usaha berhasil

Minggu, 15 Juni 2014

Menristek Dorong Sinergi PUI dengan Industri


Menurut Laporan World Economic Forum 2013-2014, daya saing Indonesia berada pada peringkat 38 dari 148 negara, meningkat 12 tingkat dibandingkan tahun sebelumnya. Jika dilihat dari 12 indikator yang digunakan untuk mengukur daya saing negara-negara di dunia, terdapat 2 indikator yang terkait langsung dengan lembaga litbang yaitu indikator inovasi, dimana Indonesia menduduki peringkat yang relatif cukup baik yaitu di urutan 33, dan indikator kesiapan teknologi (technological readiness) yang menduduki peringkat yang masih rendah, yaitu di urutan ke-75. Hal ini menunjukkan sesungguhnya banyak riset sudah dilakukan, namun hasil riset tersebut belum seluruhnya dapat dimanfaatkan oleh para pengguna teknologi, termasuk masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Menristek, Gusti Muhammad Hatta saat membuka Workshop Penguatan Kelembagaan Pusat Unggulan Iptek (PUI), yang diselenggarakan di Lembaga Penyakit Tropis, Universitas Airlangga, pada Jumat 13 Juni 2014. Pertemuan tersebut dihadiri oleh perwakilan dari 16 lembaga yang telah ditetapkan ataupun sedang dalam proses pembinaan untuk menjadi PUI. Lahirnya program PUI pada tahun 2011 salah satunya memang untuk meningkatkan kesiapan teknologi hasil lembaga litbang dan meningkatkan jumlah teknologi yang dimanfaatkan oleh industri dan pelaku usaha.

Menurut Menristek, pengembangan pusat unggulan iptek lebih menekankan pada kriteria kemampuan lembaga dalam mendiseminasikan atau mengkomersialisasikan  berbagai hasil riset, dibandingkan dengan aspek kemampuan dalam menyerap informasi, melakukan R&D, dan kemampuan mengembangkan potensi sumberdaya lokal. Oleh karena itu Menristek sangat mendorong kolaborasi ABG (Akademisi, Business, dan Government), dalam hal pusat unggulan iptek yang menggaet pihak swasta dan pemerintah daerah dalam mengembangankan komoditas unggulannya. “Saat ini pusat unggulan iptek antara satu dengan yang lainnya sudah bersinergi dan berkoordinasi. Ke depan sinergi dan koordinasi harus ditingkatkan dengan pihak industri untuk produksi massal. Nantinya kami akan memberikan penghargaan kepada PUI yang paling banyak bekerja sama dengan sektor industri,” ujar Menristek.

Pada kesempatan tersebut, dilakukan penandatangan MoU antara beberapa PUI dengan swasta dan lembaga pemerintah, yaitu antara Lembaga Penyakit Tropis (LPT-Unair) dengan industri farmasi (Biofarma, Kalbe Farma, Konimex, Daewoong) dan perwakilan Pemerintah Timor Leste, serta MoU antara usat Unggulan Iptek Pigmen (PPPMA-Universitas Ma Chung) dengan industri (East West Seed Indonesia), Balitbang Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Pemerintah Daerah Jawa Timur. Selain mengapresiasi kolaborasi ABG ini, Menristek juga berharap model kerjasama tersebut dapat terus diperluas dan diperbanyak. “Mudah-mudahan pertemuan kita hari ini merupakan salah satu momen untuk memperluas model penerapan sistem inovasi yang melibatkan ABG,” ujar Menristek.   

Pada workshop kali ini, dilakukan benchmarking antar PUI yang sudah memenuhi kriteria ditetapkan sebagai PUI. Kegiatan benchmarking ini merupakan kegiatan yang sangat penting bagi lembaga PUI, selain untuk meningkatkan kinerja PUI namun juga sebagai sarana komunikasi ilmiah antar PUI. Workshop kali ini juga dihadiri Menteri Sosial Timor Leste, Isabel Amaral Gutheres yang mengawal langsung inisiasi kerjasama dengan LPT Unair.

0 komentar:

Posting Komentar

 
KEMENTERIAN DALAM NEGERI - KEMENTERIAN LUAR NEGERI - KEMENTERIAN PERTAHANAN - KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA - KEMENTERIAN KEUANGAN - KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL - KEMENTERIAN PERDAGANGAN - KEMENTERIAN PERTANIAN - KEMENTERIAN KEHUTANAN - KEMENTERIAN PERHUBUNGAN - KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN - KEMENTERIAN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI - KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM - KEMENTERIAN KESEHATAN - KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN - KEMENTERIAN SOSIAL KEMENTERIAN AGAMA - KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF - KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA - KEMENTERIAN RISET DAN TEKNOLOGI - KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL MENENGAH - KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP - KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK - KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI - KEMENTERIAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL - KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL - KEMENTERIAN BADAN USAHA MILIK NEGARA - KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT - KEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAH RAGA