usaha berhasil

www.seputarkabinet.com

Tabloid "Seputar Kabinet", Media Informatif dan Edukatif - Alamat Redaksi : Perkantoran Notredome Blok F2 Kota Deltamas Jl. Boulevard Raya Bekasi - Email : redaksi@seputarkabinet.com ; seputarkabinet@gmail.com

www.seputarkabinet.com

Tabloid "Seputar Kabinet", Media Informatif dan Edukatif - Alamat Redaksi : Perkantoran Notredome Blok F2 Kota Deltamas Jl. Boulevard Raya Bekasi - Email : redaksi@seputarkabinet.com ; seputarkabinet@gmail.com

www.seputarkabinet.com

Tabloid "Seputar Kabinet", Media Informatif dan Edukatif - Alamat Redaksi : Perkantoran Notredome Blok F2 Kota Deltamas, Jl Boulevard Raya Bekasi - Email : redaksi@seputarkabinet.com ; seputarkabinet@gmail.com

Minggu, 14 Februari 2016

JIIPE Gresik jadi Contoh 14 Kawasan Industri di Luar Jawa

Menteri Perindustrian Saleh Husin mengatakan kawasan industri yang terintegrasi dengan pelabuhan, Java Integrated Industrial Park Estate (JIIPE) yang berlokasi di Gresik, Jawa Timur bisa menjadi percontohan bagi 14 kawasan industri prioritas yang tengah dikembangkan di luar Pulau Jawa.

Saleh beralasan, JIIPE merupakan kawasan industri generasi ketiga karena mampu menjadi kota industri yang mandiri. Kawasan industri generasi ketiga, jelasnya, tidak hanya berisikan tenant-tenant industri semata tetapi juga pelengkap lainnya.

“Kawasan industri generasi ketiga itu tidak hanya dipenuhi dengan pabrik-pabrik, tetapi juga dilengkapi dengan kawasan pemukiman, bisnis, pendidikan, hiburan, dan olahraga,” jelas Saleh di Gresik, Jawa Timur melalui siaran pers dikutip Minggu (14/2).

Selain itu, ia juga mengapresiasi integrasi akses transportasi JIIPE dengan infrastruktur logistik yang meliputi pelabuhan dan jalan tol penghubung JIIPE dengan jalan tol utama dengan panjang 6 kilometer. Saleh juga menyampaikan JIIPE tengah menyusun studi kelayakan untuk pembangunan rel kereta api sepanjang 12 kilometer ke stasiun terdekat.

“Dengan beroperasinya hal itu, JIIPE diharapkan bisa menurunkan biaya logistik sebesar 10 hingga 20 persen dari total biaya produksi,” jelasnya.

Ia berharap, pembangunan JIIPE akan memicu pertumbuhan ekonomi lokal mengingat kawasan ini bisa menyerap 100 ribu tenaga kerja jika telah beroperasi penuh. Saleh juga meyakkini kawasan industri yang memiliki infrastruktur pendukung memiliki daya saing yang lebih tinggi, sehingga industri yang berada di dalamnya juga bisa menikmati hal tersebut.

“Untuk itu, penyediaan kawasan-kawasan industri akan menjadi salah satu prioritas dalam program pembangunan industri nasional ke depan,” jelasnya.

Sebagai informasi, JIIPE merupakan proyek patungan (joint venture) antara PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III dan PT AKR Corporindo, Tbk dengan nilai investasi Rp 50 triliun dan luas lahan sebesar 2.993 hektare, yang terdiri dari kawqasan industri (1.761,4 hektare), pelabuhan (406,1 hektare), dan perumahan (765,77 hektare).

Pengelolaan kawasan industri ini nantinya akan dilakukan oleh anak usaha kedua perusahaan, PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera, di mana Pelindo III menjadi pemilik mayoritas dengan porsi kepemilikan saham sbesar 60 persen.

Kota Modern di Luar Jawa

Melengkapi ucapan Saleh, Direktur Jenderal Pengembangan Perwilayahan Industri (PPI) Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Imam Haryono mengatakan pembangunan 14 kawasan industri di luar Jawa juga akan dijadikan kota-kota industri baru dan modern. Hal itu perlu dilakukan mengingat kawasan industri selama ini telah menyumbang 40 persen dari total ekspor non-migas dan menarik investasi 60 persen dari total investasi sektor industri.

Pengembangan tersebut diharapkan juga bisa membuat kawasan industri tersebar merata di Indonesia. Imam berharap porsi kawasan industri di luar Pulau Jawa bisa sebesar 40 persen pada 2035 dari persentase saat ini sebesar 27,22 persen.

“Pemerintah akan bekerja keras untuk terus mendorong upaya pembangunan kawasan-kawasan industri baru, terutama di luar Pulau Jawa, sebagai bagian dari pemerataan industri,” tutur Imam di lokasi yang sama.

