Jakarta, Peran media sangatlah penting. Selain mensosialisasikan seluruh kebijakan program dan kegiatan Kemhan, media beserta perangkatnya juga berperan mensosialisasikan nilai-nilai bela negara kepada masyarakat.
Demikian dikatakan Menhan Ryamizard Ryacudu pada acara silaturahmi dengan para Pimpinan Redaksi (Pemred) media massa, Rabu (26/11) di Gedung M. Yusuf, Kemhan, Jakarta. Acara silturahmi ini merupakan pertama kali diselenggarakan Ryamizard Ryacudu selaku Menteri Pertahanan yang baru dengan para Pemred media massa.
Menurut Menhan nilai-nilai bela negara yang perlu disosialisasikan mencakup kecintaan kepada tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, keyakinan kepada Pancasila sebagai ideologi negara, kerelaan berkorban untuk bangsa dan negara serta kemampuan awal bela negara baik secara psikis atau fisik.
“Suatu kebijakan memerlukan sosialisasi agar dipahami publik, sebagai badan publik Kemhan membuat kebijakan penyelenggaraan pertahanan negara yang perlu diketahui dan dipahami oleh segenap komponen bangsa” ungkap Menhan.
Keikutsertaan warga negara dalam upaya bela negara diwujudkan didalam penyelenggaraan pertahanan negara berdasarkan pasal 9 UU No. 3 tahun 2002 tentang bela negara. Bela negara dilaksanakan melalui pendidikan kewarganegaraan, pelatihan dasar Kemiliteran secara wajib, pengabdian sebagai prajurit TNI secara sukarela ataupun wajib, serta pengabdian sesuai profesi yang diatur didalam Undang-Undang.
Lebih lanjut Menhan menjelaskan pada Renstra ke II pembangunan kekuatan pertahanan negara Tahun 2014-2019 ini Kemhan selain melaksanakan pembangunan komponen utama, juga telah berupaya untuk mewujudkan kekuatan komponen cadangan dan kekuatan komponen pendukung. Hal ini sesuai dengan amanat pasal 8 UU No. 3 tahun 2002.
Sehubungan dengan hal itu beberapa upaya yang dilakukan adalah dengan mengajukan RUU tentang Komponen Cadangan dan Komponen Pendukung kepada DPR dalam program Legislasi Nasional. Upaya lain yang dilakukan Kemhan juga secara konsisten telah melaksanakan pembinaan bela negara.
Semua upaya ini dilakukan sebagai bentuk peningkatan pencapaian yang lebih dari Renstra sebelumnya sehingga Indonesia memiliki kekuatan yang disegani dan kesiapan yang tinggi didalam menghadapi ancaman yang sangat dinamis dikawasan regional dan internasional.
Acara silaturahmi Menhan dengan Pemred media massa tersebut selain di isi sambutan Pemred TV One Karni Ilyas juga saat sesi diskusi dengan moderator Wahyu Muryadi selaku Pemred Tempo TV. Turut hadir Nurjaman Mochtar sebagai ketua Forum Pemred, dan sejumlah pemred media massa .






0 komentar:
Posting Komentar