Menteri PPN/Kepala Bappenas, Prof. Dr. Armida S. Alisjahbana, SE, MA resmi menerima tugas sebagai Pelaksana tugas (Plt) Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) dari Menakertrans sebelumnya, Muhaimin Iskandar, di Gedung Kemenakertrans, Senin (6/10) pagi. Turut hadir dalam acara tersebut para pejabat Kemenakertrans beserta seluruh karyawan kementerian tersebut. Usai serah terima tugas, Muhaimin Iskandar, Prof. Armida langsung memperkenalkan para pejabat Eselon I (Dirjen) Kemenakertrans kepada Menteri Armida. Dalam pertemuan dengan para Dirjen Kemenakertrans itu, dibahas secara singkat gambaran umum program kerja Kemenakertrans yang perlu segera dituntaskan dalam sisa masa tugas Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II.
Dalam kesempatan itu, Muhaimin Iskandar menyampaikan gambaran umum program di bidang ketenagakerjaan yang sudah dan sedang dilaksanakan. Secara umum, kata Muhaimin, beberapa prioritas program yang sedang dan akan terus dilaksanakan oleh Kemenakertrans, antara lain peningkatan perlindungan pekerja perempuan dan penghapusan pekerja anak, peningkatan dan perluasan keselamatan kerja, pengelolaan kelembagaan dan pemasyarakatan hubungan industrial, pengelolaan penerapan pengupahan dan jaminan sosial tenaga kerja, serta peningkatan penerapan norma keselamatan dan kesehatan kerja.
Selain itu, fasilitasi penempatan transmigrasi, pembangunan pemukiman dan infrastruktur kawasan transmigrasi, pengembangan usaha di kawasan transmigrasi, pelatihan berbasis kompetensi dan pelatihan berbasis masyarakat, pengembangan dan penyediaan perluasan kesempatan kerja, serta pembinaan penempatan dan perlindungan tenaga kerja Indonesia.
“Kita terus melakukan upaya yang selama ini sudah kita jalankan. Peningkatan kualitas hubungan industrial jaminan sosial tenaga kerja untuk kesejahteraan buruh dan pekerja, meningkatkan jumlah dan kualitas pengawas ketenagakerjaan serta revitalisasi balai-balai latihan kerja,” katanya.
Sementara Menteri Armida mengatakan, sejak 2005 - 2009 sudah cukup familiar dengan isu-isu ketenagakerjaan. Jadi Menteri Armida optimistis bisa menuntaskan sisa-sia tugas yang ditinggalkan Muhaimin Iskandar dalam dua pekan ke depan.
Secara umum, ada tiga poin penting yang menjadi perhatian Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran ini dalam kapasitasnya sebagai Plt Menakertrans dua pekan ke depan. Pertama, memastikan pelaksanaan kebijakan, program, dan kegiatan Kemenakertrans yang sudah dituangkan dalam APBN-P 2014 agar bisa berjalan dengan baik. Termasuk di dalamnya penyerapan anggaran yang perlu dipercepat. Kedua, program kegiatan yang berkaitan dengan penuntasan berbagai program-program prioritas 100 hari sisa pemerintahan KIB II di Kemenakertrans yang harus sudah dituntaskan sebelum 10 Oktober 2014. Demikian juga dengan kegiatan-kegiatan yang secara khusus dimonitor oleh UKP4, karena merupakan kegiatan prioritas.
“Selanjutnya, hal yang tidak kalah penting adalah persiapan transisi ke pemerintahan yang akan datang, khususnya terkait dengan penyusunan renstra (rencana strategis) K/L teknokratik,” kata Menteri Armida.
Untuk diketahui, Prof. Armida Alisjahbana sebenarnya sudah mengemban jabatan sebagai Plt Menakertrans sejak 1 Oktober setelah Menakertrans Muhaimin Iskandar mundur dari jabatannya dan memilih menjadi anggota DPR-RI periode 2014-2019. Hal ini sesuai dengan Keputusan Presiden (Kepres) RI No. 90/P Tahun 2014 tertanggal 20 September 2014.






0 komentar:
Posting Komentar