Sebagai informasi, ke-14 kawasan industri yang tengah dibangun Kemenperin di luar pulau Jawa dalam jangka waktu lima tahun ke depan adalah Teluk Bintuni di Papua Barat, Buli di Maluku Utara, Morowali dan Palu di Sulawesi Tengah, Bitung di Sulawesi Utara, Bantaeng di Sulawesi Selatan, Konawe di Sulawesi Tenggara, Batulicin dan Jorong di Kalimantan Selatan, Ketapang dan Landak di Kalimantan Barat, Sei Mangkei dan Kuala Tanjung di Sumatera Utara, dan Tanggamus di Lampung.

sumber: www.bumn.go.id

Rizal Ramli: Pemerintah Fokus Bangun 10 Destinasi Wisata

Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli kembali menegaskan rencana Pemerintah untuk membangun 10 destinasi wisata unggulan, selain Bali. Proyek-proyek yang mendukung visi itu mulai dikerjakan pada tahun 2016.

Salah satunya, menurut Menko Rizal, Mandalika, Nusa Tenggara Barat. Tempat itu akan menjadi satu dari 10 (sepuluh) destinasi pariwisata yang akan dikembangkan pemerintah.

“Dulu kami pelajari kenapa ada Departemen Pariwisata, budget tiap tahun ada, tapi kenapa yang berkembang. Kenapa cuma Bali? Akhirnya kami ketahui bahwa budget yang ada itu dibagi ke 60 sampai 80 lokasi, jadi sedikit-sedikit. Sehingga pada akhirnya tidak ada yang berkembang sama sekali,” ujar Rizal saat meninjau Pelindo III di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (08/02/2015).

Oleh sebab itu, Menko Rizal menekankan saat ini harus fokus membangun 10 destinasi wisata. Sehingga dana yang disiapkan pemerintah dapat menciptakan momentum pembangunan pariwisata di tanah air.
“Begitu kami masuk, kami ubah strateginya. Tidak boleh ada lagi bagi-bagi uang, supaya dananya cukup untuk membangun airport, infrastruktur, jalan dan lain-lain. Karena, kalau 10 destinasi ini jadi, tentunya akan membawa keuntungan,” tegas Rizal.

sumber: www.bumn.go.id

KUH KJRI Jeddah Berhasil Urus Ganti Rugi Hilangnya Koper Jamaah

Upaya tim Kantor Urusan Haji (KUH) Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah untuk meminta ganti rugi ke pihak perusahaan Bus Qawafil atas hilangnya koper jamaah haji akhirnya berhasil. Perusahaan Bus Qawafil bersedia memberikan ganti rugi sebesar SAR2.000 dan menyerahkannya pada Minggu (14/02) di kantornya yang berada di kawasan Syumaisi Makkah.

Ada dua jamaah haji yang kehilangan kopernya pada penyelenggaraan ibadah haji 1436H/2015M. Mereka berdua berasal dari Kloter Batam 15 atas nama Haji Amrizal dan Haji Suraji. Koper meraka hilang dalam perjalanan dengan Bus Qawafil dari Makkah menuju Madinah. Bus Qawafil merupakan  salah satu perusahaan transportasi darat yang dikontrak jemaah haji Indonesia pada musim haji tahun 2015 lalu.
“Di tengah perjalanan itulah, koper dua jemaah haji tersebut jatuh,” demikian penjelasan ketua Kloter 15 Batam kepada pegawai KUH KJRI Jeddah, Ahmad Kurniawan Nadjib, sebagaimana dikutip dari laman resmi KUH KJRI Jeddah (kantorurusanhaji.com), Senin (15/02).

Peristiwa ini sudah dilaporkan ke petugas di Daker Madinah sejak awal kehilangan. Petugas Pengawas Transportasi Daker Madinah juga langsung mengupayakan permohonan ganti rugi kepada pihak perusahaan transportasi. Sayang,  upaya tersebut belum berhasil sampai operasional haji berakhir hingga akhirnya  dilimpahkan ke KUH KJRI Jeddah.

Staf Teknis Haji II KUH KJRI Jeddah, Arsyad Hidayat beserta salah satu stafnya, Ahmad Kurniawan lalu menemui pihak perusahaan bus Qawafil. Pada awalnya, pihak perusahaan memang keberatan untuk memberikan ganti rugi. Pihak perusahaan merasa bahwa kehilangan koper jamaah haji bukan menjadi tanggung jawabnya.

“Itu adalah tanggungjawab bagian penyusunan bagasi dari hotel ke bus. Mungkin mereka tidak mengikat atau menempatkan koper jamaah dengan baik,” ujar Direktur Operasional Qawafil Sulaiman Ali beberapa waktu lalu. Sulaiman Ali juga menambahkan, semestinya kasus tersebut dilaporkan kepadanya langsung pada saat kejadian, bukan setelah operasional haji berakhir.

