usaha berhasil

Minggu, 16 November 2014

KTT G20 Menyepakati Agenda Pertumbuhan Ekonomi Dunia



KTT G20 telah berlangsung di Brisbane Australia tanggal 15-16 November 2014. Pertemuan ini merupakan puncak dari rangkaian pertemuan G20 sepanjang tahun 2014, dan kali kesembilan sejak terbentuknya G20 pada tahun 2008.  Pada KTT ini, delegasi Indonesia diketuai oleh Presiden Joko Widodo, Didampingi Menteri Luar Negeri, Menteri Keuangan, Sekeretaris Kabinet , dan G20Sherpa Indonesia.
Tema KTT kali ini adalah penguatan pertumbuhan dan resiliensi ekonomi global. Adapun pembahasan dilakukan pada sesi retreat, ekonomi global, perdagangan, resiliensi ekonomi, energy, dan tantangan masa depan G20.
KTT G20 telah menyepakati dua dokumen akhir yaitu: Joint Communique yang dijabarkan pada Brisbane Action Plan, dan 11 dokumen akhir lain yang bersifat spesifik dan sektoral. Hasil utama KTT G20 ini diantaranya: upaya menambah kenaikan GDP negara-negara G20 sebesar 2,1 % hingga tahun 2018, yang menambah ekonomi global sebesar USD 2 triliun; kesepakatan mengurangi pengiriman biaya remitansi secara global hingga 5%; penyelesaian Base Erosion and Profit Shifting (BEPS) pada tahun 2015 sebagai dasar mencegah penghindaran pajak (tax evasion) dalam transaksi antar negara. Membentuk fasilitasi Global Infrastructure Hub untuk mendukung Global Infrastructure Initiative (GII).
Selain itu, para Leaders juga menyepakati statement bersama yang menyampaikan keprihatinan terhadap penyebaran Ebola dan menyerukan bantuan kemanusiaan.
Pada KTT G20 ini, Presiden RI telah menyampaikan pandangan pada sesi retreat, sesi resiliensi ekonomi, dan sesi energi. Presiden RI secara umum menyampaikan pokok-pokok pandangan terkait pengalaman melakukan perbaikan dan reformasi di Solo dan Jakarta. Presiden menyampaikan pula agenda prioritas kedepan terkait peningkatan daya siang melalui pembentukan one stop service nasional; pengurangan subsidi minyak; pembangunan infrastruktur sosial yaitu kualitas manusia untuk menghindari middle income trap; perlunya monitoring hasil-hasil pembangunan secara transparan.
Selama di Brisbane, Presiden RI juga melakukan pertemuan bilateral dengan PM Australia, Kanselir Jerman, Presiden Perancis, PM Turki, dan PM Italia. Presiden juga menyempatkan untuk meninjau Port of Brisbane, dan melakukan petemuan masyarakat.
Sebagai informasi, G20 merupakan forum kerjasama antara 20 negara dengan ekonomi terbesar di dunia. Secara keseluruhan, negara-negara G20 terdiri dari 85% GDP global, 75% perdagangan global, 65% penduduk di dunia. G20 merupakan forum utama yang menangani kerjasama ekonomi internasional. 
Dengan keanggotaan di G20, maka Indonesia menjadi salah satu negara yang ikut menentukan perkembangan ekonomi global. Partisipasi Indonesia pada KTT G20 kali ini sangat relevan dengan Indonesia karena G20 menyepakati menambah pertumbuhannya lebih tinggi 2,1% hingga tahun 2018 yang tentunya akan berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia (Sumber: Dit. PELH/Ditjen. Multilateral).

0 komentar:

Posting Komentar

 
KEMENTERIAN DALAM NEGERI - KEMENTERIAN LUAR NEGERI - KEMENTERIAN PERTAHANAN - KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA - KEMENTERIAN KEUANGAN - KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL - KEMENTERIAN PERDAGANGAN - KEMENTERIAN PERTANIAN - KEMENTERIAN KEHUTANAN - KEMENTERIAN PERHUBUNGAN - KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN - KEMENTERIAN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI - KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM - KEMENTERIAN KESEHATAN - KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN - KEMENTERIAN SOSIAL KEMENTERIAN AGAMA - KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF - KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA - KEMENTERIAN RISET DAN TEKNOLOGI - KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL MENENGAH - KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP - KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK - KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI - KEMENTERIAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL - KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL - KEMENTERIAN BADAN USAHA MILIK NEGARA - KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT - KEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAH RAGA