usaha berhasil

Jumat, 31 Januari 2014

Bali Tuan Rumah Konfrensi Perdamaian Dunia


Menpora Roy Suryo menerima pin dari Presiden Komite Perdamaian Dunia (World Peace Committee/WPC), Djuyoto Suntani hari Jumat (30/1) sore. (foto: bagus/kemenpora.go.id)
Menpora Roy Suryo menerima pin dari Presiden Komite Perdamaian Dunia (World Peace Committee/WPC), Djuyoto Suntani hari Jumat (30/1) sore. (foto: bagus/kemenpora.go.id)
Jakarta: Hari Jumat (30/1) sore, Menpora Roy Suryo didampingi Plt Sesmenpora Alfitra Salamm, Staf Ahli Bidang Informasi dan Komunikasi Kemenpora, Amung Mamun menerima Presiden Komite Perdamaian Dunia (World Peace Committee/WPC), Djuyoto Suntani dan beberapa pengurus lainnya di ruang kerja Menpora, Lantai 10 Kemenpora, Jakarta. 
Pertemuan tersebut untuk membicarakan masalah Indonesia yang akan menjadi tuan rumah Konferensi Perdamaian Dunia di Bali, Juli mendatang. Djuyoto Suntani menjelaskan, dalam konferensi ini akan hadir para kepala atau perwakilan kepala negara. Dialog juga dilakukan dengan media teleconferenceuntuk kepala negara yang berhalangan hadir. Menurutnya, ada tiga tujuan yang ingin dicapai dari konferensi ini, yaitu menciptakan bahasa dunia, etika dunia, dan hari raya umat manusia sedunia. Semua digelar untuk mewujudkan perdamaian di muka bumi. 
"Karena belum pernah ada bahasa dunia dan kita merasa perlu ada bahasa dunia. Nah, pada konferensi nanti sifatnya mendekelarasikan, makanya ada komite bahasa," kata Suntani. 
Sementara itu, mengenai etika dunia, perlu dirumuskan dan disepakati secara bersama. Sebab  selama ribuan tahun dunia tidak memiliki etika yang disepakati bersama. Tak adanya etika dunia, dianggap sebagai pemicu konflik, bahkan perang antarnegara."Kalau ada etika, maka dunia akan harmonis. Kita hidup cuma sekali, harus punya peradaban yang beretika," ujar dia. Konferensi itu juga akan dideklarasikan Hari Raya Umat Manusia Sedunia. Hari raya itu nantinya dapat dijadikan waktu untuk bersama-sama merenung, mewujudkan, dan mempertahankan perdamaian. 
Menanggapi rencana tersebut Menpora Roy Suryo sangat mendukung penuh kegiatan tersebut, untuk lebih mengarah dalam bidang pemuda, maka Menpora meminta bisa disinergikan kegiatan pemuda dalam acara tersebut. "Saya dukung dan memberika apresiasi terhadap kegiatan ini, hanya biara rana pemuda nya ada, saya harap ada kegiatan pemuda dalam rangkaian acara tersebut," kata Menpora. (amr)

Sumber : Kemenpora

0 komentar:

Posting Komentar

 
KEMENTERIAN DALAM NEGERI - KEMENTERIAN LUAR NEGERI - KEMENTERIAN PERTAHANAN - KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA - KEMENTERIAN KEUANGAN - KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL - KEMENTERIAN PERDAGANGAN - KEMENTERIAN PERTANIAN - KEMENTERIAN KEHUTANAN - KEMENTERIAN PERHUBUNGAN - KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN - KEMENTERIAN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI - KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM - KEMENTERIAN KESEHATAN - KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN - KEMENTERIAN SOSIAL KEMENTERIAN AGAMA - KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF - KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA - KEMENTERIAN RISET DAN TEKNOLOGI - KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL MENENGAH - KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP - KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK - KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI - KEMENTERIAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL - KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL - KEMENTERIAN BADAN USAHA MILIK NEGARA - KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT - KEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAH RAGA