PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo I menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni tentang Kerjasama Penggunaan Terminal Penumpang di Pelabuhan Belawan, Jumat (17/1). Kerjasama ini merupakan wujud Sinergi BUMN yang bertujuan untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat pengguna jasa transportasi laut di Pelabuhan Belawan.
Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha Pelindo I, Syahputra Sembiring mewakili Pelindo I dan Direktur Utama PT Pelni, Syahril Japarin, mewakili PT Pelni, bertempat di Kantor Pusat Pelindo I, Jl. Krakatau Ujung 100, Medan. MoU ini mempunyai ruang lingkup pemanfaatan terminal penumpang dan fasilitasnya di Pelabuhan Belawan untuk mendukung layanan kepada masyarakat pengguna jasa transportasi laut.
Direktur Utama Pelindo I, Bambang Eka Cahyana yang hadir pada kesempatan tersebut dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap upaya PT Pelni untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Pelayanan ke publik harus diutamakan. Jika PT Pelni mau melakukan perubahan untuk meningkatkan pelayanan publik, maka perubahan haris dilakukan secara revolusioner,” himbau Bambang.
Bambang menjelaskan bahwa peningkatan pelayanan kepada publik bisa belajar dari BUMN lain yang telah berhasil seperti misalnya PT. Kereta Api Indonesia. “Peningkatan pelayanan di pelabuhan dapat dilakukan dengan penataan secara tertib kepada penumpang melalui ticketing dan perbaikan sistem kargo,” jelas Bambang.
“MoU ini menjadi langkah awal untuk perubahan peningkatan pelayanan publik di pelabuhan oleh PT Pelni dan Pelindo I. Dan perubahan yang dilakukan harus perubahan yang revolusioner,” tegas Bambang.
Senada dengan Bambang, Direktur Utama PT Pelni, Syahril Japarin mengakui bahwa PT Pelni perlu banyak melakukan perubahan untuk meningkatkan kinerja pelayanan kepada para pengguna jasa transportasi laut. “Saya ucapkan terimakasih kepada Pelindo I yang selama ini telah banyak membantu pelayanan penumpang di Pelabuhan Belawan. Tahun ini, kami sedang berupaya untuk peningkatan kinerja pelayanan operasional kapal baik embakarsi maupun debarkasi penumpang, bongkar dan muat barang PT Pelni di seluruh Indonesia,” jelas Syahril.
Syahril menjelaskan bahwa PT Pelni akan melakukan banyak perubahan dalam sistem pelayanan untuk meningkatkan pelayanan kepada publik yang meliputi embarkasi seperti ticketing dan juga di bidang lainnya. “Penandatangan MoU dengan Pelindo I ini merupakan project awal untuk melakukan perubahan-perubahan selanjutnya di PT Pelni,” jelas Syahril
“Sebagai sesama BUMN, kami mohon dukungan Pelindo I untuk perubahan-perubahan yang akan kami lakukan supaya kinerja pelayanan lebih baik lagi. Semoga Pelindo I dan PT Pelni dapat bersinergi dengan baik,” harap Syahril.
Turut hadir dalam penandatangan Nota Kesepahaman tersebut Direktur Operasi dan Teknik Pelindo I, Iman Sulaiman, GM Cabang pelabuhan Belawan, Sahat Prawira serta Tim dari PT Pelni yang terdiri dari Kepala Biro Hukum dan General manager PT Pelni wilayah Sumatera.
Selesai
Tentang PT Pelabuhan Indonesia I (Persero)
PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo I adalah salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mengelola jasa kepelabuhanan di Indonesia bagian barat. Pelindo I berkantor pusat di Medan dan memiliki wilayah operasi di 4 provinsi yang meliputi Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Riau daratan dan Riau Kepulauan, serta mengelola 14 cabang pelabuhan, 11 kawasan pelabuhan/perwakilan dan mengelola empat unit usaha yaitu BICT (Belawan International Container Terminal), BLC (Belawan Logistic Center), UGK (Unit Usaha Galangan Kapal) dan RSPM (Rumah Sakit Pelabuhan Medan)
Pelayanan Pelindo I meliputi pelayanan kapal, pelayanan barang, pelayanan penumpang dan jasa kepelabuhanan lainnya.Pelindo I mempunyai lokasi strategis di Selat Malaka, yang merupakan selat tersibuk dalam lalu lintas perdagangan dunia dan mempunyai pintu utama export CPO ke seluruh dunia, yaitu melalui pelabuhan Belawan dan Dumai. Saat ini Pelindo I dalam upaya meningkatkan produktivitas pelayanan secara terus menerus dengan menambahkan alat dan perpanjangan dermaga sehingga untuk meningkatkan produktivitas lebih efektif dan efisien. Pengembangan secara kontinu ini juga untuk mendukung suksesnya program pemerintah MP3EI (MasterPlan Percepatan dan Perluasan Pembangunan) Indonesia Barat untuk menciptakan Konektivitas Nasional dan kelancaran Sistem Logistik Nasional)
Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi:
Humas Pelindo I
M. Eriansyah
(Visited 29 times, 1 visits today)Sumber : Kemen BUMN






0 komentar:
Posting Komentar