Tim Ekspedisi Kemanusiaan Kelompok Marjinal (EKKM) 2014, memasuki Etape IV di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat (Sumbar). Setelah sebelumnya menyelesaikan berbagai kegiatan di Etape III, di Provinsi Riau.
Kesuksesan suatu wilayah, tidaklah diukur oleh kehebatan ekonominya, tetapi seberapa besar komunikasi antarwarga, rasa saling percaya, dan kohesivitas sosial yang terwujud dalam hidup keseharian mereka, ” kata Pelasana EKKM 2014, Nahar yang ikut bersama dalam perjalanan malam menuju Sumbar, Kamis (30 /1/2014). Kondisi di atas, kata dia, yang dipenuhi cinta kasih, tiada tempat untuk kebencian meruakan kekuatan bagi terwujudnya kesejahteraan sosial dalam bingkai NKRI. “Hal inilah yang menjadi kristalisasi dari komptemplasi dan perjalanan di etape III menuju ke etape IV, ” ujarnya.
Oleh karena itu, sudah saatnya di setiap benak warga di kedepankan nilai-nilai kearifan lokal walaupun masa sudah berubah. Karya nyata untuk negeri, sekaligus menjadi dasar dari ciri-ciri hidup berbangsa dan bernegara.
Segenap komponen harus saling bahu-membahu, agar persoalan bangsa segera diatasi. Juga, saling membelajarkan diri agar mampu mewujudkan kesejahteraan sesungguhnya. Hal itu, terlihat dengan tercukupi sandang, pangan dan rasa aman. “Inilah hakikat kesejahteraan sosial seperti diamanatkan Konstitusi negara, ” tandasnya. Tim Ekspedisi melanjutkan ke kota Payakumbuh, karena dinilai sebagai kota yang mengarah sebagai kota sejahtera, dimana terdapat pelayanan terpadu bagi warga rentan. “Warga rentan adalah mereka yang memiliki keterbatasn akses dalam pemenuhan kebutuhan dasar hidup, ” katanya. Didampingi Wakil Kota Riza Falepi, Wakil Walikota Suwandel Muchtar, Kadinsos Yummardius menyerahkan paket bantuan. Diawali peletakan batu pertama pembangunan rumah lanjut usia (lansia) dalam program bedah rumah, dilanjutkan dengan pengobatan massal warga lansia di sekitar lokasi, serta penyerahan simbolis bantuan 3 unit Mobil Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) untuk Kota Payakumbuh, 1 unit Rescue Tactical Unit (RTU) untuk Bukittinggi dan mobil dumlap/dapur umum lapangan 2 unit, 700 voucher dari Matahari berupa pakaian, tim medis untuk pengobatan berasal dari Yaysan Surya kebenaran dengan 12 tim medis.
Sumber : Kemensos
|
Jumat, 31 Januari 2014
Menuju Kota Ramah Sosial di Payakumbuh
07.49.00
No comments
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 komentar:
Posting Komentar