usaha berhasil

Jumat, 04 Maret 2016

Menag Resmikan Gedung FEBI UIN Raden Fatah

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meresmikan Gedung Kuliah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah, di Gedung Akademik Center, Kampus A, Lingkungan UIN Raden Fatah, Kota Palembang, Jum’at (04/03).

Dalam kesempatan tersebut, Menag yang didampingi Staf Khusus Hadi Rahman dan Dir Diktis Amtsal Bachtiar, juga memberi Kuliah Umum di depan mahasiswa dan civitas akademika UIN Raden Fatah.

Menag melihat, UIN Raden Fatah mampu bersaing, berkembang dan terus berbenah menjadi lebih baik. “Saya bersyukur, UIN Raden Fatah menambah fakultas dan gedung baru. Ini salah satu bukti, bahwa keberadaan UIN Raden Fatah diakui dan manfaatnya semakin terasa kepada masyarakat dan dan bangsa,” terang Menag.

Menag menyatakan, banyak lembaga pendidikan binaan Kemenag yang sekarang mampu bersaing dengan lembaga pendidikan umum. Bahkan ada yang lebih unggul. “Hari ini, kita memasuki era Masyarakat Ekonomi ASEAN. Dan diera globalisasi ini, persaingan, rivalitas dan tantangan semakin berat. Untuk itu, persiapkan diri kita untuk menyongsongnya,” pesan Menag.

“Harapan saya, FEBI mampu melahirkan sarjana-sarjana yang berdaya saing dan dibutuhkan masyarakat dan bangsa ini,” imbuhnya.

Menag melihat, studi ekonomi dan bisnis Islam tumbuh dengan pesat seiring berkembangnya jenis usaha di bidang Ekonomi Syari’ah. Menurut Menag, hal ini merupakan potensi sekaligus tantangan bagi civitas akademika UIN. “Relevansi dan signifikansi FEBI sangat luar biasa. Semoga benar-benar mampu menjawab tantangan yang ada dan mampu pro aktif dalam mensejahterakan diri, masyarakat, dan bangsa,” tuturnya.

Sehubungan itu, Menag meminta agar Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) berbasis riset, tidak top down. Dengan demikian, program KKN relevan kebutuhan masyarakat. “Riset menjadi keniscayaan. Salah satu problem terbesar masyarakat saat ini adalah dalam bidang ekonomi,” kata Menag.

“Jadi, sudah benar, jika FEBI pada khususnya dan civitas akademika pada umumnya menyiapkan diri sebaik mungkin untuk menyongsong era globalisas ini,” katanya lagi.

Menag meyakini, PTAI dibutuhkan masyarakat untuk menjawab tantangan zaman. Karenanya, potensi yang ada harus dijadikan tantangan bersama untuk selalu berjalan ke arah yantg lebih baik.  “Gedung baru FEBI ini merupakan salah satu upaya kita dalam merespon tantang zaman.

sumber: www.kemenag.go.id

0 komentar:

Posting Komentar

 
KEMENTERIAN DALAM NEGERI - KEMENTERIAN LUAR NEGERI - KEMENTERIAN PERTAHANAN - KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA - KEMENTERIAN KEUANGAN - KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL - KEMENTERIAN PERDAGANGAN - KEMENTERIAN PERTANIAN - KEMENTERIAN KEHUTANAN - KEMENTERIAN PERHUBUNGAN - KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN - KEMENTERIAN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI - KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM - KEMENTERIAN KESEHATAN - KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN - KEMENTERIAN SOSIAL KEMENTERIAN AGAMA - KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF - KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA - KEMENTERIAN RISET DAN TEKNOLOGI - KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL MENENGAH - KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP - KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK - KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI - KEMENTERIAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL - KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL - KEMENTERIAN BADAN USAHA MILIK NEGARA - KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT - KEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAH RAGA