Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mendorong Duta Besar RI yang
baru untuk Tahta Suci Vatikan bisa mengangkat isu-isu aktual semisal LGBT dan perkawinan sejenis.
“Tahta
Suci Vatikan bisa menjadi salah satu rujukan kita, karena Indonesia
juga Negara yang religius,” ujar Menag saat menerima Dubes RI untuk
Vatikan Antonius Agus Sriyono di Kantor Kemenag Jalan Lapangan Banteng
Barat 3-4 Jakarta, Kamis (18/02). Kedatangan Dubes selain untuk pamit
bertugas di tempat barunya, juga ingin mendengar masukan dari Menteri
Agama terkait perannya sebagai dubes di Vatikan. Ikut mendampingi Menag,
Dirjen Bimas Katolik, Eusabius Binsasi dan Kabag Kerjasama Luar Negeri,
Agus Soleh
Menag berharap, jika memungkinkan, antara Indonesia
dan Tahta Suci Vatikan ada kerja sama pertukaran tokoh agama. Menag
berharap ada pemuka Vatikan yang hendak melihat lebih dekat kehidupan
keagamaan Negara kita, di tengah keragaman.
“Bahwa di sebuah
negara dengan penduduk Islam terbesar di dunia, tapi dikenal sangat
majemuk dan plural. Atau ada tokoh-tokoh dari Indonesia bisa mempelajari
Vatikan; bagaimana kehidupan para pemimpin Katolik mengelola negara dan
Umat Katolik sedunia,” imbuh Menag.
Dalam pertemuan tersebut,
Menag berdoa dan berharap, Dubes Agus mampu menjalankan misinya dengan
baik, yakni menjaga dan memelihara hubungan baik kedua negara.
Sesuai
rencana, ujar Agus, dirinya akan berangkat ke Vatikan untuk memulai
tugasnya sebagai duta besar tanggal 21 Pebruari 2016 mendatang.
sumber: www.kemenag.go.id
Kamis, 18 Februari 2016
Langganan:
Posting Komentar (Atom)







0 komentar:
Posting Komentar