Alor (Pinmas) —- Menteri Agama mengunjungi sejumlah lokasi pembangunan rumah ibadah, baik Masjid maupun Gereja, dalam kesempatan kunjungan kerja ke Kalabahi, Alor, Nusa Tenggara Timur. Sedikitnya dua masjid (Babul Jihad dan al Falah), tiga gereja (Iktus Puldown, Betlehem, dan Paroki), dan satu madrasah (MAN Kalabahi) ditinjau Menag pada kesempatan bersilaturahim ke kota yang dikenal juga sebagai Surga Timur Indonesia.
Menag yang didampingi Kapuslitbang Kehidupan Keagamaan Muharram Marzuki, Kabag TU Pimpinan Khairul Huda, Wagub NTT Benny Lotelenonny, Kakanwil Kemenag NTT Sarman Marsilinus dan jajarannya, mengapresiasi pembangunan rumah ibadah di Kabupaten Alor. Apresiasi diberikan mengingat kontribusi masyarakat demikian besar sehingga biaya pembangunan kebanyakan dari swadaya masyarakat. Hebatnya lagi, pekerja dari pembangunan rumah ibadah tersebut adalah orang-orang muslim.
“Saya sangat apresiasi para pekerja muslim yang membangun gereja ini,” kata Menag sembari mengungkapkan harapannya agar pembangunan rumah ibadah di Alor terus berlangsung dengan baik.
“Ini merupakan potret kerukunan yang luar biasa,” tegasnya.
Potret kerukunan semacam ini, menurut Menag, perlu diinformasikan kepada masyarakat luas agar kerukunan di Indonesia tetap terjaga.
Sumber: www.kemenag.go.id
Menag yang didampingi Kapuslitbang Kehidupan Keagamaan Muharram Marzuki, Kabag TU Pimpinan Khairul Huda, Wagub NTT Benny Lotelenonny, Kakanwil Kemenag NTT Sarman Marsilinus dan jajarannya, mengapresiasi pembangunan rumah ibadah di Kabupaten Alor. Apresiasi diberikan mengingat kontribusi masyarakat demikian besar sehingga biaya pembangunan kebanyakan dari swadaya masyarakat. Hebatnya lagi, pekerja dari pembangunan rumah ibadah tersebut adalah orang-orang muslim.
“Saya sangat apresiasi para pekerja muslim yang membangun gereja ini,” kata Menag sembari mengungkapkan harapannya agar pembangunan rumah ibadah di Alor terus berlangsung dengan baik.
“Ini merupakan potret kerukunan yang luar biasa,” tegasnya.
Potret kerukunan semacam ini, menurut Menag, perlu diinformasikan kepada masyarakat luas agar kerukunan di Indonesia tetap terjaga.
Sumber: www.kemenag.go.id








