usaha berhasil

Minggu, 19 Januari 2014

Penanganan Tanggap Darurat Sinabung


Senin , 20 Jan 2014 
Intensitas vulkanik Gunung Sinabung yang terletak di Kecamatan  Namantran, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara saat ini masih tinggi, erupsi beberapa kali dalam sehari masih terjadi yang disertai luncuran awan panas ke arah Tenggara-Selatan, hingga radius 5 km dan 7 km di sisi Tenggara jalur awan panas, sebagian besar masyarakatnya telah diungsikan.

Berdasarkan data dari BNPB, letusan Gunung Sinabung mengakibatkan penduduk di empat kecamatan mengungsi. Yaitu, Kecamatan Payung, Kecamatan Simpang Empat, Kecamatan Namantran, dan Kecamatan Tiganderket, yang meliputi 28 Desa dan 2Dusun.

Adapun pola penanganan tanggap darurat yang dilakukan adalah koordinasi di lapangan dilaksanakan BNPB dengan melibatkan BPBD Provinsi dan Satlak PB Kabupaten Karo, termasuk unsur TNI dan Polri, Pemda/Muspida Kabupaten Karo. Sedangkan keterlibatan Kementerian Pekerjaan Umum adalah mendukung upaya penanganan tanggap darurat yang dilakukan BPBD Provinsi dan Satlak PB Kabupaten Karo. Bantuan Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum 7 (tujuh)  unit Mobil Tangki Air (MTA) yaitu untuk Losd Tiga Binanga, Losd Tanjung Pulo, Losd Tanjung Mbelang, dan Losd Desa Perbesi.

Pengerahan barang/peralatan ke-Cipta Karya-an dari Depo Medan, penyebaran dan pemasangannya berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Karo yang didukung oleh Satuan Kerja dan Satgas Tanggap Darurat Direktorat Jenderal Cipta Karya, baik yang berasal dari Sumatera Utara maupun dari Pusat.

Berdasarkan SK Bupati Karo No: 361/001/Bakesbang/2014, penetapan status tanggap darurat erupsi bencana Gunung Sinabung di empat Kecamatan meliputi 23 desa dan 2  dusun diperpanjang sampai tanggal 18 Januari 2014.

Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum selain memberikan tujuh  unit Mobil Tangki Air (MTA), juga telah menyediaan barang/peralatan di Depo Tanjung Morawa, Medan yang sewaktu-waktu siap dimobilisasi ke lokasi bencana.

Status tanggal, 19 Januari 2014. Langkah-langkah yang dilakukan Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum, sebagai berikut :

Telah beroperasi di lokasi pengungsian, 15 unit Mobil Tangki Air, 1 unit Dump Truck, dan 1 unit Truck Tinja. Terdiri dari 7 unit dari Depo Ditjen Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum di Tanjung Morawa, Medan; 3  unit dari PDAM Tirta Nadi Medan; 2 unit dari PDAM Berastagi; 3 unit dari PMI; 1 unit Truck Tinja dari Depo Ditjen Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum di Tanjung Morawa, Medan; 1 unit Dump Truck dari Depo Ditjen Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum di Tanjung Morawa, Medan.

Mobil Tangki Air tersebut, melayani kebutuhan air bersih di 41 titik pengungsi, sampai pukul
22.00 WIB di wilayah Kaban Jahe dan Berastagi. Juga telah terpasang dan dimanfaatkan oleh pengungsi yang tersebar di wilayah Kaban Jahe, dan Berastagi sebanyak 81 unit Hidran Umum; 46 unit WC; 23 unit Tenda Hunian Darurat (THD); dan 520 unit jerigen.

Upaya lainnya yakni telah terbangun dan beroperasi terminal air (Pipa Curah) di Kantor Dinas PU Kabupaten Karo. Terminal air tersebut dibangun untuk memudahkan jarak tempuh pengisian air bersih ke Mobil Tangki Air.

Pada tanggal 10 Januari 2014, Satgas Direktorat Jenderal Cipta Karya, telah memasang penambahan 6 unit Hidran Umum (HU), dan 2 unit WC (@ 2 pintu) di Pos Pengungsi Lau Kumba, Desa Lau Gumba Berastagi. HU dan WC sudah dimanfaatkan oleh pengungsi.

Pada tanggal, 16 Januari 2014, Satgas Direktorat Jenderal Cipta Karya, telah memasang penambahan 6 unit Hidran Umum (HU), dan 4 unit WC (@ 2 pintu), di lokasi pengungsi Maka Mehuli, Jalan Samura Kabanjahe, saat ini telah dimanfaatkan oleh pengungsi;

Pada tanggal 17 Januari 2014 , Satgas Direktorat Jenderal Cipta Karya, melakukan pemasangan 2 unit Hidran Umum (HU), dan 2 unit WC (@ 2 pintu), di lokasi pengungsi Siabangabang.

Pada tanggal 18 Januari 2014, telah dimobilisasi, penambahan barang/peralatan ke Dinas PU Kabupaten Karo, berupa : 30 unit Hidran Umum; 30 unit WC Knock down;  30 unit Tenda Hunian Darurat (THD); 2 unit Toilet Mobile, dimobilisasi dari Gudang Cipta Karya-PU Pusat, Bekasi.

Pada tanggal 19 Januari 2014, telah dimobilisasi, penambahan 2 unit Mobil Tangki Air, ke Dinas PU Kabupaten Karo.

Persediaan (Stock) Barang/peralatan di Gudang Tanjung Morawa, Medan, adalah 2 unit Mobil Tangki Air (MTA); 90 unit Hidran Umum (HU); 50 unit WC ; 1 unit Dump Truck; 50 Tenda Hunian Darurat (THD). Sedangkan di Posko Kantor Dinas PU Kabupaten Karo, adalah 30 unit Hidran Umum (HU); 30 unit Tenda Hunian Darurat (THD); 30 unit WC .

Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum juga mengerahkan personil Satgas Tanggap Darurat Bencana Ditjen Cipta Karya yang ada dilokasi dan yang dapat mobilisasi. (satgas tanggap darurat/ind)

Sumber : Kemen PU (Pusat Komunikasi Publik 200114)  

0 komentar:

Posting Komentar

 
KEMENTERIAN DALAM NEGERI - KEMENTERIAN LUAR NEGERI - KEMENTERIAN PERTAHANAN - KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA - KEMENTERIAN KEUANGAN - KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL - KEMENTERIAN PERDAGANGAN - KEMENTERIAN PERTANIAN - KEMENTERIAN KEHUTANAN - KEMENTERIAN PERHUBUNGAN - KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN - KEMENTERIAN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI - KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM - KEMENTERIAN KESEHATAN - KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN - KEMENTERIAN SOSIAL KEMENTERIAN AGAMA - KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF - KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA - KEMENTERIAN RISET DAN TEKNOLOGI - KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL MENENGAH - KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP - KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK - KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI - KEMENTERIAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL - KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL - KEMENTERIAN BADAN USAHA MILIK NEGARA - KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT - KEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAH RAGA