Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto
mengatakan, seluruh kendala pengembangan bandara Ahmad Yani Semarang
saat ini sudah tidak ada. Diharapkan proses pembangunan bisa berjalan
lancar dan selesai tepat waktu.
"Targetnya masih 2018 awal beroperasi.
Kita ke sini menguatkan agar target pembangunan yang sedang berjalan
bisa tercapai," kata Agus Hermanto di sela-sela kunjungan di Bandara
Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (3/3/2016).
Bandara baru Ahmad Yani dikerjakan dalam
empat tahap pembangunan. Tahap pertama berupa pengerjaan lahan dan
jalan akses yang dianggarkan sebesar Rp 286,4 miliar.Tahap kedua
pengerjaan apron dan taxiway dengan anggaran Rp 155,9 miliar. Proses
ketiga berupa pembangunan terminal. Yang terakhir berupa pembangunan
gedung penunjang dan pelengkap, seperti penginapan atau supermarket.
Bandara baru ini berdiri di atas lahan
bekas rawa-rawa. Luas terminal yang direncanakan seluas 40.900 meter
persegi, apron pesawat 61.344 meter persegi, dan parkir seluas 43.500
meter persegi. Pimpinan Dewan dari FPD sengaja mengunjungi bandara
tersebut untuk memastikan tidak ada masalah dalam proyek pembangunan
yang prosesnya sejak 2014 itu. Ia juga ingin menyerap aspirasi dari
persoalan yang ada.
"Perjuangan pembangunan Bandara ini
sudah sejak zamannya Pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono). Sekarang
hasilnya sudah ada. Perencanaan dan pembangunan sudah mulai ada
hasilnya, tapi memang belum selesai," kata dia.
sumber: www.dpr.go.id







0 komentar:
Posting Komentar