usaha berhasil

Senin, 24 Maret 2014

Menag Minta Jajaran Kemenag Sulut Perkokoh Kerukunan



Tomohon (Pinmas) —- Menteri Agama Suryadharma Ali meminta jajarannya di Sulawesi Utara, mulai dari Kanwil sampai KUA, semua lembaga pendidikan agama dan keagamaan dari tingkat dasar sampai tinggi untuk pro aktif dalam memperkokoh kerukunan antar umat beragama.
“Jajaran Kemenag di Bumi Nyiur Melambai ini, harus pro aktif dalam memperkokoh kerukunan antaru mat beragama. Alhamdulilah, Provinsi Sulut, hingga saat ini, tidak pernah terjadi konflik atas namaagama” terang Menag  ketika memberikan arahan kepada pegawai Kementerian Agama Sulawesi Utara (Sulut),  Manado, Senin (24/03).
Hadir dalam acara tersebut Wagub Sulut, Kakanwil Kemenag Sulut, Ketua STAIN Manado, Ketua STAKN Manado, Dirjen Bimas Kristen, Dirjen Bimas Katolik, Dirjen Bimas Hindu, Dirjen Bimas Budha, dan Sesditjen Bimas Islam.
Dikatakan Menag bahwa konsentrasi Kementerian Agama dalam 4 bulan ke depan adalah melanjutkan program pengukuhan kerukanan antarumat beragama di Indonesia.
“Misi utama saya selaku Menag adalah melanjutkan dialog antarumat beragama, gerak jalan kerukunan, dan kampanye peningkatan penggunaan produk halal,” tegas Menag.
“Dialog ditujukan untuk memperkokoh hubungan para tokoh lintas agama. Gerak jalan kerukunan untukmempererat persaudaraan antara umat beragama. Kampanye Produk halal untuk kebaikan seluruh masyarakat Indonesia,” tambah Menag.
Menag mengatakan bahwa kampanye kerukunan mendapat dukungan penuh dari para Ditjen Bimas, karena sangat efektif untuk memperkokoh kerukunan dan mampu menghambat konflik antarumat beragama.
Menag juga memuji para tokoh dan umat di Sulut yang melihat kerukunan bukan lagi sekedarperintah agama, namun telah membudaya dalam kehidupan sehari-hari. “Ke depan, jika Indonesia ingan lebih baik, maka tidak bisa tidak, kerukunan yang berbasis kesadaran tinggi kita, akan menjadi modal besar dan menentukan. Semua tak bisa lepas dari sumbangan para tokoh dan masyarakat lintas agama,” tandas Menag.
Senada dengan Menag, Wagub Sulut Djauhari Kansil menyatakan, bahwa kehidupan yang rukun dan damai antarumat beragama di Provinsi Sulut, merupakan modal dasar untuk membangun Bumi Nyiur Melambai. (G-penk/mkd/mkd)

Sumber: www.kemenag.go.id

0 komentar:

Posting Komentar

 
KEMENTERIAN DALAM NEGERI - KEMENTERIAN LUAR NEGERI - KEMENTERIAN PERTAHANAN - KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA - KEMENTERIAN KEUANGAN - KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL - KEMENTERIAN PERDAGANGAN - KEMENTERIAN PERTANIAN - KEMENTERIAN KEHUTANAN - KEMENTERIAN PERHUBUNGAN - KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN - KEMENTERIAN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI - KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM - KEMENTERIAN KESEHATAN - KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN - KEMENTERIAN SOSIAL KEMENTERIAN AGAMA - KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF - KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA - KEMENTERIAN RISET DAN TEKNOLOGI - KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL MENENGAH - KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP - KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK - KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI - KEMENTERIAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL - KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL - KEMENTERIAN BADAN USAHA MILIK NEGARA - KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT - KEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAH RAGA