Jakarta, 21/04/2015 Kemenkeu - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil meyakini bahwa pertumbuhan ekonomi di tahun ini akan meningkat, jika dibanding dengan angka pertumbuhan tahun 2014. Ini disampaikannya dalam diskusi yang merupakan rangkaian acara World Economic Forum East Asia 2015. “Indonesia memiliki tenaga kerja yang melimpah dan jumlah konsumen yang besar sebagai kekuatan fundamental pertumbuhan ekonomi jangka panjang,” katanya seperti dikutip melalui laman ekon.go.id pada Selasa (21/04).
Ia menggarisbawahi salah satu upaya Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan investasi, yaitu dengan meluncurkan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). PTSP yang diluncurkan pada Januari lalu di bawah Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), ditujukan untuk menyediakan pelayanan perizinan dan non perizinan yang mudah, cepat, akurat, transparan dan akuntabel.
“Dari sisi investasi telah terjadi peningkatan di antara negara berkembang. Beberapa faktor yang mempengaruhi antara lain, terbatasnya kesempatan untuk tumbuh di pasar domestik, faktor efficiency-driven, dan ketersediaan bahan baku di negara berkembang lainnya,” jelasnya.
Sofyan berharap bahwa tren menarik dari perdagangan dan investasi Selatan-Selatan dapat menjadi sebuah potensi positif dari negara berkembang, untuk berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi global. Selain itu, ini juga berpotensi untuk memperkuat jaringan ekonomi global, dan meminimalisir gap antara negara berkembang dan negara maju.






0 komentar:
Posting Komentar