usaha berhasil

Kamis, 12 Desember 2013

Kemenag Gelar API 2013


Jakarta (Pinmas) —- Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama  akan mengadakan Apresiasi Pendidikan Islam (API) 2013. Kegiatan ini untuk mengapresiasi pengabdian para pendidik, tokoh pendidik, prestasi peserta didik dan pemerintah daerah yang peduli dengan pendidikan Islam.
“Ini salah satu dari kegiatan dalam mengapresiasi pendidikan di Indonesia,” kata Sekretaris Dirjen Pendis (Sesditjen) Kamaruddin Amin kepada pers di Jakarta, Rabu (11/12). Menurut Sesditjen, Apresiasi Pendidikan Islam  merupakan program tahunan yang diselenggarakan Kemenag, sampai sekarang sudah pelaksanaan yang keenam.
Dengan penyelenggaraan API diharapkan pendidikan Islam ke depan semakin baik. Apalagi peranserta pendidikan Islam mencapai 20 persen dalam pendidikan di Indonesia. Peran itu mulai dari Raudhatul Athfal sebanyak 25 ribu lembaga dengan 1 juta peserta didik, ada 8 juta siswa madrasah dari Madrasah Ibtidaiyah sampai Aliyah, di Perguruan Tinggi meliputi 720 ribu mahasiswa, ada 76 ribu lembaga diniyah takmiliyah dengan 4,2 juta peserta didik serta 27 ribu pesantren meliputi 4 juta santri.
Amin mengatakan, API merupakan kegiatan untuk mengapresiasi pengabdian para pendidik dan tokoh pendidikan, prestasi peserta didik, serta  Pemerintah Daerah  yang peduli dan komitmen terhadap peningkatan mutu, akses, dan daya saing. API diselenggarakan untuk memberikan penghargaan atas prestasi pendidik dan tokoh pendidikan, serta memotivasi untuk terus berprestasi.
Selain apresiasi ini, kata Komaruddin, pihaknya juga berupaya mendorong agar anggaran pendidikan di Kemenag ditingkatkan sesuai dengan proporsinya. “Dengan peran kita sekarang mencapai 20 persen, kita berupaya agar anggaran pendidikan naik. Saat ini anggaran baru 8-9 persen atau sebanyak Rp 40 trilyun. Kita berjuang untuk dapat anggaran proposional bekerjasama dengan lembaga internasional,” jelasnya.
Kegiatan API dijadwalkan digelar pada Jumat, 13 Desember mendatang di sebuah hotel di Jakarta. Acara ini disemarakkan dengan penampilan Band D’Masiv serta qori cilik juara Pentas PAI nasional, dan marawis. “Kami mendukung acara ini, semoga lahir orang-orang berbudi luhur, cerdas dan memajukan bangsa Indonesia,” ucap Ryan Ekki Pradipta personil grup band D’Masiv.
Ryan menambahkan, pada penampilan nanti akan membawakan lagu-lagu religius seperti lagu ‘Jangan Menyerah’, ‘Damai’, dan ‘Mohon Ampun Aku’,
Sesditjen Kamaruddin Amin menambahkan, mulai tahun depan (2014),  pelaksanaan Ujian Nasional (UN) bagi siswa Madrasah Ibtidaiyah dihapus. Pelaksanaan ujian tahap akhir bagi siswa MI diganti dengan Ujian Madrasah. (ks/mkd/mkd)

0 komentar:

Posting Komentar

 
KEMENTERIAN DALAM NEGERI - KEMENTERIAN LUAR NEGERI - KEMENTERIAN PERTAHANAN - KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA - KEMENTERIAN KEUANGAN - KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL - KEMENTERIAN PERDAGANGAN - KEMENTERIAN PERTANIAN - KEMENTERIAN KEHUTANAN - KEMENTERIAN PERHUBUNGAN - KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN - KEMENTERIAN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI - KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM - KEMENTERIAN KESEHATAN - KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN - KEMENTERIAN SOSIAL KEMENTERIAN AGAMA - KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF - KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA - KEMENTERIAN RISET DAN TEKNOLOGI - KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL MENENGAH - KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP - KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK - KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI - KEMENTERIAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL - KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL - KEMENTERIAN BADAN USAHA MILIK NEGARA - KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT - KEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAH RAGA