Dalam rangka lebih memantapkan Rencana Kerja Anggaran – Kementerian/Lembaga, Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan melaksanakan kegiatan Penyusunan Rencana Kerja Anggaran (RKA – KL) di Hotel Acacia, Jakarta Pusat. Acara yang dilaksakan selama 4 hari dari tanggal 1 s/d 4 Oktober ini diikuti oleh 35 orang peserta meliputi para Perencana Unit dan Aplikator, Eselon III, IV dan staf di lingkungan Ditjen Pemberdayaan Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan.
Acarab dibuka oleh Sekretaris Ditjen Dayasos dan PK, Drs. Teguh Haryono, M. Si dengan menyampaikan beberapa arahan bahwa Penyusunan RKA – KL Tahun 2015 harus disesuaikan dengan situasi ekonomi dan politik yang berkembang saat ini. Isu-isu sosial yang penting dalam pembangunan berkelanjutan harus diketahui diantaranya mencakup penyerapan tenaga kerja, pengurangan kemiskinan, pemerataan dan penguatan kelembagaan masyarakat. Perlindungan sosial yang di dalamnya terdapat “bantuan sosial” saat ini menjadi trend yang diperkirakan akan terus berlanjut dan mendorong terwujudnya Indonesia sebagai negara kesejahteraan. Momentum ini sangat baik untuk mengambil bagian dengan merumuskan kegiatan yang terkait dengan program perlindungan sosial. Dalam pemberdayaan dan pendayagunaan PSKS, pemberdayaan KAT, penanggulangan kemiskinan melalui KUBE, RS-RTLH dan Bedah Kampung perlu memiliki konten program intervensi yang jelas, ada dasar hukum dan philosofinya, didukung pendekatan yang ilmiah dan ketersediaan data yang memadai. “Secara khusus, kita perlu melakukan upaya-upaya penajaman sasaran dan indikator kinerja, peningkatan sinkronisasi antar kegiatan UKE I dan antar K/L, peningkatan pemantauan serta akuntabilitas”, demikian diucapkan secara tegas oleh Teguh Haryono pada akhir arahannya kemarin.
|
Selasa, 07 Oktober 2014
Penyusunan RKA-KL Ditjen Dayasos dan PK
20.40.00
No comments
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 komentar:
Posting Komentar