Menpora Imam Nahrawi hari Jumat (10/7) sore memberikan arahan dan menutup acara Fasilitasi Peningkatan Wawasan Pemuda Tahun 2015 di Pondok Pesantren Ummul Quro, Desa Purun Kecil Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.(foto:muchlis/kemenpora.go.id)
Mempawah: Menpora Imam Nahrawi hari Jumat (10/7) sore didampingi Deputi I Bidang Pemberdayaan Pemuda Yuni Poerwanti, Pimpinan Pondok Pesantren Ummul Quro Muhammad Khalili Musairi memberikan arahan sekaligus menutup kegiatan Fasilitasi Peningkatan Wawasan Pemuda Tahun 2015 di Pondok Pesantren Ummul Quro Desa Purun Kecil Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.
Menpora merasa bangga karena sejak dilantik Presiden Joko Widodo baru kali ini bisa menginjakan kaki di Kalimantan Barat untuk pertama kali khususnya di Desa Sungai Pinyuh, Mempawah. "Ini merupakan sejarah dapat melaksanakan program unggulan memberikan pengetahuan wawasan nusantara agar para pemuda lebih bangga kepada Indonesia dengan segala keanekaragamannya menjadi rujukan negara lain yang ingin belajar bahwa keberbedaan dan keanekaragaman karena keanekaragaman adalah keistimewaan," kata Menpora dalam sambutannya.
"Pancasila adalah pondasi kuat sebagai anak bangsa Indonesia agar muncul perilaku akhlak yang baik, rukun dan guyub karena hal itu tidak ada di negara lain karena founding fathers negara kita membangun bangsa dengan keikhlasan mengorbankan segalanya," ujar Menpora.
"Hormati keberbedan yang ada kita harus bersatu karena perbedaan adalah anugerah tidak boleh bercerai berai, terima kasih seluruh kita yg hadir di bulan Ramadan ini kami ingin ada kerjasama terus menerus dari Kabupaten Mempawah dan Kemenpora agar program Kemenpora bisa dinikmati dan dirasakan masyarakat termasuk program olahraga dan pramuka," lanjutnya.
Menpora mengimbau agar Ponpes Ummul Quro bisa mengajukan sarana prasarana olahraga. "Kami akan membantu usahakan karena di Ponpes tertanam ketaatan kapada aturan-aturan, di dunia olahraga kita belakangan prestasinya kurang membanggakan ini harus ada perbaikan yang fundamental, olahraga harus jadi tradisi di masyarakat sesuai slogan mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga selain di bidang pemuda, olahraga, pramuka dan agama," lanjutnya.
"Di Mempawah ada olahraga Anggar ke depan Mempawah harus berprestasi, Kepada Bapak Bupati apabila Anggar menjadi unggulan silakan usulkan sarprasnya agar olahraga ini menjadi prestasi nasional dan internasional dari Mempawah," harap Menpora.
Safari Ramadhan Bersama Menpora ini dihadiri pula Asdep Peningkatan Wawasan Pemuda Djunaedi, Anggota DPRD kalbar Mulyadi Thawiq, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Barat Syawal Bondoreso, Wakil Bupati Kabupaten Mempawah Gusti Ramlana, Asisten II Bidang Kesra Kabupaten Mempawah H. Ismail, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Mempawah Zulkifli Salim, Camat Sungai Pinyuh Samsul Rizal, Kepala Desa Sungai Purun Kecil, Alim Ulama, tokoh masyarakat, TNI dan Kepolisian.






0 komentar:
Posting Komentar