usaha berhasil

Minggu, 16 Februari 2014

Menag Ingatkan Tetap Jaga Kerukunan Jelang Pemilu



Serang (Pinmas) – Menteri agama Suryadharma Ali mengingatkan kembali umat dan para tokoh agama untuk tetap menjaga kerukunan antarumat menjelang Pemilu 9 April mendatang.
“Hati-hati menjelang pemilu terhadap upaya pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, yang akan membuat disharmoni sosial. Kita harus tetap jaga kerukunan,” kata Menag saat menghadiri pawai kerukunan antarumat beragama tingkat Provinsi Banten di Serang, Sabtu (15/02).
Menag mengatakan, saat ini kondisi kerukunan antar umat beragama menunjukan kondisinya yang terbaik. Sebab saat ini tidak ada masalah yang mengganggu kerukunan umat berama. Namun demikian, kerukunan itu sesuatu yang dinamis, karena hari ini rukun besok belum tentu rukun.
“Gerak jalan ini tujuannya untuk memperkokoh kerukunan umat beragama khususnya di Provinsi Banten. Ini momentum untuk mengingatkan kembali akan pentingnya kerukunan serta untuk menyadarkan kita bersama bahwa kerukunan itu dinamis,” kata Menag.
Menag mengatakan, kerukunan menjadi kunci karena tanpa kerukunan tidak ada persatuan. Kerukunan antarsuku, peradaban, budaya, dan nilai adat istiadat adalah kunci sukses pembangunan.
Dikatakan Menag, jika kerukunan itu bisa diciptakan, maka rukunlah Indonesia. Tantangan sebesar apa pun bisa dihadapi, musuh sebesar apa pun bisa dilawan. “Jaga kerukunan jangan sampai kemasukan pandangan-pandangan yang bisa merusak kerukunan itu,” kata Menag.
Selain Menteri Agama Suryadharma Ali, hadir dalam acara tersebut Menteri Perumahan Rakyat Djan Fariz, Dirjen Bimas Islam Abdul Jamil, Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Anggito Abimanyu, Wakil Gubernur Banten Rano Karno, anggota DPR Dimyati Natakusumah, serta sejumlah pejabat lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Menag  juga meluncurkan berbagai program Kementerian Agama, di antaranya pencanangan gerakan wakaf uang, gerakan sadar halal untuk tingkatkan kesadaran masyarakat mengkonsumsi makanan dan produk halal, bedah rumah di Kampung Gowok Kota Serang, serta program Pesantren Cerdas 2015.
Wakil Gubernur Banten Rano Karno mengatakan, kegiatan pawai kerukunan antarumat beragama tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas interaksi sosial di Provinsi Banten, baik kerukunan intern umat beragama, kerukunan antarumat beragama, maupun kerukunan antarumat dengan pemerintah.
“Gerak jalan kerukunan umat beragama ini diharapkan menjadi cerminan kerukunan di negeri yang kita cintai ini, khususnya kerukunan di wilayah Provinsi Banten,” kata Rano Karno. (ess/ant/mkd)

Sumber:

0 komentar:

Posting Komentar

 
KEMENTERIAN DALAM NEGERI - KEMENTERIAN LUAR NEGERI - KEMENTERIAN PERTAHANAN - KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA - KEMENTERIAN KEUANGAN - KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL - KEMENTERIAN PERDAGANGAN - KEMENTERIAN PERTANIAN - KEMENTERIAN KEHUTANAN - KEMENTERIAN PERHUBUNGAN - KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN - KEMENTERIAN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI - KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM - KEMENTERIAN KESEHATAN - KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN - KEMENTERIAN SOSIAL KEMENTERIAN AGAMA - KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF - KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA - KEMENTERIAN RISET DAN TEKNOLOGI - KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL MENENGAH - KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP - KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK - KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI - KEMENTERIAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL - KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL - KEMENTERIAN BADAN USAHA MILIK NEGARA - KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT - KEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAH RAGA