Dalam waktu dekat PT Pertamina (Persero) bakal meluncurkan produk
Bahan Bakar Minyak (BBM) terbarunya untuk mesin diesel, yakni Solarlite.
Apalagi, Pertamina sudah sukses dengan BBM jenis Pertalite yang sudah
diluncurkan pada 2015.
Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Ahmad Bambang menjelaskan,
peluncuran Solarlite ini dilakukan ketika semua tes dan perizinan dari
Pemerintah sudah dikantongi. Tak jauh dengan Pertalite, Solarlite pun
tentunya harus memasuki tahapan uji coba baik dengan Ditjen Migas maupun
lembaga terkait lainnya.
"Ya secepatnya, ketika semua tes dan perizinannya siap," ucap Bambang kepada Okezone di Jakarta.
Namun, dirinya tidak dapat memastikan peluncuran Solarlite dapat
dilakukan pada semester I-2016 atau II-2016. Bambang hanya menyebut,
Pertamina akan mengikuti proses sebelum Solarlite diluncurkan.
"Insya Allah, proses tetap dijalankan," singkatnya
VP Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro mengatakan,
solar tersebut tidak termasuk dalam kategori BBM bersubsidi, namun
kualitasnya masih di bawah Pertamina Dex.
Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengaku
belum mengetahui jika Pertamina berencana mengeluarkan Bahan Bakar
Minyak (BBM) Solar jenis terbaru. Pasalnya, hingga saat ini belum ada
keterangan tertulis dari Pertamina.
"Suratnya terus terang saya belum baca, belum lihat ada solar jenis
baru yang diusulkan," kata Dirjen Migas Kementerian ESDM IGN Wiratmaja.
Lebih lanjut Wirat menyebut, jika Solar jenis baru tersebut jadi
diluncurkan, Pertamina wajib menerapkan mandatori 20 persen CPO pada
solar itu. Mandatori tersebut, sesuai dengan UU terkait penggunaan CPO.
sumber: www.bumn.go.id
Kamis, 25 Februari 2016
Langganan:
Posting Komentar (Atom)







0 komentar:
Posting Komentar