Pemerintah Indonesia – Belanda menyelenggarakan Joint Steering Committee
yang membahas permasalahan air di Indonesia, Senin (22/2). Staf Ahli
Menteri PUPR Bidang Ekonomi dan Investasi Rido Matari Ichwan membuka
acara tersebut bersama dengan Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup dan
Kehutanan (LHK) Agus Sustianto, Perwakilan dari Water Indonesia and The Netherlands Simon Warmendam dan turut hadir Secretary General of The Ministry of Infrastructure and The Environment of The Kingdom of The Netherlands Lidewijde Ongering.
Ridho mengatakan, joint steering committee kerjasama
Indonesia - Belanda dalam bidang air, sudah dimulai sejak 2001. Acara
yang berlangsung selama dua hari tersebut, pada hari pertama diisi
dengan diskusi panel yang dibagi menjadi tiga kelompok dengan tema yang
berbeda yaitu Water Management, Water For Food and Ecosystem, Water Supply and Sanitation. Selanjutnya dari diskusi hari ini akan dilaporkan besok yang akan dipimpin oleh Sekjen.
Kerjasama komite Indonesia - Belanda terdiri dari Kementerian PUPR,
Kementerian LHK, Kemendagri dan Kementerian Kelautan dan Perikanan
(KKP) dan The Ministry of Infrastructure and the Environment The Netherlands.
Salah satu tujuan acara ini adalah adalah menemukan solusi permasalahan
air, kemudian disusun sebagai masukan penyusunan RPJMN dan Rencana
Strategis (Renstra).
Ridho menjelaskan, pada diskusi panel kelompok I membahas Water Management, antara lain National Capital Integrated Coastal Development atau yang dikenal dengan Giant Seawall, Developing Young Water Professional in Indonesia dan Indonesia – Netherlands Water Challenge.
Diskusi kelompok II membahas Water for Food and Ecosystems, contoh
yang diambil adalah pencemaran air di Sungai Citarum akibat aktivitas
sehari-hari, Sungai Moyo di NTB akibat vegetasi dan Sungai Limboto di
Gorontalo karena eceng gondok. Lalu diskusi kelompok III membahas Water Supply and Sanitation, soal membersihkan
teluk di Jakarta akibat pencemaran. Nanti akan dibahas mengenai
teknologi sebagai upaya yang akan dipakai Ditjen Cipta Karya, dan
program lain seperti program Water Professional dan Water Challenge, Water Challenge nantinya akan dikelola oleh BPSDM.
sumber: www.pu.go.id
Senin, 22 Februari 2016
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 komentar:
Posting Komentar