usaha berhasil

Rabu, 23 Juli 2014

DUA KAPAL RO – RO DISIAPKAN

(Jakarta,22/7/2014) Kementerian Perhubungan (Kemenhub)  menyiapkan dua kapal Ro-Ro untuk mengangkut masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran 2014, sebagai salah satu pengganti sarana angkutan jalan akibat amblesnya jembatan Comal, Pemalang, Jawa Tengah.

Jembatan Comal merupakan jalur utama Pantai Utara (Pantura) Jawa yang menghubungkan Jakarta dan Surabaya.

" Kalau bisa menjadi alternatif, kami siapkan dua kapal Ro-Ro," ungkap Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Suroyo Alimoeso di Jakarta, Senin (21/7).

Suroyo mengatakan, jembatan Comal tidak dapat digunakan sehingga harus diperbaiki. " Ketika perbaikan sudah selesai hanya bisa dilalui kendaraan kecil. Itupun tidak bisa maksimal," katanya.

Kapal Ro-Ro tersebut diberangkatkan dari Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta  menuju Pelabuhan Pekalongan, Kendal dan Semarang.

Untuk menangani arus mudik Angkutan Lebaran 2014 yang sudah dimulai hari ini (kemarin- red), Kementerian Perhubungan menetapkan tiga alternatif yaitu, melalui jalan kecil di sekitar jembatan Comal, melalui jalur tengah dan melalui jalur selatan.

" Tiga jalur alternatif tersebut memiliki memiliki tingkat kesulitan, seperti jalan- jalan kurang penerangan dan rambu. Sedangkan jalur tengah dan selatan, jaraknya sangat jauh dan jalannya berbelok - belok, " papar Suroyo.
Untuk itu, Dinas Perhubungan Propinsi Jawa Tengah dan Polda Jawa Tengah melakukan rekayasa manajemen lalu lintas dengan menempatkan sejumlah petugas di titik - titik yang rawan terjadi kemacetan.

Direktur Lalu Lintas Angkutan Jalan Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub Hotma Simanjuntak menambahkan, akibat pengalihan arus kendaraan, kedatangan bus dari Jakarta ke Solo mengalami keterlambatan selama 10 jam.

"Dari laporan yang kami terima, kedatangan pemudik di Solo mengalami keterlambatan 10 jam," ungkap Hotma.

Karena itu, ia meminta masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik untuk bersabar dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

 Ia menambahkan, akibat pengalihan arus lalu lintas, maka jalur tengah dan jalur selatan mengalami kepadatan.(SNO).

0 komentar:

Posting Komentar

 
KEMENTERIAN DALAM NEGERI - KEMENTERIAN LUAR NEGERI - KEMENTERIAN PERTAHANAN - KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA - KEMENTERIAN KEUANGAN - KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL - KEMENTERIAN PERDAGANGAN - KEMENTERIAN PERTANIAN - KEMENTERIAN KEHUTANAN - KEMENTERIAN PERHUBUNGAN - KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN - KEMENTERIAN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI - KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM - KEMENTERIAN KESEHATAN - KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN - KEMENTERIAN SOSIAL KEMENTERIAN AGAMA - KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF - KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA - KEMENTERIAN RISET DAN TEKNOLOGI - KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL MENENGAH - KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP - KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK - KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI - KEMENTERIAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL - KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL - KEMENTERIAN BADAN USAHA MILIK NEGARA - KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT - KEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAH RAGA