Jakarta, 10/03/2014 MoF (Fiscal) News – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Khusus Kepulauan Riau pada awal tahun ini berhasil menggagalkan empat upaya penyelundupan. Upaya penyelundupan tersebut antara lain adalah tiga usaha penyelundupan impor yang dilakukan pada pertengahan Februari dan awal Maret 2014 dan satu percobaan penyelundupan ekspor yang dilakukan pada Bulan Februari 2014.
Penyelundupan pertama dilakukan dengan modus mengangkut barang larangan/pembatasan impor secara ilegal. Penegahan dilakukan pada 15 Januari 2014 pukul 21.30 WIB di Perairan Pulau Tambelas. Dalam kesempatan itu, Patroli bea cukai melakukan penegahan terhadap 260 ton gula dan 90 ton beras yang diangkut oleh KLM Tirta Adi dari Portklang, Malaysia tujuan Guntung, Indonesia.
Pencegahan penyelundupan kedua terjadi pada 15 Februari 2014 pukul 03.00 WIB di Perairan Tg. Kepala Jerih. Pada saat itu, petugas menemukan 1 (satu) unit speedboat tanpa nama yang bermuatan rokok merk Luffman dengan label khusus kawasan bebas. Kapal dan seluruh muatan langsung ditarik menuju Kanwil DJBC Khusus Kepulauan Riau.
Sementara itu, penangkapan ketiga terjadi pada 2 Maret 2014 pukul 21.00 WIB di Perairan Pulau Panjang. Petugas melakukan penegahan terhadap 450 karung beras, 400 karung gula dan barang campuran lainnya yang diangkut KM Bima Sukses dari Tg. Pinang tujuan Sungai Guntung.
Pada kasus percobaan penyelundupan ekspor, modus operandi yang digunakan adalah dengan mengangkut barang tanpa dilengkapi dengan dokumen pelindung yang sah. Hal tersebut kemudian digagalkan oleh petugas DJBC dengan kapal BC 15040 pada Kamis, 20 Februari 2014 pukul 23.00 WIB. Dalam operasi tersebut, ditemukan 1 (satu) unit speedboat tanpa nama dengan haluan menuju perairan Internasional arah ke Changi (Singapura).
Saat dilakukan pengejaran oleh kapal patroli BC 1504, awak speedboat yang melihat kapal tersebut langsung memutar haluan ke perairan Tanjung Sengkuang menuju area pantai. Awakspeedboat kemudian meninggalkan speedboat berikut muatan di Tg. Sengkuang. Petugas DJBC langsung merapat ke speedboat dan memeriksa muatan yang ternyata adalah rokok Merk Gudang Garam. Selanjutnya, petugas mengamankan speedboat berikut muatan ke Kanwil DJBC Khusus Kepulauan Riau.(nic)






0 komentar:
Posting Komentar