Membangun Indonesia dari pinggiran tetap
menjadi fokus prioritas dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan
Rakyat (PUPR). Agenda Nawacita ini telah dimasukkan dalam Rencana
Strategis Kementerian PUPR Tahun 2015-2019, dan dijabarkan ke dalam
agenda perencanaan kewilayahan dan kerangka anggaran hingga 2019.
Di tahun 2016, Kementerian PUPR melanjutkan penanganan jalan paralel
mulai dari Temajuk sampai Sei Ular. Untuk Kalimantan Barat menembuskan
sisa yang belum tembus dari Temajuk - Nanga Era (batas Kalimantan Timur)
termasuk penanganan akses perbatasan dengan melakukan pelebaran menuju
Pos Lintas Batas yaitu di Aruk, Entikong dan Nanga Badau, serta
rekonstruksi ruas jalan Sei Kelik - Siduk - Ketapang untuk mendukung
Wilayah Pengembangan Strategis (WPS) Ketapang dan Sail Karimata maupun
penanganan sejumlah ruas jalan dan jembatan di Kabupaten-Kabupaten
Perbatasan seperti di Sambas, Sanggau, Kapuas Hulu, maupun Bengkayang.
Sedangkan fokus perbatasan di Kalimantan Timur, Kementerian PUPR
bersama-sama dengan Zeni TNI AD menggarap pembangunan jalan Batas
Kalimantan Barat menuju Tiong Ohang dan ruas jalan Long Pahangai - Long
Boh. Hal ini sebagai kelanjutan MOU antara Kementerian PUPR dan TNI AD
dalam pembangunan kawasan strategis perbatasan, khususnya jalan paralel
perbatasan di Kalimantan, pada 27 April 2015 yang lalu. Selain itu,
dibuka akses dari Tiong Ohang ke Long Pahangai yang dianggarkan dengan
skema tahun jamak.
Di Kalimantan Utara, Kementerian PUPR akan menembuskan jalan paralel
perbatasan dari Long Boh (Batas Kalimantan Timur), Metulang, Long
Nawang, Long Pujungan, Long Kemuat, Langap, Malinau yang kondisi
sekarang sebagian masih hutan dan terisolasi,
Rekonstruksi jalan dari Apas, Simanggaris menuju batas negara. Jalan
akses menuju perbatasan menembuskan dari Mensalong ke Tau Lumbis yang
masih terisolir, kemudian dari Malinau ke Long Bawan termasuk Penanganan
ruas jalan di Pulau Sebatik, pulau terluar yang berbatasan langsung
dengan Malaysia.
Sebagaimana diketahui, percepatan konektivitas di sepanjang
perbatasan negara ini sesuai dengan skenario kewilayahan Kementerian
PUPR dimana wilayah Temajuk - Sei Ular dan Sebatik merupakan WPS di
Pulau Kalimantan. WPS ini didukung oleh pengembangan Bandara Paloh oleh
Kementerian Perhubungan maupun Kawasan Terpadu Mandiri (KTM) Subah dan
KTM Gerbang Mas Perkasa di Kalimantan Barat maupun KTM Simanggaris dan
KTM Sebatik di Kalimantan Utara yang menjadi unggulan program
Kementerian Desa.
Dalam membangun dari pinggiran ini, Kementerian PUPR tetap fokus dengan pendekatan kewilayahan.
sumber: www.pu.go.id
Sabtu, 06 Februari 2016
Langganan:
Posting Komentar (Atom)







0 komentar:
Posting Komentar