Demikian dikatakan Menteri Pertahanan
Ryamizard Ryacudu, Jumat (12/2), dalam sambutannya pada acara
penandatangan Kesepakatan Bersama dalam pelaksanaan Pembinaan Kesadaran
Bela Negara dengan 20 organisasi kemasyarakatan di Kantor Kemhan,
Jakarta. Kementerian Pertahanan melaksanakan penandatangan kesepakatan
bersama ini dalam upaya melibatkan seluruh komponen masyarakat pada
pelaksanaan Pembinaan Kesadaran Bela Negara. Penandatanganan
dilaksanakan Dirjen Potensi Pertahanan Dr Timbul Siahaan dengan Ketua
Umum dan Pimpinan 20 organisasi kemasyarakatan disaksikan Menteri
Pertahanan Ryamizard Ryacudu.
Selanjutnya Menhan menekankan, disadari
bahwa tantangan terhadap implementasi Pancasila semakin besar, desakan
dan pengaruh budaya asing semakin kuat terhadap eksistensi budaya
Indonesia. Demikian juga berbagai persoalan kebangsaan, hiruk pikuk dan
kegaduhan yang kita saksikan dewasa ini justru harus semakin menggugah
semangat komponen bangsa untuk menyadari betapa pentingnya implementasi
dan revitalisasi nilai-nilai Pancasila.
Selain itu, dalam berdemokrasi di tengah
masyarakat Indonesia yang majemuk, musyawarah untuk mencapai mufakat
merupakan cerminan Pancasila harus dikedepankan. Keterlibatan masyarakat
dalam mekanisme musyawarah untuk mencapai mufakat dapat menciptakan
iklim yang kondusif bagi terwujudnya kesadaran bela negara. Untuk
menciptakan rasa aman tergantung pada diri kita sendiri. Kita harus satu
dalam rasa dan pemikiran, untuk bertanggung jawab dan peka terhadap
segala hal yang janggal dan mencurigakan.
Pembinaan Kesadaran Bela Negara yang
merupakan upaya membangun karakter Bangsa Indonesia, yang dalam
pelaksanaannya diperlukan upaya yang terpadu dan melibatkan seluruh
Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah serta segenap komponen bangsa
yang lainnya termasuk peran serta organisasi kemasyarakatan serta para
tokoh adat dan tokoh agama.
Organisasi kemasyarakatan tersebut
adalah; Dharma Wanita Persatuan, Komite Nasional Pemuda Indonesia, BP
Silaturahmi Nasional Raja-Sultan Nusantara Indonesia, Senkom Mitra
Polri, Laskar Merah Putih, Ikatan Kebangsaan dan Bela Negara RI, Lembaga
Indonesia Cerdas, Barisan Patriot Bela Negara, Bandung Karate Club,
Garda Tipikor, Silat Sunda Institute, Paguyuban Sundawani Wirabuana,
Bumi Dega Sunda Academy, LSM PKBI Indramayu, Indonesia Genetic Working
Group, Bikers Brotherhood MC Indonesia, Persatuan Seniman Komedi
Indonesia, Media Jurnal Patroli News, Ikatan Pesantren Indonesia, Rumah
Cinta Bela Negara.
Penandatangan Kesepakatan Bersama antara
Kemhan dan 20 Ormas tentang pelaksanaan Pembinaan Kesadaran Bela Negara
ini dihadiri oleh Irjen Kemhan, Rektor UNHAN, Pejabat Eselon I dan II
Kemhan serta perwakilan masing-masing ormas.







0 komentar:
Posting Komentar