usaha berhasil

www.seputarkabinet.com

Tabloid "Seputar Kabinet", Media Informatif dan Edukatif - Alamat Redaksi : Perkantoran Notredome Blok F2 Kota Deltamas Jl. Boulevard Raya Bekasi - Email : redaksi@seputarkabinet.com ; seputarkabinet@gmail.com

www.seputarkabinet.com

Tabloid "Seputar Kabinet", Media Informatif dan Edukatif - Alamat Redaksi : Perkantoran Notredome Blok F2 Kota Deltamas Jl. Boulevard Raya Bekasi - Email : redaksi@seputarkabinet.com ; seputarkabinet@gmail.com

www.seputarkabinet.com

Tabloid "Seputar Kabinet", Media Informatif dan Edukatif - Alamat Redaksi : Perkantoran Notredome Blok F2 Kota Deltamas, Jl Boulevard Raya Bekasi - Email : redaksi@seputarkabinet.com ; seputarkabinet@gmail.com

Senin, 03 Agustus 2015

Pemerintah Kembali Berhasil Selamatkan WNI dari Hukuman Mati di Arab Saudi


Pemerintah Indonesia kembali berhasil membebaskan seorang WNI di Arab Saudi dari ancaman hukuman mati. WNI atas nama Rika Mustikawati asal Sukaresmi, Tanah Sareal, Bogor divonis hukuman mati pada tanggal 15 Mei 2012 oleh Pengadilan Umum di kota Bisha, Ashir Arab Saudi, dengan dakwaan melakukan sihir terhadap istri majikannya a.n. Salma. Sejak jatuhnya vonis, Kemlu langsung memberikan informasi kepada keluarga dan menyampaikan pemberitahuan resmi.
Namun demikian, dengan upaya pembelaan dari KJRI Jeddah bersama pengacara tetap KJRI Jeddah, pada tanggal 14 November 2012 Mahkamah Banding menganulir keputusanPengadilan Umum dan meminta Pengadilan Umum untuk menyidangkan kembali kasus tersebut dengan susunan anggota majelis hakim baru.

Setelah beberapa kali proses persidangan, Pengadilan Umum kota Bisha akhirnya
membebaskan Rika Mustikawati dari hukuman mati dan hanya menjatuhkan hukuman 3 tahun penjara. Pada bulan September 2014, keputusan Pengadilan Umum tersebutditetapkan oleh Pengadilan Banding, sehingga KJRI dan Pengacara Tetap KJRI mulai melakukan pengurusan berkas hukum pembebasan dan proses pemulangan.
“Sedianya tanggal 28 Juli 2015, Rika Mustikawati akan dipulangkan, namun masih terkendali oleh administrasi keimigrasian di Arab Saudi. KJRI akan terus mengupayakan dan diharapkan dalam waktu dekat pemulangan tersebut dapat dilakukan”, ungkap Dicky Yunus, Koordinator Fungsi Konsuler KJRI Jeddah yang bersama squad Konsulernya terus mengawal kasus ini.

Berbagai upaya telah dilakukan Perwakilan RI di Arab Saudi dalam rangka membela dan membebaskan Rika Mustikawati. Selain dengan menunjuk pengacara setempat, Dubes RI Riyadh juga telah menyampaikan surat kepada Raja Arab Saudi untuk memintakan pengampunan.

“Momentum baik yang telah diciptakan Menlu melalui pertemuannya dengan Raja dan Menlu Arab Saudi beberapa waktu lalu akan terus kita manfaatkan untuk mendorong percepatan penyelesaian kasus-kasus WNI kita di Arab Saudi. Semua pihak sudah memberikan kontribusi dalam setiap capaian seperti ini, baik Perwakilan RI, teman-teman aktivis advokasi BMI dan bahkan otoritas di Arab Saudi”.

