18 Desember 2013
Dilihat: 2
JAKARTA –
Sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba yang dilaksanakan oleh
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara
dan Reformasi Birokrasi (PANRB)meriah. Menteri PANRB Azwar Abubakar tak
beranjak dari tempat duduknya, menyaksikan sosialisasi yang dilakukan
oleh Brigjen Pol. Victor Pudjiadi yang sangat atraktif.
Cara itu rupanya dipilih untuk
menghindari kejenuhan peserta, mulai dari jajaran Solidaritas Isteri
Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB), DWP Kementerian PANRB, DWP ANRI, DWP
BKN, DWP LAN, serta DWP BPKP. Gaya pesulap kadang ditampilkan Viktor,
yang juga membawa ‘Michael Jackson’ Indonesia dan Putri Indonesia 2013
perwakilan DKI Jakarta Kartika Berliana Tjakradidjaja.
Pemaparan yang mirip dengan gaya ‘tukang
obat’ yang keliling kampung-kampung dengan menghadirkan atraksi-atraksi
menarik untuk mengundang massa, baru kemudian menawarkan dagangannya
menjadi daya tarik tersendiri. Bedanya, yang dilakukan Victor adalah
kampanye pencegahan penyalahgunaan narkoba. Tak terbayang kalau dia
menyampaikannya dengan cara konvensional, melalui pidato, atau pemaparan
seperti seminar-seminar. Rasanya peserta yang kebanyakan kaum hawa ini
tak akan betah.
Namun tidak demikian halnya sosialisais
yang berlangsung di Kementerian PANRB, Selasa (17/12). Menteri Azwar
Abubakar pun tetap duduk di bangkunya, meski semalaman kurang tidur,
sehabis mengikuti rapat panitia kerja RUU Aparatur Sipil Negara (ASN)
dengan Komisi II DPR. “Rasa capek saya hilang dengan mengikuti
sosialisasi ini,” ucapnya ketika didaulat untuk memberikan sambutan usai
Victor menyampaikan paparan.
Bahkan, Azwar mengapresiasi cara-cara
yang dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam melaksanakan
sosialisasi ini. Sebab, pencegahan lebih baik dan harus dilakukan
ketimbang sepuluh tahun mendatang menjadi korban penyalahgunaan
narkoba. Kepada para peserta sosialisasi, Menteri berpesan agar para
ibu memebrikan makanan dari rejeki yang halal kepada anak-anaknya dan
kepada anak yatim. “Ini merupakan cara untuk mencegah penyalahgunaan
narkoba, sekaligus memberantas korupsi,” ujarnya.
Sebelumnya, Penasehat I DWP Kementerian
PANRB Meutia Azwar Abubakar menyatakan, DWP harus siap dan mampu
berperan aktif menuju pembangunan yang berkelanjutan. Karena itu,
ibu-ibu harus mempunyai wawasan luas untuk membina anak-anak untuk
menjadi generasi yang berkualitas. “Sebagai pendamping suami yang baik,
sesibuk apapun seorang ibu harus punya waktu berkomunikasi dengan
anak-anak. Kalau punya masalah agar dipecahkan bersama-sama,” ujarnya.
Salah satu Ketua SIKIB, Ratna Joko Suyanto yang juga menghadiri acara sosialisasi tersebut menambahkan, sosialisasi kali ini merupakan rangkaian kegiatan SIKIB dan DWP yang telah melakukan hal serupa, bersama dengan BNN.
BNN pun tidak sendiri, tetapi juga
menggandeng Putri Indonesia tahun 2013 perwakilan DKI Jakarta Kartika
Berliana Tjakradidjaja sebagai duta anti narkoba. “Sosialisasi ini tepat
sasaran, karena bagaimanapun letak permasalahan dimulai dari keluarga,”
ujar gadis yang aktif mulai bulan Februari 2013. Dia mengaku telah
berkeliling ke 33 provinsi untuk menjadi agent of change. (bby/HUMAS MENPANRB)






0 komentar:
Posting Komentar