usaha berhasil

Senin, 17 Maret 2014

Presiden SBY Meresmikan Pabrik PT. Sari Warna Asli

Senin, 17 Maret 2014
Sebelum terbang ke Pekanbaru, Riau, untuk meninjau langsung  bencana kabut asap, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terlebih dahulu meresmikan perluasan Prabrik PT. Sari Warna Asli, group perusahaan PT. Sritex, perusahaan tekstil terbesar di Asia Tenggara. di Randusari, Kecamatan. Teras, Boyolali, Provinsi Jawa Tengah, Sabtu (15/3) Pagi.
  
 
"Dengan diperluas dan ditingkatkannya usaha tekstil dan garmen dari PT. Sari Warna Asli  membawa kebaikan  bagi PT. Sari Warna Asli, masyarakat, bangsa  dan negara," demikian disampaikan Presiden SBY dalam sambutannya seraya mengucapkan selamat kepada keluarga PT.Sari Warna Asli atas keberhasilannya memajukan usaha ini.

Presiden SBY sangat terkesan dengan cara memimpin dan membangun budaya kerja serta budaya berusaha yang telah dilakukan oleh alm. H. Lukminto pendiri PT. Sari Warna Asli, dan tidak setuju dengan anggapan bahwa industri tekstil ini adalah sunset industry, yang merupakan industri yang cenderung menurun. Pertumbuhan penduduk dan meningkatnya kelas menengah membuat kebutuhan akan sandang meningkat dan daya beli masyarakat meningkat pula. Dengan demikian, justru industri tekstil yang memproduksi sandang akan memiliki prospek yang lebih baik di masa depan.

Presiden SBY juga mengharapkan perusahaan yang diresmikannya, harus bisa meningkatkan daya saing dan produktif sehingga baik di dalam maupun diluar negeri dan dapat bersaing di dunia. "Batik berkembang dari waktu ke waktu baik di Indonesia maupun di luar negeri, kontribusi home industri batik terhadap ekspor nasional semakin baik. Akan lebih baik lagi apabila memproduksi untuk di ekspor ke luar negeri, karena akan membawa kebaikan pada Indonesia"  demikian harapan yang disampaikan Presiden SBY sekaligus melepas pengiriman ekspor perdana tekstil Sari Warna Asli 2 ke Amerika Serikat. Turut mendampingi Presiden SBY dalam acara tersebut, Menteri Perindustrian, Menpora, Menteri PU, Mendikbud dan Gubernur Jateng.

0 komentar:

Posting Komentar

 
KEMENTERIAN DALAM NEGERI - KEMENTERIAN LUAR NEGERI - KEMENTERIAN PERTAHANAN - KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA - KEMENTERIAN KEUANGAN - KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL - KEMENTERIAN PERDAGANGAN - KEMENTERIAN PERTANIAN - KEMENTERIAN KEHUTANAN - KEMENTERIAN PERHUBUNGAN - KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN - KEMENTERIAN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI - KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM - KEMENTERIAN KESEHATAN - KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN - KEMENTERIAN SOSIAL KEMENTERIAN AGAMA - KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF - KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA - KEMENTERIAN RISET DAN TEKNOLOGI - KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL MENENGAH - KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP - KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK - KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI - KEMENTERIAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL - KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL - KEMENTERIAN BADAN USAHA MILIK NEGARA - KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT - KEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAH RAGA