Makassar (Pinmas) —- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengingatkan agar forum rapat kerja Kanwil Kementerian Agama dilakukan secara efektif dan produktif. Menag minta agar rapat kerja fokus pada program yang berkaitan erat dengan tugas dan fungsi Kementerian Agama dalam pembangunan bidang agama.
“Kita harus selalu berinovasi dan berkreasi dalam pelaksanaan tugas. Kita juga harus meningkatkan kepekaan terhadap tanggung jawab sebagai ASN Kementerian Agama,” pesan Menag dihadapan peserta Rapat Kerja Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan di Asrama Haji Sudiang Makassar, Senin (11/04). Selaian para pejabat Kanwil Sulsel, acara ini dihadiri juga oleh Ketua MUI Sulsel KH Sanusi Bacco, Wagub Sulsel Agus Arifin Nu’mang, dan Sekjen Kemenag Nur Syam.
Agar lebih peka dan memahami problem lingkungannya, Menag mendorong aparaturnya untuk menjadikan media sebagai mata dan telinga. Dengan demikian, ASN Kemenag dapat melihat apa yang terjadi di sekitarnya, khususnya yang menyangkut masalah keagamaan.
Terkait masalah haji, Menag memahami panjangnya antrian calon jamaah haji di Sulawesi Selatan. Karenanya, Menag meminta masyarakat yang sudah berhaji dapat memberi kesempatan kepada orang lain yang belum berhaji. “Hukum melaksanakan haji bagi orang yang sudah berhaji itu sunnah. Karenanya, berilah kesempatan kepada saudara – saudara kita yang belum berhaji karena kuotanya terbatas,” pesan Menag.
Kakanwil Kemenag Sulsel dalam laporannya menyampaikan bahwa rapat kerja ini diikuti oleh seluruh jajaran pejabat di Kanwil Kemenag Sulsel, Kepala Kankemenag Kab./Kota beserta jajarannya, dan para Kepala Satuan Kerja. Rakernas kali ini mengangkat tema “Meneguhkan Revolusi Mental untuk Kementerian Agama yang Bersih dan Melayani menuju Suawesi Selatan terkemuka di Indonesia berdasarkan Kearifan Lokal”.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sulsel H. Agus Arifin Nu’mang dalam sambutannya menyampaikan bahwa Sulawesi Selatan bersama Kanwil Kementerian Agama Sulsel terus melaksanakan pembinaan keagamaan, sehingga para penganut agama dapat hidup rukun dan damai. Terkait layanan jamaah haji, Pemprov Sulsel tahun ini telah membuat jalur cepat ke bandara sehingga hanya butuh waktu 5 menit dari Asrama Haji untuk sampai ke bandara. “Hal ini merupakan terobosan baru untuk memberikan kemudahan dalam pelayanan calon jamaah haji,” imbuhnya.
Sumber: www.kemenag.go.id
“Kita harus selalu berinovasi dan berkreasi dalam pelaksanaan tugas. Kita juga harus meningkatkan kepekaan terhadap tanggung jawab sebagai ASN Kementerian Agama,” pesan Menag dihadapan peserta Rapat Kerja Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan di Asrama Haji Sudiang Makassar, Senin (11/04). Selaian para pejabat Kanwil Sulsel, acara ini dihadiri juga oleh Ketua MUI Sulsel KH Sanusi Bacco, Wagub Sulsel Agus Arifin Nu’mang, dan Sekjen Kemenag Nur Syam.
Agar lebih peka dan memahami problem lingkungannya, Menag mendorong aparaturnya untuk menjadikan media sebagai mata dan telinga. Dengan demikian, ASN Kemenag dapat melihat apa yang terjadi di sekitarnya, khususnya yang menyangkut masalah keagamaan.
Terkait masalah haji, Menag memahami panjangnya antrian calon jamaah haji di Sulawesi Selatan. Karenanya, Menag meminta masyarakat yang sudah berhaji dapat memberi kesempatan kepada orang lain yang belum berhaji. “Hukum melaksanakan haji bagi orang yang sudah berhaji itu sunnah. Karenanya, berilah kesempatan kepada saudara – saudara kita yang belum berhaji karena kuotanya terbatas,” pesan Menag.
Kakanwil Kemenag Sulsel dalam laporannya menyampaikan bahwa rapat kerja ini diikuti oleh seluruh jajaran pejabat di Kanwil Kemenag Sulsel, Kepala Kankemenag Kab./Kota beserta jajarannya, dan para Kepala Satuan Kerja. Rakernas kali ini mengangkat tema “Meneguhkan Revolusi Mental untuk Kementerian Agama yang Bersih dan Melayani menuju Suawesi Selatan terkemuka di Indonesia berdasarkan Kearifan Lokal”.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sulsel H. Agus Arifin Nu’mang dalam sambutannya menyampaikan bahwa Sulawesi Selatan bersama Kanwil Kementerian Agama Sulsel terus melaksanakan pembinaan keagamaan, sehingga para penganut agama dapat hidup rukun dan damai. Terkait layanan jamaah haji, Pemprov Sulsel tahun ini telah membuat jalur cepat ke bandara sehingga hanya butuh waktu 5 menit dari Asrama Haji untuk sampai ke bandara. “Hal ini merupakan terobosan baru untuk memberikan kemudahan dalam pelayanan calon jamaah haji,” imbuhnya.
Sumber: www.kemenag.go.id






0 komentar:
Posting Komentar