Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto melantik pejabat struktural Eselon I dan II di lingkungan Kementerian PU di Ruang Sapta Taruna, Jumat (24/1). Pejabat yang dilantik diantaranya Ir. Adjar Prajudi, MCM., MCE menjadi Direktur Penataan Bangunan dan Lingkungan (PBL) Direktorat Jenderal Cipta Karya menggantikan Ir. Guratno Hartono, MBC.
Sedangkan Guratno Hartono dilantik sebagai Kepala Pusat Kajian Strategis menggantikan Andreas Suhono yang dilantik menjadi Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri. Dia menggantikan Rido Matari Ichwan yang dilantik sebagai Staf Ahli Menteri Pekerjaan Umum (SAMPU) bidang Ekonomi dan Investasi menggantikan Setiabudi Algamar.
Pejabat lain yang dilantik adalah Waskito Pandu sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan menggantikan Graita Sutadi yang memasuki purna karya bakti.
Di lingkungan Ditjen SDA, Mudjiadi dilantik sebagai SAMPU Bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat. Hari Suprayogi menjadi Direktur Bina Operasi dan Pemeliharaan Ditjen Sumber Daya Air, Widiarto menjadi Seretaris Dewan Sumber Daya Air.
Di lingkungan Ditjen Penataan Ruang, Budi Situmorang dilantik menjadi Direktur Penataan Ruang Wilayah Nasional, dan Hartono menjadi Sekretaris Direktorat Sumber Daya Air.
“Semoga pegawai di lingkungan Kementerian PU sebagai tim bekerja lebih efisien dan efektif dalam menjalankan tugas,” ujar Menteri PU.
Terkait dengan reformasi birokrasi, Menteri PU mengatakan bahwa Presiden RI telah menandatangani Perpres No. 86 Tahun tentang Tunjangan Kinerja Pegawai termasuk di lingkungan Kementerian PU. Perpres tersebut ditindaklanjuti dengan Permen PU 15 Tahun 2013 Tentang Pedoman Pelaksanaan Pembayaran Tunjangan Kinerja Bagi Pegawai Di Lingkungan Kementerian PU.
Sertijab Ditjen Cipta Karya
Setelah pelantikan dilakukan Serah Terima Jabatan (Sertijab) pejabat di lingkungan Ditjen Cipta Karya yang dipimpin oleh Dirjen Cipta Karya Imam S. Ernawi dan dihadiri oleh seluruh pejabat struktural Eselon II dan III di lingkungan Ditjen Cipta Karya. Penyerahan jabatan dan Memoar Tugas Akhir dilakukan dari Ir. Guratno Hartono, MBC kepada Direktur PBL yang baru, Ir. Adjar Prajudi, MCM., MCE.
Dalam arahannya, Imam S. Ernawi berpasan kepada Kepala Pusat Kajian Strategis (Pustra) yang baru, Ir. Guratno Hartono, MBC untuk memposisikan Ditjen Cipta Karya dalam tugas yang lebih nyata dalam entitas ke-PU-an dan mengarusutamakan pengembangan wilayah.
“Posisi Pustra sudah semakin baik dalam menjalankan tugas dan fungsinya yang terdekat adalah penyusunan Renstra Cipta Karya 2015-2019. Tolong sajikan kebijakan yang tidak sektoral,” kata Imam. (bcr)
Sumber :Kemenpu






0 komentar:
Posting Komentar