Kamis, 13 Maret 2014
Pada pukul 9.30 pagi (12/03) waktu setempat terjadi ledakan yang meruntuhkan dua gedung di East Harlem tepatnya di East 116th Street. Penyebab ledakan belum diketahui secara jelas namun Perusahaan Gas dan Listrik Con Edison telah merespon laporan dari area tersebut terkait bau gas sebelum terjadi ledakan. Hingga berita diturunkan belum ada laporan WNI menjadi korban.
Sampai dilaporkan, terdapat dua korban meninggal dunia dan 17 korban luka-luka dimana empat diantaranya luka serius. Namun, dapat dilaporkan bahwa daerah ini bukan merupakan hunian masyarakat Indonesia dan WNI.
KJRI New York masih terus memonitor penanganan kejadian ini oleh aparat setempat dan berkoordinasi dengan Kemlu AS di New York City. Pihak KJRI bahkan telah menghubungi Mayor’s Office of International Affairs (kantor Walikota NYC) untuk menanyakan informasi terkait WNI.
Pihak NYPD telah menyatakan ledakan bukan tindakan terorisme. Pihak FBI dan tim penjinak bom berada di lokasi kejadian saat ini. Pihak kantor walikota NYC saat ini belum memiliki daftar korban dan akan menghubungi KJRI New York terkait daftar korban. (Sumber: KJRI New York)
Sampai dilaporkan, terdapat dua korban meninggal dunia dan 17 korban luka-luka dimana empat diantaranya luka serius. Namun, dapat dilaporkan bahwa daerah ini bukan merupakan hunian masyarakat Indonesia dan WNI.
KJRI New York masih terus memonitor penanganan kejadian ini oleh aparat setempat dan berkoordinasi dengan Kemlu AS di New York City. Pihak KJRI bahkan telah menghubungi Mayor’s Office of International Affairs (kantor Walikota NYC) untuk menanyakan informasi terkait WNI.
Pihak NYPD telah menyatakan ledakan bukan tindakan terorisme. Pihak FBI dan tim penjinak bom berada di lokasi kejadian saat ini. Pihak kantor walikota NYC saat ini belum memiliki daftar korban dan akan menghubungi KJRI New York terkait daftar korban. (Sumber: KJRI New York)






0 komentar:
Posting Komentar