usaha berhasil

Sabtu, 31 Mei 2014

Hadiri WEFEA ke-23, Presiden RI Terima Penghargaan Global Statesmanship Award


Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono hadiri 23rd World Economic Forum on East Asia (WEFEA) dan melakukan kunjungan kenegaraan ke Filipina (22-24/05).

Dalam kunjungan ini, Presiden RI menandatangani beberapa kesepakatan, termasuk perjanjian mengenai pembatasan Zona Ekonomi Eksklusif serta dua MOU mengenai kerjasama di bidang pendidikan tinggi dan upaya
 counter-terrorism antara Indonesia dan Filipina.

Presiden RI juga menghadiri kegiatan peletakan karangan bunga di
 Rizal Park Monument, melakukan pertemuan tête-à-tête dan menerima gelar kehormatan Order of Sikatuna with the Rank of Raja (Grand Collar) dari Pemerintah Republik Filipina. 

Dalam pertemuan bilateral, kedua Presiden RI dan Presiden Benigno S. Aquino III membahas isu strategis terkait dengan delimitasi batas maritim, perdagangan, investasi dan kerja sama ekonomi, kerja sama penanggulangan bencana; dan perlindungan pekerja migran.

Secara khusus, kedua Kepala Negara telah membahas kerja sama kedua negara di bidang penanggulangan terorisme dan kejahatan lintas batas
 (transnational crimes) dan pemajuan hubungan antar masyarakat (people-to-people contact).

Presiden RI menilai penyelesaian perundingan perbatasan dalam hal ZEE merupakan tonggak baru yang akan memberikan manfaat nyata bagi kedua negara. 

Dengan penyelesaian batas ZEE tersebut, kedua negara memiliki kesempatan untuk bekerja sama lebih erat di berbagai bidang, diantaranya dalam bidang kelautan dan perikanan,
 ecotourism dan kejahatan lintas batas.

“Penyelesaian batas ZEE Indonesia dan Filipina setelah melalui negosiasi selama 20 tahun dapat menjadi model dan contoh bagi penyelesaian damai sengketa wilayah perbatasan tanpa penggunaan kekuatan militer yang dapat mengganggu stabilitas keamanan dan perdamaian di kawasan dan dunia.”tegas Presiden RI.

Kedua negara juga sepakat untuk mengakselerasi kerja sama perdagangan, investasi dan kerja sama ekonomi lainnya. Tahun lalu, volume perdagangan kedua negara mencapai USD 4,59 miliar dengan rata-rata peningkatan perdagangan kedua negara mencapai 10,90%.

Trend
 positif ini diharapkan akan semakin meningkat ke depannya seiring peningkatan pertumbuhan perekonomian kedua negara. Kedua negara juga sepakat untuk menyiapkan suatu business forum agar komunitas bisnis Indonesia dan Filipina dapat mengidentifikasi dan menggali berbagai peluang kerja sama di bidang perdagangan dan investasi.

Pada tataran regional, kedua negara sepakat untuk mengintensifkan kerja sama dalam kerangka BIMP-EAGA
 (Brunei-Indonesia-Malaysia-Philippines East ASEAN Growth Agreement) dengan melibatkan peran aktif sektor swasta kedua negara.   

Presiden RI juga menghadiri pembukaan
 plenary 23rd WEFEA yang tahun ini mengambil tema “Leverage Growth for Equitable Progress”dan dihadiri oleh Presiden Republik Filipina, Benigno S. Aquino III, Perdana Menteri Republik Sosialis Viet Nam, Nguyen Tan Dung dan Wakil Presiden Republik Myanmar, Nyan Tun serta kalangan dunia usaha dan industri.

Presiden RI juga telah menerima penghargaan
 “Global Statesmanship Award” dari WEF yang didasarkan pada peran dan kontribusi Presiden RI terhadap kemajuan Indonesia, khususnya di bidang ekonomi dan pembangunan.

Presiden RI adalah Kepala Negara/Pemerintahan ketiga atau pemimpin Asia pertama yang dianugerahi
 “Global Statesmanship Award” oleh WEF. Dua penerima sebelumnya adalah Presiden Brazil Lula da Silva (2010) dan Presiden Meksiko Felipe Calderon (2012). 

0 komentar:

Posting Komentar

 
KEMENTERIAN DALAM NEGERI - KEMENTERIAN LUAR NEGERI - KEMENTERIAN PERTAHANAN - KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA - KEMENTERIAN KEUANGAN - KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL - KEMENTERIAN PERDAGANGAN - KEMENTERIAN PERTANIAN - KEMENTERIAN KEHUTANAN - KEMENTERIAN PERHUBUNGAN - KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN - KEMENTERIAN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI - KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM - KEMENTERIAN KESEHATAN - KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN - KEMENTERIAN SOSIAL KEMENTERIAN AGAMA - KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF - KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA - KEMENTERIAN RISET DAN TEKNOLOGI - KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL MENENGAH - KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP - KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK - KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI - KEMENTERIAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL - KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL - KEMENTERIAN BADAN USAHA MILIK NEGARA - KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT - KEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAH RAGA