Jakarta, 29/10/2014 MoF (Fiscal) News - Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro berkomitmen untuk memberikan dukungan bagi kementerian baru dalam Kabinet Kerja, seperti Kementerian Koordinator Bidang Maritim. Menurutnya, dari periode APBN 2014 yang akan berakhir 2 bulan lagi, dana operasional dari kementerian tersebut akan disiapkan dari dana cadangan operasional pemerintah.
“Karena sisa tahun anggaran tinggal dua bulan, kami akan mencoba men-support keberadaan kementerian baru tersebut, dalam hal ini Kementerian Koordinator Bidang Maritim, dengan bagian dari (periode) APBN 2014 yang memang disiapkan untuk cadangan operasional pemerintah. Dan itu bisa dilakukan untuk dua bulan ke depan,” jelasnya di kantornya pada Rabu (29/10).
Ke depannya, saat penyusunan APBN 2015, dana operasional untuk kementerian ini dapat disiapkan untuk posnya tersendiri. Namun, dengan catatan bahwa status kementerian tersebut sudah jelas, terkait dengan peraturan yang menaunginya.
“Nanti ketika menyusun APBN 2015, semua kementerian, baik yang baru, yang digabungkan atau dipisah, sudah jelas semua. Dan sudah jelas juga siapa komisi (DPR) yang jadi partner, karena setiap anggaran kementerian harus disetujui komisi bersangkutan,” pungkasnya.






0 komentar:
Posting Komentar