Akan hal ini, Arsyad menjelaskan bahwa kasus ini sudah dilaporkan petugas Pengawas Transportasi Daker Madinah pada saat operasional haji, namun pihak perusahaan tidak menanggapinya. Karena itu, jamaah haji yang kehilangan koper akhirnya mengadukan hal ini ke pihak KUH sekaligus meminta ganti rugi. Kepada Ali Sulaiman, Arsyah juga menjelaskan bahwa ada barang-barang berharga dalam koper yang hilang.
Setelah melalui komunikasi yang intens, pihak perusahaan bus Qawafil akhirnya bisa diyakinkan dan bersedia memberikan ganti rugi. “Tolong anda buat surat permohonan penggantian koper yang hilang itu,” ujar Sulaiman menyetujui permintaan ganti rugi yang diajukan pihak KUH.

Setelah surat dilayangkan, bos Qawafil kemudian memberikan ganti rugi dengan menyerahkan cek ke KUH sebesar SAR 2.000 atau setara7,4 juta rupiah. Menurut Arsyad, uang itu sesuai dengan nilai barang yang terdapat pada koper yang hilang sebagaimana disampaikan oleh jamaah haji yang kehilangan. Cek ganti rugi diserahkan langsung oleh Direktur Operasional Perusahaan Qawafil Sulaiaman Ali Asybir kepada Staf Teknis Haji II, Arsyad Hidayat pada Minggu (14/02) di Makkah.

sumber: www.kemenag.go.id

Menag: Hubungan Baik, Mudahkan Umat Beragama Jalankan Kebajikan

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan bahwa penguatan karakter yang dilandasi keimanan dan keluhuran budi untuk mencintai bangsa adalah modal sosial yang sangat berharga. Hal ini mengingat akhir – akhir ini kita telah banyak kehilangan kesabaran, kurangnya respek dan larut dalam dampak buruk modernisasi seperti pola hidup konsumtif dan sikap individualistis.

“Peristiwa-peristiwa disharmoni yang mengoyak kerukunan umat beragama di beberapa wilayah, baik yang terjadi di internal maupun antar umat beragama, sebagian berawal dari ketiadaan respek, kurangnya kepekaan, tidak mampu adaptif serta hanya mementingkan diri sendiri,” ucap Menag pada acara Peringatan Jubileum 100 Tahun Injil Masuk Jazirah Sulawesi Tenggara yang diselenggarakan di Mowewe Kabupaten Sulawesi Tenggara, Sabtu (13/2).

Turut hadir mendamping Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin pada acara tersebut Kepala Biro Umum Syafrizal, Direktur Urusan Agama Kristen Andar Gultom, dan Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara Mohamad Ali Irfan..

Menurutnya, keselarasan hidup yang terbangun melalui hubungan yang baik dengan sesama dan orang lain akan memudahkan umat beragama untuk melaksanakan kebajikkan agamanya. Dengan demikian, Indeks Kesalehan Sosial dan indeks kerukunan antar umat beragama diharapkan akan semakin meningkat. “Bersama komponen bangsa lainnya, umat Kristiani akan mampu mewujudkan cita-cita besar tersebut,” pesan Menag.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan refleksi 100 Tahun, mengantarkan kita untuk memiliki kemampuan membaca landscape Indonesia yang beraneka ragam. Umat kristiani dan umat beragama lainnya harus dapat menjaga keanekaragaman itu dengan menjauhkan diri dari sikap-sikap intoleran dan eksklusif.
Sehubungan itu, Menag mengajak umat Kristiani untuk menjadikan peringatan Jubileum 100 tahun Injil ini sebagai momentum tumbuhkan kesabaran, sensivitas, dan solidaritas antar anak bangsa. “Peringatan Jubileum telah memasuki 100 tahun dan menjadi warisan tak ternilai bagi kita sekalian untuk tidak hanya mengenang perjuangan dan sejarah masa lalu, tetapi mampu menginternalisasikan pesan-pesan moral Peringatan Jubileum ini,” pesannya.

sumber: www.kemenag.go.id

 
KEMENTERIAN DALAM NEGERI - KEMENTERIAN LUAR NEGERI - KEMENTERIAN PERTAHANAN - KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA - KEMENTERIAN KEUANGAN - KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL - KEMENTERIAN PERDAGANGAN - KEMENTERIAN PERTANIAN - KEMENTERIAN KEHUTANAN - KEMENTERIAN PERHUBUNGAN - KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN - KEMENTERIAN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI - KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM - KEMENTERIAN KESEHATAN - KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN - KEMENTERIAN SOSIAL KEMENTERIAN AGAMA - KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF - KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA - KEMENTERIAN RISET DAN TEKNOLOGI - KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL MENENGAH - KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP - KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK - KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI - KEMENTERIAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL - KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL - KEMENTERIAN BADAN USAHA MILIK NEGARA - KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT - KEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAH RAGA