usaha berhasil

Selasa, 26 November 2013

Bahasa Indonesia Masih Sangat Digemari di Pakistan

Selasa, 26 Nopember 2013 
   ​Melihat animo akan bahasa Indonesia semakin tinggi, KJRI Karachi kembali menyelenggarakan Kursus Bahasa Indonesia bagi warga Pakistan di Karachi yang kali ini dimulai pada tanggal 23 Nopember 2013 dan diikuti oleh 18 orang peserta dari berbagai kalangan, termasuk pegawai perusahaan swasta dan pengusaha yang mempunyai hubungan bisnis dengan Indonesia (25/11). Penyelenggaraan kursus Bahasa Indonesia di KJRI Karachi tersebut akan berlangsung selama dua bulan dan diselenggarakan setiap hari Sabtu dan Minggu di Kantor KJRI Karachi dengan tenaga pengajar dari WNI dan warga Pakistan yang pernah mengikuti Program Kursus Bahasa Indonesia di Indonesia dengan beasiswa dari pemerintah Indonesia. Acara Pembukaan yang juga dihadiri oleh Sekretaris Pakistan-Indonesia Friendship Society/PIFS, Anwar Aziz Jakartawala, tersebut diselenggarakan di Kantor KJRI Karachi yang dimulai dengan laporan dari KJRI Karachi Sekretaris PIFS diikuti sambutan Konjen RI Karachi. Konjen RI Karachi, Rossalis R. Adenan dalam kesempatan tersebut antara lain menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada semua pihak yang telah ikut membantu terselenggaranya kursus Bahasa Indonesia tersebut, termasuk kepada para peserta. "Kami berharap agar para peserta dapat menarik manfaat dari kursus tersebut dalam upaya memahami lebih jauh bahasa dan budaya Indonesia". Penyelenggaraan kursus tersebut, menurut Konjen RI, merupakan upaya KJRI Karachi untuk Iebih mendorong warga Pakistan, khususnya di Karachi, dalam memahami Iebih jauh tentang Indonesia, terutama dengan melalui penguasaan bahasa Indonesia. "Kursus ini akan memberikan kontribusi positif bagi upaya bersama dalam meningkatkan saling pengertian dan mendekatkan hubungan masyarakat kedua negara yang bersahabat", ujar Konjen Adenan. Sekretaris PIFS juga menyatakan penghargaan yang tinggi kepada Konjen RI Karachi yang telah menyelenggarakan kursus tersebut yang dinilainya sebagai langkah yang tepat untuk mempererat hubungan masyarakat kedua negara. "Kita bersaudara melalui penguasaan bahasa dan budaya", ujarnya. Selama lebih dari sepuluh tahun, saya bekerja sebagai pejabat Bank Dunia yang ditugaskan di Jakarta, jelas Anwar Aziz Jakartawala kepada para peserta. "Hal ini membuat saya faham tentang masyarakat Indonesia yang ramah dan negeri Indonesia yang indah". Oleh karena itu, ia percaya para peserta kursus akan mendapatkan manfaat yang besar dari kursus tersebut dalam memahami lebih jauh mengenai Indonesia. Penyelenggaraan kursus tersebut diharapkan akan memberikan kontribusi konstruktif bagi upaya peningkatan hubungan persahabatan kedua negara, serta bagi upaya meningkatkan citra Indonesia di Provinsi Sindh khususnya dan Pakistan pada umumnya. (Sumber: KJRI Karachi/Ed.PY)

0 komentar:

Posting Komentar

 
KEMENTERIAN DALAM NEGERI - KEMENTERIAN LUAR NEGERI - KEMENTERIAN PERTAHANAN - KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA - KEMENTERIAN KEUANGAN - KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL - KEMENTERIAN PERDAGANGAN - KEMENTERIAN PERTANIAN - KEMENTERIAN KEHUTANAN - KEMENTERIAN PERHUBUNGAN - KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN - KEMENTERIAN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI - KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM - KEMENTERIAN KESEHATAN - KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN - KEMENTERIAN SOSIAL KEMENTERIAN AGAMA - KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF - KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA - KEMENTERIAN RISET DAN TEKNOLOGI - KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL MENENGAH - KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP - KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK - KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI - KEMENTERIAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL - KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL - KEMENTERIAN BADAN USAHA MILIK NEGARA - KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT - KEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAH RAGA