usaha berhasil

Minggu, 19 Januari 2014

Mendikbud Lakukan Kunjungan Kerja ke London


Senin, 20/01/2014 - 06:25
Jakarta, Kemdikbud --- Selama dua hari, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh melakukan kunjungan kerja ke London, Inggris. Dua agenda penting Mendikbud selama berada di London yaitu berdiskusi dengan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Inggris dan menghadiri Education World Forum (EWF) 2014.
Mendikbud M. Nuh berangkat ke London pada Sabtu, (18/1/2014), dari bandara internasional Soekarno Hatta. Kemudian pada Minggu malam, (19/1/2014), waktu setempat, dilakukan pertemuan dan diskusi dengan PPI Inggris di kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di London. Dalam diskusi tersebut, Mendikbud menjawab pertanyaan seputar beasiswa Bidikmisi, Kurikulum 2013, dan biaya pendidikan di Indonesia.
Kemudian hari ini, Senin, (20/1/2014,) Mendikbud melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Ilmu Pengetahuan dan Perguruan Tinggi Inggris, David Willetts. Dalam pertemuan bilateral itu, Mendikbud menjelaskan, Kemdikbud telah berdiskusi secara intensif dengan beberapa perguruan tinggi terbaik di Inggris, di antaranya Exeter University, School of Studi Oriental dan Afrika (SOAS), dan Oxford University. Diskusi tersebut membahas kemungkinan untuk mengembangkan Pusat Studi Indonesia. Bahkan, kelas Bahasa Indonesia telah dibuka di Universitas Exeter.
"Kami berencana untuk meningkatkan kegiatan di lembaga-lembaga Pusat Studi Indonesia dengan melakukan serangkaian seminar, simposium, pameran budaya, pertukaran dosen, dan lain-lain,” ujar Mendikbud di London, (19/1/2014).
Mendikbud juga mengajak Kementerian Ilmu Pengetahuan dan Perguruan Tinggi Inggris untuk menguatkan komitmen kerja sama melalui pertemuan Joint Working Group (JWG). Pertemuan JWG pertama tentang pendidikan antara kedua negara telah dilakukan pada tahun 2012 di London.
“Untuk pertemuan JWG berikutnya, Indonesia ingin mengajak perwakilan Inggris untuk datang ke negara kita. Sebaiknya pada semester pertama 2014, untuk mengevaluasi dan memberi perincian lebih lanjut kerjasama kami,” tutur Mendikbud.
Usai pertemuan bilateral dengan Menteri Ilmu Pengetahuan dan Perguruan Tinggi Inggris, Mendikbud mengikuti pembukaan Education World Forum (EWF) 2014. Mendikbud mendapat tugas untuk menyimpulkan hasil perdebatan mengenai pendidikan (to school or not to school) dari sejumlah pakar pendidikan dunia.
"Mendikbud mendapat tugas tersebut bersama peraih penghargaan pendidikan (Wise Prize for Education) dari Kolumbia, Vicky Colbert, dan dari India, Ramji Raghavan," ujar Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemdikbud, Ibnu Hamad, di Jakarta, (18/1/2014).
EWF adalah pertemuan tahunan untuk menteri pendidikan dan delegasi langsung mereka yang merupakan forum menteri yang diakui secara internasional untuk memperdebatkan/mendiskusikan praktik masa depan dalam dunia pendidikan dan merupakan acara tertutup dengan undangan resmi.
Tahun ini EWF diadakan pada tanggal 19-22 Januari 2014 dan dihadiri oleh 101 menteri terdaftar, lebih dari 60 pembicara internasional dan lebih dari 90 negara yang diwakili. (Desliana Maulipaksi)
Sumber : Kemendikbud

0 komentar:

Posting Komentar

 
KEMENTERIAN DALAM NEGERI - KEMENTERIAN LUAR NEGERI - KEMENTERIAN PERTAHANAN - KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA - KEMENTERIAN KEUANGAN - KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL - KEMENTERIAN PERDAGANGAN - KEMENTERIAN PERTANIAN - KEMENTERIAN KEHUTANAN - KEMENTERIAN PERHUBUNGAN - KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN - KEMENTERIAN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI - KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM - KEMENTERIAN KESEHATAN - KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN - KEMENTERIAN SOSIAL KEMENTERIAN AGAMA - KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF - KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA - KEMENTERIAN RISET DAN TEKNOLOGI - KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL MENENGAH - KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP - KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK - KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI - KEMENTERIAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL - KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL - KEMENTERIAN BADAN USAHA MILIK NEGARA - KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT - KEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAH RAGA