usaha berhasil

Rabu, 30 April 2014

Jabatan Bisa Memuliakan, Bisa Juga Menghinakan



Jakarta (Pinmas) – Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali mengingatkan aparatnya agar bekerja dengan baik, dan bisa mengemban jabatan dengan penuh amanah, sehingga mengakhiri jabatan dengan khusnul khotimah.
“Jabatan bisa memuliakan, sekaligus bisa menghinakan. Karena itu harus bisa mengemban dengan penuh amanah, sehingga berakhir dengan khusnul khotimah,” kata Menag saat memberi sambutan pada pelantikan pejabat Kementerian Agama di gedung Kemenag Jl. Lapangan Banteng 3-4 Jakarta Pusat, Rabu (30/4).
Hadir Wakil Menteri Agama Nasaruddin Umar, Sekjen Nur Syam dan sejumlah  pejabat Kemenag.
Menag juga mengingatkan, hendaknya apa yang dilakukan dalam bekerja selalu memberi manfaat bagi organisasi dan masyarakat. “Sesuai perkembangan zaman, tuntutan semakin tinggi, konsentrasikan semua kemampuan yang kita miliki,” ujarnya.
Untuk itu lanjut Menag, pejabat harus mencurahkan tenaga dan waktu untuk organisasi sesuai tugasnyamasing-masing. Sehingga mampu meraih sebanyak-banyaknya prestasi yang membanggakan.
Khusus untuk para kepala kantor wilayah, Menag mengingatkan, bahwa Kanwil adalah garda terbesar dalam provinsi dalam melayani umat dalam bidang pendidikan, keagamaan, penyelenggaraan haji serta turut mewujudkan kerukunan antar umat beragama.
Sedangkan Rektor, kata Menag, harus mencermati perkembangan zaman, sehingga mengantar anak-anak Indonesia berkualitas. “Sehingga apa yang kita cita-citakan dalam pembangunan umat bisa tercapai,” paparnya.
Adapun pejabat yang dilantik yaitu: Abd. A’la sebagai Rektor IAIN Sunan Ampel Surabaya, Hamka Siregar sebagai Rektor IAIN Pontianak, Pontus Sitorus Sekretaris Ditjen Bimas Kristen, Caliadi sebagai Sekretaris Ditjen Bimas Buddha, Saeroji sebagai Kepala Pusdiklat Tenaga Adminstrasi dan Muchlis A. Mahmud sebagai Kepala Biro AUAK IAIN Palu dan Muhammad Kusasi sebagai Kepala Pusdiklat Tenaga Pendidikan dan Keagamaan.
Menag juga melantik beberapa Kakanwil yaitu; A. Buchori menjadi Kakanwil provinsi Jawa Barat, Hambali menjadi Kakanwil Sumsel, Abdullah Latopada menjadi Kakanwil Maluku Utara, Jannus Pangaribuan menjadi Kakanwil Papua, Urbanus Rahangmetan menjadi Kakanwil Papua Barat, Saifi menjadi Kakanwil Kaltim, dan Sarman Marselinus menjadi Kakanwil Nusa Tenggara Timur. (ks/mkd/mkd)
Sumber: www.kemenag.go.id

0 komentar:

Posting Komentar

 
KEMENTERIAN DALAM NEGERI - KEMENTERIAN LUAR NEGERI - KEMENTERIAN PERTAHANAN - KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA - KEMENTERIAN KEUANGAN - KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL - KEMENTERIAN PERDAGANGAN - KEMENTERIAN PERTANIAN - KEMENTERIAN KEHUTANAN - KEMENTERIAN PERHUBUNGAN - KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN - KEMENTERIAN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI - KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM - KEMENTERIAN KESEHATAN - KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN - KEMENTERIAN SOSIAL KEMENTERIAN AGAMA - KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF - KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA - KEMENTERIAN RISET DAN TEKNOLOGI - KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL MENENGAH - KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP - KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK - KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI - KEMENTERIAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL - KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL - KEMENTERIAN BADAN USAHA MILIK NEGARA - KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT - KEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAH RAGA