Menpora Roy Suryo berbincang dengan Presiden NPC Indonesia, Senny Marbun di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta saat pelepasan keberangkatan kontingen Indonesia yang akan ke Incheon, Korea Selatan untuk mengikuti Asian Paragames 2014. (foto: bagus/kemenpora.go.id)
Tangerang: Hari Selasa (14/10) malam Menpora Roy Suryo didampingi Deputi V Kemenpora Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Gatot Dewa Broto, Staf Khusus Bambang Russ Effendy melepas keberangkatan 25 ofisial dan 70 atlet Difabel Indonesia di Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang, Banten. Hadir pula Presiden NPC (National Paralympic Committee) Indonesia, Senny Marbun.
Para atlet Difabel Indonesia akan bertanding di Asian Paragames 2014 di Incheon, Korea Selatan yang digelar pada tanggal 18 hingga 24 Oktober mendatang dengan mengikuti 8 nomor cabang olahraga yang dipertandingkan seperti atletik, bulutangkis, tenis meja, angkat besi, tempin bowling, tenis kursi roda, panahan dan renang.
“Pada Asian Paragames pertama empat tahun yang lalu di Guangzhou, China kita kebetulan rangkingnya cukup jauh yakni rangking 14 dengan 20 atlet. Tahun ini Alhamdulillah kita memberangkatkan 70 atlet”, kata Roy Suryo. Pada Asian Paragames 2014 di Incheon ini target yang dicanangkan adalah memperbaiki peringkat tetapi pihkanya tidak ingin membebani para atlet dengan target yang muluk-muluk. “Harusnya mereka bisa memperbaiki peringkat yakni masuk ke 10 besar dengan target medali di atas lima”, harapnya.
Berbeda dengan CdM James Tangkudung yang menargetkan 10 medali emas, Menpora Roy Suryo justru hanya menargetkan para atlet difabel Indonesia bisa meraih 6 atau 7 medali emas. “Target kita sebenarnya ada dua yakni target prestasi dan target menjadi tuan rumah Asian Paragames di 2018 dan sesuai permintaan NPC yakni di Kota Solo, Jawa Tengah yang pada 2011 pernah menjadi tuan rumah ASEAN Paragames”, tambahnya.Sumber: www.kemenpora.go.id






0 komentar:
Posting Komentar