usaha berhasil

Senin, 10 Maret 2014

Menpera Target Bangun 999 Rusunawa



KEDIRI – Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) mentargetkan dapat membangun sebanyak 999 rumah susun sewa (Rusunawa) untuk lembaga pendidikan pondok pesantren di seluruh Indonesia hingga masa akhir jabatannya mendatang. Hingga saat ini, Kemenpera telah membangun sebanyak 529 Rusunawa Ponpes yang tersebar di seluruh Indonesia.
“Sampai tahun lalu Kemenpera sudah membangun 529 Rusunawa pondok pesantren. Saya minta doa serta dukungan dari kalangan Ponpes agar sebelum berakhir masa jabatan bisa bertambah sekitar 400 Rusunawa lagi supaya bisa jadi 999 Rusunawa,” ujar Menpera Djan Faridz saat meresmikan Rusunawa Ponpes Lirboyo di sela-sela kegiatan Silaturahim Menag dan Menpera bersama Pengasuh Ponpes dan Ulama se Jatim di Ponpes Lirboyo, Kota Kediri, Rabu (5/3).
Pada kegiatan tersebut juga hadir Menteri Agama Suryadarma Ali, KH Nur Iskandar SQ, pimpinan Ponpes Lirboyo KH Idris Marzuki serta ratusan santri di ponpes tersebut.
Menpera menjelaskan, dirinya sudah tiga kali berkunjung ke Ponpes tersebut dan melihat kehidupan santri di asrama masih memerlukan bantuan dari pemerintah. Apalagi satu asrama bisa ditempati lebih dari 5 sampai 15 santri sehingga Kemenpera berusaha membantu dengan pembangunan Rusunawa.
Berdasarkan data yang ada, Rusun Sewa Ponpes Lirboyo Kediri dibangun 1 twin block (TB) dan terdiri dari 2 lantai. Jumlah unit di Rusun Sewa tersebut berjumlah sembilan unit. Pada lantai satu terdapat empat unit ruangan dan di lantai dua sebanyak 5 ruangan yang berukuran cukup besar.Rusun sewa Ponpes Lirboto setidaknya dapat menampung sebanyak 200 santri.
Lebih lanjut, Menpera menerangkan, ada sesuatu hal yang menarik di kehidupan pondok. Selain menjadi lembaga pendidikan agama Islam, Ponpes juga sangat berpengaruh dalam perjuangan Republik Indonesia sebagai negara yang bebas dari penjajahan Belanda.
“Sampai saat ini Ponpes tetap menjadi tempat perjuangan para kyai untuk mencerdaskan bangsa melalui pendidikan agama para santri. Tentunya Pemerintah juga berkewajiban membantu Ponpes untuk meningkatkan kualitas pendidikannya,” terangnya.

0 komentar:

Posting Komentar

 
KEMENTERIAN DALAM NEGERI - KEMENTERIAN LUAR NEGERI - KEMENTERIAN PERTAHANAN - KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA - KEMENTERIAN KEUANGAN - KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL - KEMENTERIAN PERDAGANGAN - KEMENTERIAN PERTANIAN - KEMENTERIAN KEHUTANAN - KEMENTERIAN PERHUBUNGAN - KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN - KEMENTERIAN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI - KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM - KEMENTERIAN KESEHATAN - KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN - KEMENTERIAN SOSIAL KEMENTERIAN AGAMA - KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF - KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA - KEMENTERIAN RISET DAN TEKNOLOGI - KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL MENENGAH - KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP - KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK - KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI - KEMENTERIAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL - KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL - KEMENTERIAN BADAN USAHA MILIK NEGARA - KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT - KEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAH RAGA