Dengan demikian selama 2015 sudah 12 WNI yang berhasil dibebaskan dari ancaman hukuman mati di Arab Saudi, sehingga total yg sdh dibebaskan di arab saudi sejak 2011 sebanyak 68 wni. Sementara itu, masih ada 24 wni terancam hukuman mati di Arab Saudi yg masih dalam proses hukum (12 pembunuhan, 9 perzinahan,  dan 3 sihir).

Kejuaraan Bola Basket Asia Wanita U-16 Dibuka


Menpora Imam Nahrawi hari Minggu (2/8) malam membuka Kejuaraan Bola Basket Asia untuk Wanita U-16 yang diselenggarakan oleh Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) dan Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI) di GOR Bola Basket Angkasa Pangkalan TNI AU, Kota Medan, Sumatera Utara. (foto:muchlis/kemenpora.go.id)
Menpora Imam Nahrawi hari Minggu (2/8) malam membuka Kejuaraan Bola Basket Asia untuk Wanita U-16 yang diselenggarakan oleh Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) dan Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI) di GOR Bola Basket Angkasa Pangkalan TNI AU, Kota Medan, Sumatera Utara. (foto:muchlis/kemenpora.go.id)
Medan: Menpora Imam Nahrawi hari Minggu (2/8) malam membuka Kejuaraan Bola Basket Asia untuk Wanita U-16 yang diselenggarakan oleh Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) dan Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI) di GOR Bola Basket Angkasa Pangkalan TNI AU, Kota Medan, Sumatera Utara. 

Pembukaan kejuaraan ditandai dengan pemukulan gendang yang dilakukan oleh Menpora, Presiden FIBA Sheikh Saud Ali Al-Thani, Sekjen FIBA Hagop Khajirian, Ketum PP PERBASI Danny Kosasih, Wagub Sumut Tengku Eri Nuradi, Konsulat Jenderal Tiongkok Zhu Hong Hai, dan Ketum Pengprov PERBASI Sumut sekaligus anggota DPR RI Sofyan Tan. 

Ini adalah tahun keempat digelarnya FIBA Asia U-16 yang digelar mulai 2 - 9 Agustus 2015. Kejuaraan ini terselenggara juga atas dukungan Kemenpora, Pemprov Sumut, dan Pemkot Medan. Ada 12 negara yang turut berpartisipasi, yang dibagi dalam dua level. Masing-masing level terdiri atas enam negara. Yakni, China, Jepang, Korea, China Taipei, India, Thailand, Hongkong, Indonesia (tuan rumah), Kazakhstan, Malaysia, Singapura, dan Uzbekistan. 

Acara diawali dengan tarian daerah yang dibawakan puluhan muda-mudi dari Sumut, dan dilanjutkan dengan gelar peserta dari semua negara. Ribuan penonton yang memadati GOR Angkasa bersorak-sorai ketika satu per satu peserta dari tiap negara memasuki lapangan. Setelah menyanyikan lagu Indonesia Raya,     

Wagub Sumut Eri Nuradi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada FIBA Asia dan PERBASI. "Dipilihnya Kota Medan sebagai penyelenggaraan kejuaraan ini merupakan penghargaan dan kebanggaan bagi masyarakat Sumut, khususnya pecinta bola basket. Selamat datang di Kota Medan dan nikmatilah keindahan alam, budaya, kuliner, dan keramahtamahannya," ujar Eri.  

Menurut Eri, kejuaraan ini akan memberi efek positif untuk pengembangan olahraga bola basket di Sumut dan Indonesia. "Terima kasih. Apapun hasilnya dan siapapun juaranya, harus bisa dijadikan semangat untuk tetap berprestasi lebih baik lagi," katanya. 

Presiden FIBA Sheikh Saud Ali Al-Thani dalam sambutannya mengucap rasa syukur dan penghargaannya kepada Indonesia dan semua peserta yang telah sukses menyelenggarakan kejuaraan basket tingkat Asia. "Terima kasih, dan bertandinglah secara sportif," tutur Sheikh Saud.  

