Presiden Jokowi mengapresiasi Kementerian ESDM untuk penandatangan
kontrak lebih cepat 7 bulan. Pemerintah harus meninggalkan pola pola
lama dalam pengurusan kontrak, sudah tidak jamannya lagi, kontrak
ditanda tangani pada bulan Agustus – September. Kontrak diharapkan tidak
hanya cepat tetapi berkualitas.
“Tahun 2015 realisasi anggaran
Kementerian ESDM hanya 64%, tahun ini saya sudah bisiki Menteri ESDM
minimal 90%, dengan penandatangan kontrak hari ini harus tercapai” ujar
Jokowi.
Tidak hanya realisasi anggaran yang disikapi oleh
Presiden, fokus pemerintah saat ini harus berubah untuk mencapai
manfaat yang maksimal untuk masyarakat yaitu : energi, pangan dan
infrastruktur. Semangat membangun dan percepatan kerja tidak bisa
sendiri, harus didukung oleh semua pihak. Pemerintah pusat bekerja sama
dengan pemerintah daerah, pemerintah daerah juga harus cepat
menyelesaikan masalah, tidak hanya kajian.
Presiden berpesan
untuk hasil kontrak ini haruslah menyerap tenaga sebanyak
banyaknya,melibatkan kontraktor2 lokal, agar ekonomi daerah jalan dan
menggunakan produk-produk dalam negeri, batasi barang impor. “Birokrasi
harus menjadi solusi dari permasalahan” tegas Jokowi.
sumber: www.esdm.go.id
Senin, 29 Februari 2016
Langganan:
Posting Komentar (Atom)







0 komentar:
Posting Komentar