oleh Distrik Serdang I, juara kedua diraih Distrik Labuhanbatu III dan juara ketiga diraih oleh Distrik Tapanuli Selatan. Sementara untuk lomba paduan suara peringkat pertama diraih Distrik Labuhanbatu III, peringkat kedua diraih Distrik Serdang II dan peringkat ketiga diraih Distrik Labuhanbatu I. Sementara konduktor terbaik dicapai oleh Loriwan Holmes Sirait dari Distrik Labuhanbatu I.
Pendeta Timbul Hutahaean dalam khotbahnya mengingatkan para hadirin agar terus memuji Tuhan dan bergembira ria dalam kebaikan sesuai firman Tuhan dalam Mazmur 103 ayat 1-3 dimana dikatakan Pujilah Tuhan hai jiwaku dan janganlah lupakan segala kebaikannya. Dan dilanjutkan dengan firman Tuhan dalam Amsal 17 ayat 22 menyerukan hati yang gembira adalah obat yang manjur, sementara semangat yang patah mengeringkan tulang.
Di kesempatan itu Harianto mengharapkan agar kegiatan kerohanian ini dipelihara dan dilanjutkan setiap tahun untuk mendorong religiusitas seluruh karyawan dan batihnya dan terhindar dari perilaku buruk. Ia mencontohkan bahwa narkoba telah mengincar siapa saja tanpa pandang bulu. “Kita sebagai bagian dari masyarakat perkebunan agar terus berhati-hati dengan peredaran narkoba itu, mari kita tingkatkan iman dan ketakwaan kepada Tuhan dengan meningkatkan ibadah di keyakinan kita masing-masing,” katanya.

Pusat Penyuluhan Sosial Meriahkan KSN Indotera Expo 2014

 
Gelar KSN Indotera Expo 2014 Kementerian Sosial RI yang digelar di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta pada tanggal 8–10 November 2014 dimanfaatkan  oleh para penyuluh sosial untuk melakukan sosialisasi mengenai pembangunan kesejahteraan sosial kepada masyarakat pengunjung pameran. Sosialisasi tersebut dilakukan dengan menampilkan beragam produk penyuluhan sosial seperti leaflet, buku, dan film penyuluhan sosial yang ditayangkan melalui LCD TV. 
Selain  memamerkan beragam produk penyuluhan sosial, stan Pusat Penyuluhan Sosial juga dimeriahkan dengan berbagai acara yakni talk show, kuis dan hiburan musik. Antara lain talk show yang paling menarik perhatian pengunjung pada saat menghadirkan narasumber waria di Jakarta, anak jalanan dan WRSE (wanita rawan sosial ekonomi). Dengan mengangkat cerita mengenai suka duka sebagai Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial. Mereka merasa bersyukur dan terimakasih selama ini pemerintah (Kementerian Sosial) berperan aktif untuk  memberikan bantuan program seperti PKSA (Program Kesejahteraan Sosial Anak) bagi anak jalanan maupun UEP (Usaha Ekonomi Produktif) bagi para waria dan wanita rawan sosial ekonomi yang telah banyak dirasakan manfaatnya dan mengangkat harga diri mereka.

Stan Pusat Penyuluhan Sosial selalu ramai dikunjungi dan yang menarik juga menyelenggarakan kuis berhadiah dengan menjawab berbagai pertanyaan seputar kepahlawanan, kesetiakawanan sosial dan program-program kementerian sosial, yang dapat menjawab dengan benar maka para pengunjung berhak membawa pulang mug, kipas, pin, dan kaos bertuliskan pesan-pesan sosial (contoh : Jauhi Narkoba, Perusak Masa Depan Bangsa! , Bangsa Yang Besar Adalah Bangsa Yang Menghargai Jasa Para Pahlawannya). Atas dasar inilah panitia pusat KSN Indotera Expo 2014 menobatkan stan Puspensos sebagai Stan Favorit KSN Indotera Expo 2014.

Harapan para pengunjung pada pameran selanjutnya Pusat Penyuluhan Sosial lebih memberikan ruang bagi kaum minoritas lainnya untuk tampil dan berpartisipasi dalam kegiatan seperti ini. Selain itu mereka juga berharap kegiatan penyuluhan sosial tidak hanya dalam bentuk pameran saja tetapi juga dengan melakukan pertemuan-pertemuan masyarakat seperti pertemuan pengajian, bakti sosial dan temu warga secara rutin dan terjadual. 

