Ramadhan adalah waktu untuk memperbaharui tali persaudaraan dengan kerabat dan keluarga. Terlebih lagi, bulan Ramadhan adalah juga waktu untuk mempererat tali persaudaraan dengan keluarga bangsa-bangsa.Hal ini disampaikan Menlu RI Dr. R.M. Marty M. Natalegawa saat membuka acara buka puasa bersama, Pejambon Ifthar, di Gedung Pancasila, Kemlu RI (17/07).
Dalam kata sambutannya, Menlu RI menegaskan bahwa bagi kebijakan luar negeri Indonesia, menjalin tali persahabatan yang erat di antara bangsa-bangsa, penciptaan perdamaian dan penghargaan terhadap keberagaman adalah salah satu sumber kekuatan yang merupakan sebuah usaha yang terus menerus dan berkelanjutan.
"Di ruangan saat ini, jelas sekali, saya melihat mitra Indonesia yang kuat untuk pencapaian niat dan tujuan tersebut".
Acara rutin yang diadakan dalam rangka bulan suci Ramadhan 1435 H, ini dihadiri oleh sekitar 250 tamu undangan, antara lain Ketua Komisi I DPR RI, para Duta Besar negara sahabat anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI), ASEAN, Perwakilan Tetap untuk ASEAN, negara mitra dialog lintas agama, Dean of Diplomatic Corp.
Acara ini turut mengundang keluarga mantan Menteri Luar Negeri RI, tokoh agama, akademisi, think tanks, pemimpin redaksi media massa nasional, dan sejumlah anak yatim piatu keluarga Kementerian Luar Negeri RI serta pelajar duafa Kelas Belajar Oky.
Pejambon Ifthar juga diisi dengan siraman rohani berupa Kuliah Tujuh Menit yang disampaikan oleh Prof. Dr. H. Machasin MA – Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan dan Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Agama RI.
Dalam kuliah singkatnya, Prof Machasin menegaskan arti dari bulan Ramadhan. "Berkat bulan Ramadhan bukan hanya terbatas bagi umat Muslim namun juga bagi seluruh rakyat Indonesia dan dunia".
Dalam kata sambutannya, Menlu RI menegaskan bahwa bagi kebijakan luar negeri Indonesia, menjalin tali persahabatan yang erat di antara bangsa-bangsa, penciptaan perdamaian dan penghargaan terhadap keberagaman adalah salah satu sumber kekuatan yang merupakan sebuah usaha yang terus menerus dan berkelanjutan.
"Di ruangan saat ini, jelas sekali, saya melihat mitra Indonesia yang kuat untuk pencapaian niat dan tujuan tersebut".
Acara rutin yang diadakan dalam rangka bulan suci Ramadhan 1435 H, ini dihadiri oleh sekitar 250 tamu undangan, antara lain Ketua Komisi I DPR RI, para Duta Besar negara sahabat anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI), ASEAN, Perwakilan Tetap untuk ASEAN, negara mitra dialog lintas agama, Dean of Diplomatic Corp.
Acara ini turut mengundang keluarga mantan Menteri Luar Negeri RI, tokoh agama, akademisi, think tanks, pemimpin redaksi media massa nasional, dan sejumlah anak yatim piatu keluarga Kementerian Luar Negeri RI serta pelajar duafa Kelas Belajar Oky.
Pejambon Ifthar juga diisi dengan siraman rohani berupa Kuliah Tujuh Menit yang disampaikan oleh Prof. Dr. H. Machasin MA – Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan dan Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Agama RI.
Dalam kuliah singkatnya, Prof Machasin menegaskan arti dari bulan Ramadhan. "Berkat bulan Ramadhan bukan hanya terbatas bagi umat Muslim namun juga bagi seluruh rakyat Indonesia dan dunia".






0 komentar:
Posting Komentar