Menpora yang didampingi Asisten Deputi Olahraga Prestasi Bosar Napitupulu menyampaikan kejuaraan ini sangat berarti dalam pengembangan dan peningkatan prestasi bola basket tanah air. "Selamat kepada para atlet dan ofisial dari berbagai negara, semoga mendapat kesan yang positif selama di Medan secara khusus, dan Indonesia pada umumnya. Kejuaraan ini harus dapat ikut mempromosikan budaya dan pariwisata Indonesia, apalagi ini level Asia yang diikuti oleh 12 negara. Tentu sangat membanggakan bagi Indonesia," ujar Menpora.

"Atas nama pemerintah, Kemenpora menyampaikan selamat kepada panitia penyelenggara. Semoga berjalan baik dan sukses. Dengan mengucap Bismillah, kejuaraan ini secara resmi saya buka," kata Menpora yang disambut aplaus para peserta dan ribuan audiens yang hadir.

Presiden: Indonesia Harus Jadi Contoh Hidup Rukun dan Damai

Makassar (Pinmas)— Presiden RI Joko Widodo mengemukakan, bangsa Indonesia yang merupakan salah satu negara muslim terbesar harus mampu menjadi contoh untuk hidup rukun dan damai.
“Kita juga harus menjadi contoh bagi masyarakat untuk dapat hidup rukun, dan damai,” kata Presiden Jokowi pada pembukaan muktamar Muhammadiyah ke-47 dan muktamar satu abad Aisyiyah di Lapangan Karebosi, Makassar, Senin (3/8).
Tampak hadir dalam pembukaan muktamar Muhammadiyah; Ibu Negara Ny. Iriana, Ketua MPRZulkifli Hasan, Ketua DPD Irman Gusman,  Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Perdagangan Saleh Husin dan Menteri PAN RB Yuddy Chrisnandi dan Ketua Umum Muhammadiyah Din Syamsuddin.
Pada pembukaan muktamar yang dihadiri ratusan ribu warga Muhammadiyah, Presiden juga mengajak Muhammadiyah untuk menjadikan Islam yang rahmatan lil alamin serta melihat kebhinekaan menjadi rahmat yang baik.
“Sebagai organisasi Islam yang berwawasan kemajuan, tetap menjalankan Islam yang berkemajuan. Jadikan perserikat Muhammadiyah yang menjadikan Islam sebagai rahmat bagi dunia,” katanya.
Presiden juga mengatakan, Muhammadiyah yang didirikan di Jogjakarta pada tahun 1912 telah berkontribusi dalam memajukan bangsa dan negara.
“Kontribusi Muhammadiyah sangat besar. Berapa juta orang yang menyelesaikan pendidikan di sekolah-sekolah Muhammadiyah, lalu koperasi, dan baitul mal. Kita terima kasih kepada Muhammadiyah telah berkontribusi pada negara ini,” ujarnya.
Ditambahkan kepala negara, bahwa Muhammadiyah sebagai organisasi Islam sangat memiliki peran besar dalam menyebarkan ajaran agama Islam di tanah air. Selain itu, Jokowi juga mengatakan bahwa tema yang diusung dalam muktamar ‘Islam Berkemajuan’ sangat relevan untuk kondisi Indonesia saat ini.

Sumber: www.kemenag.go.id

 
KEMENTERIAN DALAM NEGERI - KEMENTERIAN LUAR NEGERI - KEMENTERIAN PERTAHANAN - KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA - KEMENTERIAN KEUANGAN - KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL - KEMENTERIAN PERDAGANGAN - KEMENTERIAN PERTANIAN - KEMENTERIAN KEHUTANAN - KEMENTERIAN PERHUBUNGAN - KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN - KEMENTERIAN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI - KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM - KEMENTERIAN KESEHATAN - KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN - KEMENTERIAN SOSIAL KEMENTERIAN AGAMA - KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF - KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA - KEMENTERIAN RISET DAN TEKNOLOGI - KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL MENENGAH - KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP - KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK - KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI - KEMENTERIAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL - KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL - KEMENTERIAN BADAN USAHA MILIK NEGARA - KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT - KEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAH RAGA