Para Ahli dan Profesional Ikuti Seleksi Calon Anggota BAZNAS

Jakarta (Pinmas) —- Seleksi terbuka calon anggota Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Masa Kerja 2015-2020 diikuti oleh para ahli dan kaum profesional yang memiliki latar belakang berbagai disiplin keilmuan dan bidang pekerjaan. Seleksi dilaksanakan di hotel Jayakarta, Jakarta, Senin (17/11).
Beberapa nama yang cukup dikenal dalam proses seleksi ini di antaranya:  Bambang Sudibyo, mantan Menteri Keuangan, guru besar ekonomi UGM, dan mantan Menteri Pendidikan Nasional. Selain itu juga ada nama Zainul Bahar Noor, mantan Dirut Bank Muamalat Indonesia. Ikut serta juga tokoh ulama dan Pengurus Syuriyah PBNU, KH. Masdar Farid Mas’udi. Demikian juga Prof Zaitunah Subchan, guru besar UIN Syariaf Hidayatullah Jakarta, serta beberapa profesional di bidang perzakatan, seperti Ahmad Juwaini, Emmy Hamidiyah, Teten Kustiawan, M. Arifin Purwakananta, dan lain-lain.
Seleksi tahap kedua berbentuk penulisan essay dan presentasi hasil karya di hadapan Tim Seleksi. Tim Seleksi telah menyiapkan  5 (lima) pilihan tema, yaitu: BAZNAS sebagai pelopor pelaksanaan Undang-undang RI Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat; Pemanfaatan Zakat untuk Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Umat; Strategi Mengatasi Kesenjangan antara Potensi dan Realitas Zakat secara Nasional; Strategi Meningkatkan Kepercayaan Publik kepada BAZNAS; Mendorong Partisipasi Kementerian dan Lembaga serta Masyarakat dalam Mendukung Program Zakat.  Peserta diminta untuk memilih salah satu tema yang dituangkan dalam penulisan manual (tulis) di atas kertas yang disediakan oleh panitia untuk kemudian dipresentasikan di hadapan Tim Seleksi sesuai jadwal yang telah disiapkan.
Proses presentasi berlangsung menarik. Kesempatan itu sepertinya dimanfaatkan secara maksimal oleh para ahli dan profesional untuk menuangkan gagasan dan pandangannya terkait pengembangan perzakatan nasional, sesuai dengan bidang ilmu dan pengalaman yang dimilikinya.  Bambang Sudibyo misalnya, mengungkapkan problem  pengelolaan perzakatan nasional, khususnya yang dilakukan oleh BAZNAS, belum berjalan dengan optimal.
Menurutnya, setidaknya ada enam masalah kenapa hal tersebut terjadi. Pertama, menyangkut kredibilitas BAZNAS yang belum mendapat trust secara maksimal dari publik diakibatkan oleh banyak faktor, baik SDM, manajemen, maupun publikasi. Kedua, menyangkut kredibilitas lembaga yang menaungi BAZNAS, dalam hal ini Kemenag. Menurutnya, Kemenag yang memiliki banyak catatan dalam pengelolaan birokrasi menjadi salah satu sebab masyarakat kurang percaya terhadap BAZNAS.
Ketiga, masih tingginya korupsi pada lembaga-lembaga publik yang berdampak pada asumsi terhadap BAZNAS. Keempat, pengelolaan zakat oleh masyarakat dan LAZdianggap lebih efektif dibandingkan BAZNAS. Kelima, masalah sosiologi dan antropologi, di mana masyarakat kita dihinggapi penyakit umum masyarakat di era transisi yang lebih banyak melanggar kesepakatan atau aturan hukum yang ada. Keterlepasan dari politik otoritarian mendorong masyarakat cenderung tidak taat. Dan Keenam, masih rendahnya sosialisasi dan promosi BAZNAS serta penggunaan sistem informasi secara optimal untuk mendukung program-program BAZNAS.  
Satu hal lagi gagasan cemerlang dari Zainul Bahar Noor, bahwa zakat harus lebih ditekankan pada pemberdayaan ekononomi mikro yang jumlahnya sangat banyak di negeri ini. “Salah satu ashnaf (penerima zakat) adalah  kelompok yang memiliki hutang. Dalam konteks ini, banyak usaha mikro di Indonesia yang kolaps dan memerlukan uluran tangan dari dana-dana zakat. Saya yakin, usaha-usaha mikro yang kesulitan likuiditas jika dibantu akan bisa bangkit. Tujuan kita yang mendorong mustahiq agar menjadi muzakki dalam konteks ini tidak akan sulit. Namun jika dana zakat hanya diberikan kepada fakir miskin secara konsumtif maka sangat sulit merubah mereka menjadi muzakki, tegasnya.

Sumber: www.kemenag.go.id

Tidak Benar, Klaim Adanya Eksodus WNI Nunukan ke Malaysia



​Pemberitaan mengenai eksodus warga dari sejumlah desa di Kecamatan Lumbis Ogung Kabupaten Nunukan ke wilayah Sabah Malaysia tidak sesuai dengan fakta dan kondisi di lapangan saat ini.

Hal ini dikonfirmasi berdasarkan informasi yang diterima Kemlu dari Plt. Gubernur Kalimantan Utara, Irianto Lambrie, dan dari Camat Lumbis Ogung, Daud, serta pernyataan pers pejabat Pemerintah Daerah setempat yaitu Bupati Nunukan, H. Basri, dan Komandan Korem 091, Brigjen TNI Nono Suharsono.

Berdasarkan pengamatan di lapangan oleh instansi teknis dan Pemda serta hasil koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pertahanan, TNI Angkatan Darat  dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan, tidak ditemukan eksodus WNI dari desa Kinokod, Simantipal dan Sinapad ke wilayah Malaysia.

 
KEMENTERIAN DALAM NEGERI - KEMENTERIAN LUAR NEGERI - KEMENTERIAN PERTAHANAN - KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA - KEMENTERIAN KEUANGAN - KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL - KEMENTERIAN PERDAGANGAN - KEMENTERIAN PERTANIAN - KEMENTERIAN KEHUTANAN - KEMENTERIAN PERHUBUNGAN - KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN - KEMENTERIAN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI - KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM - KEMENTERIAN KESEHATAN - KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN - KEMENTERIAN SOSIAL KEMENTERIAN AGAMA - KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF - KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA - KEMENTERIAN RISET DAN TEKNOLOGI - KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL MENENGAH - KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP - KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK - KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI - KEMENTERIAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL - KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL - KEMENTERIAN BADAN USAHA MILIK NEGARA - KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT - KEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAH RAGA