usaha berhasil

Rabu, 15 Oktober 2014

Menpora Lepas Atlet Difabel ke Incheon


Menpora Roy Suryo berbincang dengan Presiden NPC Indonesia, Senny Marbun di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta saat pelepasan keberangkatan kontingen Indonesia yang akan ke Incheon, Korea Selatan untuk mengikuti Asian Paragames 2014. (foto: bagus/kemenpora.go.id)
Menpora Roy Suryo berbincang dengan Presiden NPC Indonesia, Senny Marbun di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta saat pelepasan keberangkatan kontingen Indonesia yang akan ke Incheon, Korea Selatan untuk mengikuti Asian Paragames 2014. (foto: bagus/kemenpora.go.id)
Tangerang: Hari Selasa (14/10) malam Menpora Roy Suryo didampingi Deputi V Kemenpora Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Gatot Dewa Broto, Staf Khusus Bambang Russ Effendy melepas keberangkatan 25 ofisial dan 70 atlet Difabel Indonesia di Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang, Banten. Hadir pula Presiden NPC (National Paralympic Committee) Indonesia, Senny Marbun.
Para atlet Difabel Indonesia akan bertanding di Asian Paragames 2014 di Incheon, Korea Selatan yang digelar pada tanggal 18 hingga 24 Oktober mendatang dengan mengikuti 8 nomor cabang olahraga yang dipertandingkan seperti atletik, bulutangkis, tenis meja, angkat besi, tempin bowling, tenis kursi roda, panahan dan renang. 
“Pada Asian Paragames pertama empat tahun yang lalu di Guangzhou, China kita kebetulan rangkingnya cukup jauh yakni rangking 14 dengan 20 atlet. Tahun ini Alhamdulillah kita memberangkatkan 70 atlet”, kata Roy Suryo. Pada Asian Paragames 2014 di Incheon ini target yang dicanangkan adalah memperbaiki peringkat tetapi pihkanya tidak ingin membebani para atlet dengan target yang muluk-muluk. “Harusnya mereka bisa  memperbaiki peringkat yakni masuk ke 10 besar dengan target medali di atas lima”, harapnya.
Berbeda dengan CdM James Tangkudung yang menargetkan 10 medali emas, Menpora Roy Suryo justru hanya menargetkan para atlet difabel Indonesia bisa meraih 6 atau 7 medali emas. “Target kita sebenarnya ada dua yakni target prestasi dan target menjadi tuan rumah Asian Paragames di 2018 dan sesuai permintaan NPC yakni di Kota Solo, Jawa Tengah yang pada 2011 pernah menjadi tuan rumah ASEAN Paragames”, tambahnya.

Sumber: www.kemenpora.go.id

0 komentar:

Posting Komentar

 
KEMENTERIAN DALAM NEGERI - KEMENTERIAN LUAR NEGERI - KEMENTERIAN PERTAHANAN - KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA - KEMENTERIAN KEUANGAN - KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL - KEMENTERIAN PERDAGANGAN - KEMENTERIAN PERTANIAN - KEMENTERIAN KEHUTANAN - KEMENTERIAN PERHUBUNGAN - KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN - KEMENTERIAN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI - KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM - KEMENTERIAN KESEHATAN - KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN - KEMENTERIAN SOSIAL KEMENTERIAN AGAMA - KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF - KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA - KEMENTERIAN RISET DAN TEKNOLOGI - KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL MENENGAH - KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP - KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK - KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI - KEMENTERIAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL - KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL - KEMENTERIAN BADAN USAHA MILIK NEGARA - KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT - KEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAH RAGA